Rabu, Februari 2020 — Hanya dalam hitungan minggu, film horor terbaru dari sutradara Timo Tjahjanto, Sebelum Iblis Menjemput (SIM) Ayat 2 akan dirilis di bioskop. Rumah produksi Frontier Pictures bekerjasama dengan Legacy Pictures dan Rapi Films kembali memberi tease kepada penonton dengan mengeluarkan poster terbaru.

This slideshow requires JavaScript.

Berbeda dengan poster film pertamanya yang berfokus pada karakter Alfie (Chelsea Islan) menatap perubahan tangannya menjadi tangan iblis, kali ini di image terbarunya Timo Tjahjanto menampilkan semua  jajaran pemain.

Semua karakter yang telah diperkenalkan yakni Alfie (Chelsea Islan), Budi (Baskara Mahendra), Gadis (Widika Sidmore), Nara (Hadijah Shahab), kristi (Lutesha), Leo (Arya Vasco), Dewi (Aurelie Moeremans), Martha (Karina Salim) dan Jenar (Shaarefa Daanish) tampil memasang ekspresi dingin dan misterius. Karakter mereka membentuk sebuah lingkaran, dan tepat di tengah mereka hadir sosok
iblis.

Sang kreator film, Timo pun memiliki maksud dan arti dari poster terbaru yang dirilis. Menurutnya, di film kedua, teror iblis bukan lagi hanya berpusat pada Alfie, tapi sudah menjadi perjalanan yang harus
dihadapi semua karakter lainnya. Teror setan tersebut sudah bisa kita lihat saat menyaksikan trailer film yang sudah dirilis beberapa waktu lalu.

“Semua karakter mengelilingi tokoh iblis Ayub, sosok yang bangkit jika kita sudah melihat trailernya. Ini mengartikan bahwa semua terperangkap dalam lingkaran setan yang sudah dibacakan lewat mantra mematikan pak Ayub”, ungkap Timo.

Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 akan mengisahkan kehidupan Alfie dan Nara setelah lolos dari teror iblis dua tahun lalu. Keduanya mencoba melanjutkan kehidupan mereka. Namun Alfie masih terus
dihantui perasaan bersalah dan penglihatan tidak wajar. Mimpi terburuk Alfie nyatanya baru dimulai dan bahaya yang menunggu semakin mengancam, sosok kegelapan yang begitu haus akan jiwa bangkit untuk menjemput nyawa mereka.

Pastinya film SIM Ayat 2 bakal menjadi film horor berkualitas yang ditunggu-tunggu, sebab film pertamanya panen review positif dan antusiasme tinggi dari penonton Tanah Air. Film pertamanya yang
dirilis pada 9 Agustus 2018 silam berhasil meraup lebih dari 1,1 juta penonton. Keseraman film ini sudah diakui festival kelas dunia, dengan judul internasional May The Devil Take You sukses di L’Etrange
Festival Paris, US Fantastic Festival, BFI London Film Festival.

May The Devil Take You juga mengukir prestasi dengan memenangkan penghargaan sebagai film terbaik dalam kategori Midnight XTreme di SITGES Film Festival of Catalonia 2018. Film ini juga telah tayang di
bioskop Malaysia pada 20 September 2018.

For more information, please contact
Imelia Pebreyanti 081218991433
Jessika Pingkananda 081280567065
PR Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

https://Indonesianmotorshow.com

Jakarta, Februari 2020. Setelah melewati serangkaian penilaian audit, Indodax sebagai perusahaan start-up berbasis Blockchain terbesar di Asia Tenggara kini telah resmi terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) per 29 Januari 2020.

This slideshow requires JavaScript.

Di Indonesia, BAPPEBTI berwenang dalam memberikan peraturan untuk mendaftar dan mengawasi para pelaku industri yang bergerak di aset kripto berbasiskan blockchain serta guna memberikan perlindungan terhadap masyarakat. Dengan telah terdaftarnya INDODAX di BAPPEBTI, menunjukkan bahwa platform trading aset kripto terbesar di Indonesia initelah berhasil memenuhi beberapa kualifikasi ketat pemerintah dalam sistem penyelenggaraan elektronik, manajemen risiko, kelayakan sumber daya, dan infrastruktur penunjang operasional lainnya.

CEO Indodax, Oscar Darmawan, bersyukur atas kepercayaan pemerintah yang diberikan kepada INDODAX. INDODAX akan terus memberikan dukungan dan bekerjasama dengan BAPPEBTI dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi digital dan inklusi keuangan melalui penerapan teknologi Blockchain. Di sela-sela penjelasannya, beliau juga menyebutkan bahwa upaya ini adalah bentuk komitmen INDODAX untuk terus melakukan inovasi dan tetap sejalan dengan aturan BAPPEBTI untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat luas.

