Jakarta, 4 Februarl 2020 “warnaplus.com” –  BaBe Baca Berita aplikasi agregator konten yang mengumpulkan dan mengkurasi konten dan lnformasi sesuai kebutuhan pembacanya, had ini meluncurkan sebuah program kontes dangdut, ‘Babe KonDang’. Bekerjasama dengan Portai Artist Management dan dIdukung oleh 10 staSiun radio daerah, BaBe KonDang merupakan Kontes Dangdut Online yang digelar untuk menjaring talenta-talenta baru di lndustri musik dangdut tanah alr sekaligus untuk mengembangkan mdustri ekonomi kreatif di Indonesia.

Peluncuran program ‘BaBe KonDang’ dlhadiri oleh perwakilan darl manajemen BaBe Baca Berita, Portrait Artist Management, pedangdut Evi Masamba, dan perwakilan Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif. Pada kesempatan ini, Cucu Ahmad Kurnia selaku Kepala Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, menyambut positlf kegiatan ‘BaBe KonDang’ sebagai upaya untuk menumbuhkan industri kreatif di tanah air.

“Pemerintah DKI Jakarta terus mendorong sektor-sektor kreatif untuk terus tumbuh dan berkembang. Dangdut merupakan salah satu industri kreatif yang banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan dukungan yang tepat, industri musik dangdut kami harap bisa menjadi besar tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri,” ujar Cucu Ahmad Kumia, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Pemerintah sendiri giat mendorong kemajuan industri kreatif di Indonesia dengan menekankan pada kualitas dan kuantitas konten lokal. Industri musik dangdut menjadi salah satu industri yang perlu didukung agar mampu bersaing dengan musik luar yang menjamur di Indonesia seperti K-Pop atau yang lainnya.

“Melalui kegiatan ini kami berharap bisa menemukan pedangdut-pedangdut potensial yang bisa meramaikan dan mengembangkan industri dangdut tanah air. Kegiatan ini menjadi salah satu komitmen kami sebagai penyedia informasi yang akurat kepada pembaca di Indonesia untuk mendukung industri kreatif di Indonesia,” ujar Shelly Tantri, Senior Business Development, BaBe.

Program ‘BaBe KonDang’ akan digelar pada Februari Maret mendatang di sepuluh kota yaitu di Jakarta, Banten, Cikampek, Indramayu, Curebon, Tasikmalaya, Cianjur, Bandung, Kuningan, Sukabumi. Pihak panitia juga menggandeng para pelaku seni musik dangdut di tanah air seperti Portrait Artist Management dan 10 stasiun radio lokal di masing-masing kota. Portrait Management adalah manajemen artis profesional yang teIah mendukung berbagai musisi populer, seperti Evi Masamba, Sarah Rizkia, Sendy Ariani, Lia Cicilia dan masih banyak lainnya.

“Kami senang sekali bisa bekerja sama dengan BaBe dalam menemukan bakat baru di musik dangdut,” kata Ir. Yogi Adriyadi, Komisaris Utama, Portrait Artist Management. “Musik dangdut merupakan musik yang tidak pernah berhenti berkembang, dan kami optimis kontes ini akan mendapatkan respon positlf dari berbagai kalangan.”

Sementara ltu, ke-10 stasiun radio yang menjadi partner kegiatan ini antara lain Hot FM (Jakarta), Serang Radio FM (Banten), Lazuar Karawang FM (Gkampek), DFAS FM (Indramayu), Ray FM (Cirebon), Tamala FM (T asikmalaya), Rama FM (Cuanjur), Cakra FM (Bandung), Megaswara FM (Kunlngan), dan Elmitra FM (Sukabumi).

Para peserta yang ingin mengikuti program ‘BaBe KonDang’ bisa mendaftarkan diri langsung melalui aplikasi BaBe dengan mengunggah video cover mereka sesuai dengan tata cara dan syarat ketentuan yang berlaku, serta memilih perwakilan radio dari kota masing-masing. Seluruh tahapan audisi dan voting akan dilakukan via online untuk menyederhanakan proses dan prosedur kontes.