“Sebagai market leader di aset kripto dengan member mencapai dua juta orang, kami selalu ingin berjalan sejalan dengan peraturan pemerintah. Saya sangat mengapresiasi dukungan pemerintah Indonesia yang semakin membaik dalam upaya pengembangan ekosistem digital ini. Banyak kebijakan yang disusun oleh pemerintah yang semakin menyeimbangkan perlindungan konsumen dan pengembangan industri yang sehat. Dengan diterimanya pendaftaran INDODAX atas BAPPEBTI ini, kami bertekad untuk terus melakukan inovasi melalui berbagai produk yang dimiliki INDODAX”, tambah Oscar Darmawan.

Dengan terdaftarnya INDODAX pada BAPPEBTI juga menambahkan kewajiban instansinya untuk selalu patuh pada standar etika industri yang ditentukan oleh pemerintah. Dengan adanya sertifikasi dari pemerintah Indonesia ini, Oscar Darmawan menyarankan masyarakat
agar bertransaksi di tempat pertukaran aset kripto yang telah terdaftar di BAPPEBTI. “Syarat yang ditentukan BAPPEBTI rasanya dibuat dengan dasar perlindungan pada masyarakat, sehingga tentunya kita sangat mendukung hal tersebut", ungkap Oscar Darmawan. Saat ini, INDODAX sendiri hampir memiliki dua juta member. Selain terdaftar di BAPPEBTI,

INDODAX juga merupakan satu-satunya startup di dunia blockchain yang memiliki dua standar ISO Internasional yaitu standar ISO 9001 mengenai Sistem Manajemen Mutu dan ISO 27001 mengenai Information Security sebagai bentuk tanda keprofesionalan manajemen Indodax.

“Pendaftaran dari BAPPEBTI ini menjadikan INDODAX sebagai salah satu platform trading resmi yang membuat masyarakat Indonesia dapat melakukan alternatif investasi aset kripto. Tentunya inovasi kami tidak akan berhenti disini. Kami juga sedang menyiapkan terobosan lainnya untuk pengembangan ekosistem investasi di Indonesia” ujarnya menutup diskusi mengenai BAPPEBTI hari ini.

Harga aset kripto seperti Bitcoin sendiri dalam satu pekan sedang bergerak naik dibandingkan bulan Desember lalu. Tercatat, harga bitcoin persatuannya menyentuh 125 juta rupiah, sementara apabila dibandingkan bulan lalu masih berkisar di harga 92 juta rupiah. Artinya, ada kenaikan lebih dari 25% dalam satu bulan terakhir. Tidak heran, kondisi seperti ini cenderung membuat Bitcoin terus menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia dalam melakukan investasi alternatif selain perdagangan emas dan saham.

Indodax adalah perusahaan berpengalaman dalam bidang aset kripto dan blockchain serta penyedia platform jual-beli aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin dan lebih dari 55 aset kripto lainnya.
Indodax berdiri sejak tahun 2014 dan melayani hampir dua juta member di dunia. Indodax juga memiliki hampir 200 karyawan dengan partner di seluruh dunia, seperti China, Singapura, Eropa, Korea Selatan, Mexico dan India yang berpengalaman dalam bidang aset kripto. Selain itu, kami memiliki customer support yang siap membantu para member selama 24/7. Kami berdedikasi kepada member dan calon member untuk bertransaksi aset kripto menggunakan Rupiah dengan sistem terbaik, tercepat, termudah dan teraman. Info lebih lanjut dapat berkunjung ke www.indodax.com.

Temukan Kami di Media Sosial
Facebook : https://www.facebook.com/indodax/
Instagram : https://www.instagram.com/indodax/
Twitter : https://twitter.com/Indodax
Youtube : https://www.youtube.com/c/indodax

Bila ada pertanyaan atau perlu informasi lebih lanjut, harap menghubungi:

Arrayyan Firdaus
+62-817-0752-241
[email protected]

Jakarta, Februari 2020 – Bro’s Studio bersama Blue Sheep Entertainment untuk pertama kalinya memproduksi sebuah film panjang berjudul BUKU HARIANKU. Sebuah film drama petualangan anak yang menyatukan keluarga. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 12 Maret 2020.

Dalam film yang disutradarai oleh Angling Sagaran dan naskahnya ditulis Alim Sudio ini, dikisahkan seorang anak perempuan berusia delapan tahun bernama Kila yang senang mencurahkan isi hati dengan menulis di buku harian. Suatu ketika, oleh ibunya Kila dititipkan sementara sekaligus mengisi masa liburan ke rumah kakeknya, Prapto, di Desa Goalpara, Sukabumi.

Di desa yang asri tersebut Kila bertemu kembali dengan kawan lamanya, Rintik, yang diproteksi oleh ibunya karena menyandang disabilitas. Pun demikian, Kila menganggap Rintik sebagai teman baiknya.

Keceriaan Kila semakin bertambah karena mendapatkan teman-teman baru yang sebaya di desa tersebut. Bersama mereka menghabiskan waktu dengan bermain, bernyanyi riang, bahkan ikut latihan baris-berbaris dengan komando Kakek Prapto yang seorang pensiunan tentara.

Berbekal rasa keingintahuannya terhadap berbagai masalah dan kepedulian terhadap sekelilingnya, Kila akhirnya ikut membantu warga desa keluar dari jeratan perangkap seorang pengusaha properti.

“Pertama kali membaca naskah film ini, saya langsung tertarik. Saya merasa tersentuh dengan ceritanya. Ditambah lagi film ini juga memasukkan unsur musikal. Sudah menjadi impian saya sejak lama menyutradarai film yang di dalamnya mengandung unsur musik karena latar belakang saya yang dulunya juga anak band,” ujar Angling Sagaran.

Film ini berisi tentang persahabatan, keberanian, tanggung jawab, serta cinta terhadap keluarga dan tanah air yang tidak hanya diperuntukkan bagi penonton anak-anak, tapi juga seluruh  rentang usia sehingga bisa menjadi tontonan bagi keluarga Indonesia.

Pengalaman menyaksikan film ini akan bertambah seru karena juga menyisipkan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh sang pemeran utamanya, Kila Putri Alam (10 tahun). Lagu-lagu tersebut, salah satunya “Burung Parkit”, telah diluncurkan Kila pada akhir 2019 melalui label Bro’s Music. Setiap lagu yang hadir juga mempunyai koreografi khusus.

“Salah satu motivasi kami yang mendorong kami membuat film ini adalah untuk menambah hiburan yang baik untuk anak, ditambah pula dengan lagu-lagu anak yang memang cocok untuk usia mereka. Kami
berharap kehadiran film ini bisa memperkaya perfilman Indonesia dan menambah hiburan keluarga yang bisa ditonton bersama-sama,” ujar produser Bobby Bossa dari Bro’s Studio.

Selain Kila Putri Alam yang berperan sebagai Kila, film ini juga menghadirkan keluarga Sasono alias @thesasonosfam yang terdiri dari Dwi Sasono (memerankan tokoh Arya Winoyo), Widi Mulia (Riska Handayani), dan Widuri Putri Sasono (Rintik) yang untuk pertama kalinya main bersama dalam satu film.

Aktor senior Indonesia peraih Piala Citra yang sudah tidak ragukan lagi kemampuan aktingnya, Slamet Rahardjo, turut ambil bagian sebagai Prapto Winoyo. Pemain lainnya adalah Gary Iskak (Samsudi), Ence
Bagus (Kelik), dan Wina Marrino (Neneng).

Berikut tautan trailer film Buku Harianku yang bisa disaksikan melalui  YouTube: http://bit.ly/TrailerBukuHarianku

Informasi lebih banyak dan menarik lainnya tentang film Buku Harianku dapat disimak melalui berbagai kanal media sosial berikut ini:
Facebook: Bukuhariankufilm
Instagram: Film.bukuharianku
YouTube: Film Buku Harianku

Sinopsis

Berkisah tentang Kila, anak berusia delapan tahun yang ceria, cerdas, kritis, tapi juga keras kepala. Dia senang mencurahkan isi hati dengan menulis di buku harian.

Suatu ketika, oleh ibunya Kila dititipkan sementara sekaligus mengisi masa liburan ke rumah kakeknya, Prapto, di Desa Goalpara, Sukabumi.

Di desa yang asri tersebut Kila bertemu kembali dengan kawan lamanya, Rintik, yang diproteksi oleh ibunya karena menyandang disabilitas. Pun demikian, Kila menganggap Rintik sebagai teman baiknya.

Keceriaan Kila semakin bertambah karena mendapatkan teman-teman baru yang sebaya di desa tersebut. Bersama mereka menghabiskan waktu dengan bermain, bernyanyi riang, bahkan ikut latihan baris-berbaris dengan komando Kakek Prapto yang seorang pensiunan tentara.

Berbekal rasa keingintahuannya terhadap berbagai masalah dan kepedulian terhadap sekelilingnya, Kila akhirnya ikut membantu warga desa keluar dari jeratan perangkap seorang pengusaha properti.

Kontak Media:
Natalia Turangan, Kinanthi Publicity
Email: [email protected]
Mobile: +62-818-691-870

INFORMASI PRODUKSI FILM

Sutradara – Angling Sagaran
Penulis – Alim Sudio
Produser – Bobby BossA, Silvia Yunita, Sumirat Soemardi
Produser Eksekutif – Bimo Sarwono, Andri Putra, Ina Topotan Harahap
Produser Lini – Astrid Latief
Produser Asosiasi – Rulan Sini
Penata Kamera – Roby Herbi
Penyunting Gambar – Ryan Purwoko, Indrawan Widya Kurnia
Penata Musik – Alfa Dwiagustiar, Irvan Natadiningrat
Penata Suara – Ude Wardana, Tangkil
Penata Tari & Gerak – EKI Dance Company

Pemain

  • Kila Putri Alam sebagai Kila
  • Slamet Rahardjo Djarot sebagai Kakek Prapto
  • Widuri Puteri sebagai Rintik
  • Widi Mulia sebagai Riska
  • Dwi Sasono sebagai Arya Winoyo
  • Ence Bagus sebagai Keling
  • Wina Marrino sebagai Neneng
  • Gary Iskak sebagai Samsudi
  • Bacun Hakim sebagai Cendol
  • Astanur Cahya sebagai Abon
  • Tizza Radia sebagai Cicih
  • Fairel K. Ramadhan sebagai Bayu
  • Daffa Raqila Putra sebagai Danu
  • Kayyisah Zahra Rusydian sebagai Yuni
  • Samanta Zulaikha sebagai Ayu

Tentang Rumah Produksi

Bro’s Studio
Bro’s Studio adalah perusahaan yang bergerak di bidang entertainment dan menaungi industri perfilman (dengan anak perusahaan Bro’s Pictures), musik dan rekaman (dengan anak perusahaan Bro’s Music), serta jasa Production House. Film Buku Harianku adalah debut Bro’s Pictures memproduksi film panjang.

Blue Sheep Entertainment
Bluesheep Entertainment adalah perusahaan inkubator yang bergerak dalam investasi karya dalam industri hiburan (entertainment). Tak hanya memproduksi konten, Bluesheep juga memiliki fokus untuk mengembangkan hiburan yang ramah keluarga dan sedapat mungkin mengangkat keberagaman yang ada.

Waktu& Tanggal : Sabtu-minggu 1-2 februari 2020

Lokasi : Marines eco park Brigif Marinir Lampung

Agenda : Camp ride, silaturahmi Bold Riders Lampung

LampungPeserta : ±member Bold Riders Lampung (PRB Lampung. KCI Lampung,Yvci Bandar Lampung, BrothersipX)

 

Camp ride, moment seru yang di laksanakan komunitas – komunitas yang tergabung dalam Bold Riders Lampung sambut bulan februari ini.

This slideshow requires JavaScript.

Agendanya silaturahmi, ramah tamah, riding dan menikmati alam bersama untuk mempererat persaudaraan komunitas yang tergabung di Bold Riders Lampung ini ujar bro Wayan dari PRB Lampung selaku ketua pelaksana Camp ride ini.

Start tikum di Dso Djarum pada sabtu (1/2) masing – masing member komunitas dari PRB Lampung. KCI Lampung,   Yvci Bandar Lampung, dan BrothersipX safety convoy menuju lokasi camping di MEP Piabung Pesawaran. “Riding santai sambil menikmati keindahan alam Lampung sepanjang perjalanan, rute nya juga seru naik –turun dari pegunungan menuju pantai. Betul betul kena refreshingnya” terang bro Tama yvcl.

Sampai di lokasi seluruh peserta mempersiapkan tenda dan perlengkapan untuk sesi malam. Api unggun – santap riung malam dan forum discuss bold riders di buka bro dandi KCI Lampung. “Respect banget lihat atmosfear dan antusias para bold riders walaupun dari komunitas yang berbeda, usia dan background yang beragam malam ini hilang batasan dan jaim semua saling berbaur dari mulai riding, gotong royong tenda, api unggun, Barbeque  dan banyaknya sharing ide untuk agenda dan kemajuan bold riders lampung kedepannya.” Sesi malam kemudian di lanjut dengan Party Insomnia performance lesehan DJ Diki BrothersipX.

Di lanjut pagi (2/2) peserta makin riuh dengan fun games sebelum persiapan pulang. “benar – benar berasa fun & brotherhoodnya, agenda yang memorable untuk masing – masing peserta. Makin banyak saudara dapet banyak lagi tambahan wawasan sharing. Lelah riding & kurang tidur tidak terasa dengan rangkaian acara acara camp ride ini, hilang penat setelah aktivitas rutin yang biasanya.” Tutup bro Rangga BrothersipX

Semoga agenda agenda yang positif seperti ini menjadi agenda rutin untuk Bold riders Lampung.(HC)

Bandung – Lembang, Februari 2020

Untuk lebih mempererat keakraban antar member hingga bertukar pengalaman tentang kendaraan kerap dilakukan komunitas mobil. Seperti yang belum lama ini dilakukan oleh komunitas Agya Ayla SoliDaritas (AASD), mereka baru saja melakukan Kopdar (Kopi Darat).

This slideshow requires JavaScript.

Akan tetapi, ada yang beda dari Kopdar AASD kali ini. Kopdar kali ini dilakukan dengan touring ke Rumah Belanda di Lembang, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu, 1 Februari 2020.

Kemeriahan touring terasa dengan kehadiran kurang lebih 30 mobil Agya dan Ayla dari berbagai wilayah di Jabodetabek.

Dalam touring tersebut, para member komunitas Agya Ayla SoliDaritas juga menyempatkan mampir ke Rest Area KM166 sebagai salah satu titik kumpul (tikum) sebelum berakhir di titik finish. Para member komunitas Agya Ayla SoliDaritas tampak antusias dengan berbagai fasilitas yang ada di Rest Area KM166.

“Kami dari komunitas Agya Ayla SoliDaritas sedang melaksanakan touring ke daerah Lembang, Bandung dalam rangka program kerja Pengurus Pusat Agya Ayla SoliDaritas. Kita juga menyempatkan mampir di Rest Area KM166 sebagai salah satu sponsor kita,” ungkap Vro Budi, Founder Agya Ayla SoliDaritas.

“Kami sangat menikmati fasilitas yang ada di Rest Area KM166. Salah satunya Masjid Mandiri Syariah yang merupakan salah satu masjid terbesar di sepanjang tol Cipali. Untuk tempat parkirnya luas dan nyaman. Banyak menu makan yang tersedia di Rest Area KM 166,” sambung Vro Budi.

Tak sekadar acara kumpul semata, dalam touring ini komunitas Agya Ayla SoliDaritas juga melakukan kegiatan bakti sosial (baksos) dengan menyambangi anak yatim yang terletak di Kota Bandung. Melalui bakti sosial ini, komunitas Agya Ayla SoliDaritas memberikan santunan berupa bingkisan dan makanan.

Kegiatan bakti sosial dan touring memang merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh komunitas Agya Ayla SoliDaritas. Baksos menjadi media untuk menyalurkan rasa kecintaan mereka terhadap dunia otomotif, mempererat rasa persaudaraan antar member, dan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.

Vro Budi berharap kegiatan ini dapat lebih mendorong kepedulian masyarakat terhadap sesama sekaligus meningkatkan kecintaan akan keindahan alam di tanah air. “Kami berharap agar kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata di luar komunitas kami,” pungkas vro.

Kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh pecinta Agya dan Ayla ini pun disambut baik oleh KM 166, Mayora, NGK Busi, PT Alektodril Blasting Indonesia, Novia Olshop dan d’catering.
Vro Budi mengapresiasi antusiasme teman-teman komunitas pecinta Agya Ayla yang secara rutin mengadakan kegiatan dan melibatkan kendaraan Agya/Ayla. Semoga ke depan nya kita bisa lebih sering melakukan bakti sosial ini tutup Vro Budi.

Jakarta, Februari 2020 – TheShonet.com, yang merupakan expert social platform, kini tak hanya menjadi medium bagi industry experts untuk membuat konten. Pada hari Sabtu, 1 Februari 2020 The Shonet resmi merilis edisi ke-12 dari The Shonet Monthly Issue. The Shonet Monthly Issue hadir dalam format PDF yang bisa diunduh setiap awal bulannya di situs TheShonet.com. Berbeda dengan majalah pada umumnya, The Shonet Monthly Issue menyuguhkan konten fashion dan beauty melalui riset berdasarkan digital analytics. Selain laporan akan produk yang banyak dicari di internet yang dikemas dengan layout menarik, The Shonet Monthly Issue juga menampilkan fashion editorial dan cover story bersama figur terpilih dari industri kreatif.

This slideshow requires JavaScript.

Untuk The Shonet Monthly Issue edisi ke-12 hadir dengan tema Month of Love. The Shonet mengundang Marion Jola bicara tentang single terbaru. Simak selengkapnya di The Shonet Monthly Issue edisi Februari 2020 ini. Melanjuti edisi perdananya di bulan Mei, The Shonet Men kembali hadir dengan Afgan yang kali ini terpilih menjadi cover story. Masih dalam tema Month of Love, Afgan akan berbagi mengenai album terbaru dan tentang konser amal yang akan diselenggarakan nanti.

Alva Susilo, Fashion Stylist: “The Shonet adalah sebuah platform yang tepat untuk menggabungkan setiap experts di industri fashion, jurnalistik, beauty dan lainnya. The Shonet adalah sebuah platform di mana setiap orang dapat membagikan opini mereka. Saya sangat menyukai fitur dan orang-orang dibalik The Shonet dan semoga The Shonet terus berkembang dan menjadi social platform terbaik.”
Archangela Chelsea, Makeup Artist: “The Shonet adalah platform andalan saya mengenai informasi yang berhubungan dengan fashion dan beauty.” Catherine Halim, Lifestyle Influencer: Melalui The Shonet, saya kini dapat terkoneksi dengan mudah dengan para expert. Hal paling mengagumkan dari The Shonet adalah saya mendapatkan informasi dari real people. Personally, hal seperti ini memberi nilai tersendiri bagi saya di mana saya dapat menyaring informasi dari internet secara lebih efektif”

-SELESAI-

TENTANG THESHONET Berdiri pada Mei 2017, The Shonet hadir sebagai social platform bagi para fashion, beauty, dan lifestyle industry experts untuk membuat konten yang orisinal dan positif. Tak hanya menjadi social media, The Shonet juga mengembangkan fitur search engine untuk produk fashion dan beauty sehingga para users mendapatkan rekomendasi produk yang tepat dan terpercaya. Setiap harinya The Shonet menghadirkan 450 informasi produk terbaru dan setiap bulannya mencapai 13.500 produk tersedia di The Shonet. Kini para fashion dan beauty experts yang telah bergabung sebagai The Shonet Insiders telah berjumlah lebih dari 1.000 orang.

TaniHub melakukan temu langsung dengan mitra petaninya di Bali setelah membuka          cabang/gudang baru di Pulau Dewata.
– Salah satu mitra petani TaniHub adalah Ibu Yuliati, yang menanam stroberi bawang dan    lobak di Desa Pancasari, Bedugul, Bali, yang sukses mengembangkan usaha taninya          bersama TaniHub.
– Penghasilan Ibu Yuliati meningkat sejak bermitra dengan TaniHub
– Ibu Yuliati memperkuat perannya sebagai koordinator para petani di lingkungan tempat      tinggalnya untuk terlibat dalam memenuhi kebutuhan pasar terhadap komoditas yang        beragam.

Bedugul, Januari 2020 – Setelah memantapkan ekspansinya di Bali dengan hadirnya cabang/gudang baru di Pulau Dewata, TaniHub Group berinteraksi secara intens dengan para petani dan menyerap hasil panen mereka.

This slideshow requires JavaScript.

Ibu Yuliati adalah salah satu petani tersebut. Ia berasal dari Bedugul, sebuah kawasan pegunungan di Bali yang terkenal dengan Danau Beratan dan Pura Ulun Danu, pura air terbesar di Pulau Dewata. Tempat tinggal dan lahan pertanian yang digarap Ibu Yuliati terletak di Desa Pancasari, persis di sekitar Danau Buyan, yang merupakan “saudara kembar” dari Danau Beratan.

Di Desa Pancasari yang terletak di Kecamatan Sukasada inilah Ibu Yuliati menanam berbagai jenis buah dan sayur, di antaranya stroberi, bawang, dan lobak. Desa yang terletak pada ketinggian 850 meter di atas permukaan air laut ini memang terkenal sebagai penghasil stroberi karena cuacanya yang sejuk, sangat cocok untuk jenis tanaman tersebut.

Sebelum bergabung menjadi mitra penyuplai TaniHub, Ibu Yuliati tidak mendapatkan kepastian atas pembelian hasil taninya secara rutin dan pembayarannya tidak menentu.

Setelah bermitra dengan TaniHub, Ibu Yuliati mendapat jaminan akses pasar dan harga yang wajar (fair). Terlebih lagi, dengan TaniHub, Ibu Yuliati mendapat kepastian pembayaran yang hanya berkisar tiga sampai tujuh hari. Manfaat dari pembayaran yang lebih cepat tersebut adalah cashflow yang lebih baik untuknya, sehingga Ibu Yuliati dapat memutar uangnya lebih cepat pula untuk mengembangkan usaha taninya.

Dengan produktivitas yang meningkat, Ibu Yuliati pun mampu mengordinir petani-petani di lingkungan tempat tinggalnya untuk terlibat dalam memenuhi kebutuhan akan komoditas yang beragam dari Bedugul.

Kisah kesuksesan Ibu Yuliati merupakan pengejawantahan dari salah satu pilar TaniHub, yaitu menciptakan dampak sosial (social impact), yang diukur dengan peningkatan kesejahteraan para petani di daerah di mana perusahaan ini menapakkan kakinya.

“Dengan membuka akses ke pasar untuk petani, kami memastikan seluruh hasil panen dapat terserap dan tidak ada lagi petani yang sengaja membuang panen mereka karena tidak tahu harus menjual ke mana, ataupun tidak mendapatkan harga yang wajar. Kami juga terus memastikan hasil panen yang kami dapatkan dari petani adalah yang terbaik untuk pelanggan kami,” ujar Direktur TaniSupply Sariyo.

Secara khusus, dampak sosial yang diciptakan TaniHub Group di Bali diharapkan sejalan dengan konsep “Ajeg Bali”, yaitu keberlanjutan sumber daya alam, sosial-budaya, dan pemberian manfaat ekonomi kepada masyarakat lokal. Perusahaan rintisan (startup) ini berharap pertumbuhan ekonomi daerah dapat sejalan dengan berkembangnya pertanian lokal, sehingga tingkat kesejahteraan meningkat di segala lini.

TaniHub Group meyakini bahwa sektor pertanian sebagai penyumbang terbesar kedua terhadap perekonomian Indonesia harus didukung oleh segenap masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk pelaku industri. Dalam hal ini, munculnya TaniHub Group didorong oleh cita-cita mendukung petani Indonesia dengan memberikan mereka akses ke pasar (access to market) dan akses ke pendanaan (access to finance).

Dengan visi ‘Agriculture for Everyone’, TaniHub Group memiliki mimpi agar petani lokal dapat menikmati kesejahteraan yang lebih baik, serta seluruh masyarakat di negeri ini semakin peduli dan mencintai dengan masa depan pertanian Indonesia.

***

Sekilas tentang TaniHub Group

TaniHub, TaniFund, dan TaniSupply bernaung di bawah agritech startup TaniHub Group dengan visi ‘Agriculture for Everyone’, yang diwujudkan dengan mempercepat dampak positif dalam sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi informasi. Agriculture (Pertanian), Technology (Teknologi), dan Social Impact (Dampak Sosial) adalah tiga pilar utama perusahaan dalam menciptakan ekosistem untuk menata ulang sektor pertanian di Indonesia.

TaniHub adalah e-commerce platform B2B (business-to-business) dan B2C (business-to-consumer) untuk hasil tani, bertujuan untuk menghubungkan petani dengan berbagai jenis usaha serta end-user. TaniHub didirikan pada pertengahan 2016 oleh sekelompok anak muda yang berkeinginan kuat untuk mendukung petani yang menghadapi kesulitan dalam memasarkan hasil panen mereka.

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya TaniHub, para pendiri kemudian melihat bahwa petani tidak hanya membutuhkan akses terhadap pasar, tetapi juga akses terhadap kebutuhan finansial. Maka pada 2017, platform crowdfunding TaniFund pun didirikan sebagai solusi permasalahan pendanaan yang dihadapi petani. Dua tahun kemudian, 2019, TaniSupply terlahir untuk mengatasi permasalahan supply chain.

Dengan ketiga unit tersebut, TaniHub Group berharap dapat mewujudkan cita-cita ketahanan dan kecukupan pangan di Indonesia.

Menetapkan strategi ke depan untuk menghadapi tantangan 2020; Menjalankan transformasi bisnis dan SDM untuk memenuhi permintaan pelanggan dengan lebih baik melalui solusi inovasi dan mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan

JAKARTA, Januari 2020 – SCG mengumumkan Laporan Operasional tahun 2019 beserta strategi bisnisnya dalam mentransformasi kekuatan internal untuk mengatasi disrupsi faktor-faktor eksternal tahun 2020. Strategi ini meliputi pengembangan sumber daya manusia guna menghasilkan pergesaran model bisnis yang efektif dari perusahaan manufaktur menjadi perusahaan penyedia solusi dan jasa, memberikan layanan yang terbaik bagi konsumen di seluruh kawasan ASEAN, serta mempertahankan kelanjutan pertumbuhan bisnis.

This slideshow requires JavaScript.

Presiden dan CEO SCG, Roongrote Rangsiyopash, mengumumkan Laporan Operasional tahun 2019 yang belum diaudit, dengan penurunan pendapatan penjualan sebesar 8% y-o-y, yang diakibatkan oleh penurunan harga bahan kimia. Secara umum, profit SCG pada tahun 2019 mencapai IDR 14.410 miliar (USD 1.031 juta).

Mengacu pada performa bisnis di area selain Thailand, SCG mencatatkan pendapatan sebesar IDR 81.021 miliar (USD 5.797 juta) yang berkontribusi sebesar 41% dari total pendapatan penjualan. Sementara, per 31 Desember 2019 total aset SCG seluruhnya berjumlah IDR 292.073 miliar (USD 21.073 juta).

SCG di Indonesia

Khusus untuk pasar Indonesia, pendapatan penjualan SCG Q4/2019 mencapai IDR 5.067 miliar (USD 363 juta) yang menandai peningkatan sebesar 36% y-o-y, didominasi oleh pendapatan dari bisnis kemasan (Fajar Paper). Sedangkan untuk total tahun 2019, pendapatan penjualan Indonesia mencapai IDR 15.863 miliar (USD 1.128 juta).

SCG terus mempertahankan komitmennya dalam hal pembangunan berkelanjutan, yang berfokus pada pengembangan kompetensi generasi muda, salah satunya melalui program Golf Inspiration yang baru saja diadakan di Indonesia. Pada acara tersebut, SCG berkolaborasi dengan pegolf kelas dunia, Ariya dan Moriya Jutanugarn untuk menginspirasi pada pegolf muda dalam mengembangkan potensinya. Selain dari prestasinya di bidang golf, kedua pegolf bersaudara ini juga telah menerapkan konsep ekonomi sirkular dalam kehidupannya, penerapan ini juga dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik di masa depan.

SCG juga berkolaborasi dengan para penerima beasiswa program SCG Sharing the Dream
tingkat universitas pada tahun 2019 lalu guna menerapkan konsep ekonomi sirkular di Desa Padasuka, Soreang, Kabupaten Bandung, yang mayoritas bermata pencaharian di bidang konveksi. Akibat proses produksi massal tersebut, Desa Padasuka menghasilkan 22,4 ton limbah tekstil setiap harinya. Oleh karena itu, SCG mengadakan pelatihan produksi dan pemasaran yang memungkinkan limbah tekstil untuk diproduksi kembali menjadi cendera mata dan beragam barang berguna yang bernilai ekonomis dan baik untuk lingkungan.

Mr. Roongrote menyatakan, “Fluktuasi yang disebabkan oleh faktor eksternal telah memberikan dampak nyata pada bisnis SCG secara global. Hasilnya, pada tahun 2020, SCG
mengembangkan strategi bisnis baru yang bertujuan untuk mengatasi disrupsi sembari
mempertahankan kelanjutan pertumbuhan. Dengan rencana transformasi bisnis ini, tiga inti bisnis perusahaan akan bergeser dari manufaktur menjadi penyedia solusi dan layanan, yang secara keseluruhan menjawab kebutuhan konsumen yang beragam dan terus berubah seiring zaman. Transformasi sumber daya manusia juga merupakan salah satu kekuatan utama SCG, dimana perusahaan bervisi untuk terus menguatkan karyawannya dengan keahlian yang menjadikan para karyawan semakin memahami kebutuhan konsumen di berbagai daerah melalui penggunaan teknologi.

Dalam hal investasi, SCG akan terus menghadirkan solusi, produk, dan layanan dari 3 inti bisnisnya guna melayani konsumen dari seluruh kawasan di ASEAN. Dengan komitmen “Passion for Better” secara khusus SCG memfokuskan strategi bisnisnya di Thailand, Indonesia, dan Vietnam, sebagai pasar dengan potensi yang tinggi dan pertumbuhan yang menjanjikan.
***
Tentang SCG
SCG, merupakan salah satu grup konglomerasi terkemuka di kawasan ASEAN, terdiri dari tiga bisnis utama, yakni: Cement-Building Materials, Chemicals, dan Packaging. Melalui lebih dari 200 perusahaan dan sekitar 57.000 karyawan, SCG menciptakan dan mendistribusikan produk dan layanan inovatif yang menjawab kebutuhan konsumen saat ini dan masa depan.

SCG memulai operasi bisnis di Indonesia sejak 1995 dengan bisnis perdagangan dan secara bertahap mengembangkan investasinya dalam bisnis yang berbeda pada industri cementbuilding materials, chemicals, dan packaging. Hingga hari ini, memiliki total 30 perusahaan di seluruh Indonesia dan memiliki lebih dari 8.300 karyawan.

SCG menawarkan variasi produk dan layanan premium. Produk yang ditawarkan adalah produk struktural di bawah merek ‘SCG’ termasuk Semen SCG, bata ringan SCG Smartblock, SCG pipe dan precast, beton siap pakai ‘Jayamix by SCG’, dinding keramik, lantai, dan keramik atap di bawah merek ‘KIA’. SCG juga menawarkan produk PVC resin, corrugated containers, dan kemasan offset printing. SCG juga menawarkan produk Gypsum, semen fiber dan produk kimia upstream-downstream dari bisnis joint-venture dengan mitra industri Indonesia ternama. Selain itu, SCG juga memiliki bisnis distribusi bahan bangunan dan layanan terminal dermaga yang mendukung penjualan dan logistik untuk bisnis di seluruh Indonesia.

Jakarta, Januari 2020– Memasuki tahun 2020, PUBG Mobile Pro League 2020 kembali hadir memeriahkan gelaran esport internasional yang pertama Kali ini rangkaian PUBG Mobile Pro League 2020 yang digelar oleh Tencent hadir dengan total hadiah lebih dari 5 juta dolar Amerika Serikat. Salah satu tim yang digadang akan ikut berkompetisi dalam PUBG Mobile Pro League 2020 adalah Genesis Dogma, yang dibentuk oleh Bangpen bersama dengan Grace Blessing. Keduanya sudah lama menggeluti esport, namun ini kali pertama bergabung dalam kompetisi sebesar PUBG Mobile Pro League 2020.

This slideshow requires JavaScript.

Grace Blessing menyampaikan bahwa banyak persiapan yang disiapkan oleh Genesis Dogma dalam menyambut PUBG Mobile Pro League 2020, Maret mendatang. “Kita masing-masing punya kesibukan namun kami optimis untuk bisa menghadapi turnamen ini.

Namun secara berkala kami berlatih game PUBG untuk bisa tampil maksimal di ajang PUBG Mobile Pro League 2020. Bukan hanya performa namun juga kekompakan tim karena game ini membutuhkan kerjasama semua anggota.”

Bangpen, salah satu Youtuber Gaming aktif Indonesia menuturkan bahwa saat setelah cukup lama menggeluti e-sport di Indonesia, Ia kini mencoba tantangan baru untuk ikut berkompetisi. “Kita semua tentu mengetahui bahwa esport sekarang sedang menjadi trend, bukan cuma trend tapi juga dipertandingkan di tingkatan global. Bahkan, Olimpiade 2020 di Tokyo juga akan mulai mempertandingkan esport. Saya ingin mencoba mengharumkan nama bangsa, melalui tim esport yang sedang saya kembangkan bersama Grace Blessing. Harapannya, kami bisa mencatatkan prestasi yang mengilap dan menjadi inspirasi bagi para pemuda yang ingin berkarir menjadi atlet e-sport.” PUBG Mobile Pro League 2020 adalah turnamen khusus yang digelar Tencent Games, bekerja sama dengan PUBG Corporation. Turnamen bergengsi ini diadakan di empat wilayah Asia Tenggara, yakni Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Turnamen PUBG Mobile Pro League 2020 Indonesia menyediakan hadiah senilai Rp2 miliar.