“Kami mengundang sebanyak mungkin peserta untuk mengikuti kegiatan ini dan meramaikan blantika musik dangdut Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik dan menjadi bintang baru di industri musik dangdut Indonesia,” pungkas Shelly dari BaBe. (Iko/Rezky)

 

Jakarta, 22 Januari 2020 – PT. Dyandra Media International, Tbk. (Dyandra), perusahaan induk (holding) dengan kode saham DYAN yang membawahi 26 perusahaan dan bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) melakukan ekpansi bisnis ke industri tourism leisure melalui unit bisnis baru : PT. Mitra Natura Raya. PT. Mitra Natura Raya mendapatkan kesempatan untuk bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam mengelola 4 Kebun Raya yaitu Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas di Jawa Barat, Kebun Raya Purwodadi di Jawa Timur dan Kebun Raya Eka Karya Bali (Bedugul) di Bali.

Kebun Raya Bogor merupakan kebun raya tertua di Asia Tenggara yang didirikan oleh ahli botani berkebangsaan Jerman, Dr. C.G.C. Reinwardt pada tanggal 18 Mei 1817. Kebun raya yang terletak di pusat Kota Bogor dan mencakup kawasan seluas 87 ha ini merupakan pusat konservasi tumbuhan tropika dataran rendah beriklim basah dengan jumlah koleksi sebanyak 14.057 spesimen yang termasuk dalam 213 suku, 1.248 marga dan 3.404 jenis. Adapun Definisi kebun Raya (Botanic Gardens) adalah kawasan konservasi tumbuhan secara ex situ yang memiliki koleksi tumbuhan terdokumentasi dan ditata berdasarkan pola klasifikasi taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasi dari pola-pola tersebut untuk tujuan kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan (Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2011 pasal 1).

This slideshow requires JavaScript.

Kebun Raya Cibodas didirikan pada tanggal 11 April 1852 oleh seorang Kurator bernama Johannes Ellias Teijsman berkebangsaan Belanda dengan nama Johannes Ellias Teijsman. Kebun Raya Cibodas menjadi bagian dari bagian dari Kebun Raya Bogor sejak tahun 2003. Terletak di Kota Cianjur Jawa Barat di bawah kaki gunung Gede dan Gunung pangrango pada ketinggian kurang lebih 1300-1425mdpl, sehingga udara di Kebun Raya Cibodas sangat sejuk.

Memiliki luas sekitar 84 ha, topografi di Kebun Raya Cibodas ini cenderung menanjak dan berbukit. Beberapa spot menarik di Kebun Raya Cibodas yaitu Taman Sakura, Taman Lumut, Taman Rhedodendron, Koleksi Pakupakuan dan Koleksi Tanaman Obat. Selain taman tematik, terdapat 2 (dua) air terjun yaitu air terjun ciismun dan Cibogo.

Kebun Raya Purwodadi didirikan pada tanggal 30 Januari 1941 oleh Dr. L.G.M. Baas Becking. Terletak di Jl. Raya Surabaya – Malang KM 65 Ds. Purwodadi Kab. Pasuruan – Jawa Timur pada ketinggian 300mdpl dengan luasan 85 ha. Kebun Raya Purwodadi memiliki iklim kering dengan topografi datar sampai bergelombang. Jenis tumbuhan yang dikoleksi di Kebun Raya Purwodadi adalah jenis tumbuhan dataran rendah kering. Koleksi tumbuhan dikelompokan ke dalam 10 lanskap koleksi tanaman yaitu, palem, paku, taman meksiko, bamboo, tanaman obat, polong-polongan, area yang dihutankan, mangga, pisang, dan tanaman Bougenville.

Kebun Raya ‘Eka Karya’ Bali diresmikan pada 15 Juli 1959 oleh Prof. Ir Kusnoto Setyodiwiryo. Menjadi Kebun Raya terbaik kelas dunia yang menjadi referensi nasional maupun internasional dalam bidang konservasi ex situ pegunungan tropika merupakan visi dan misi dari Kebun Raya ‘Eka Karya’ Bali. Berada di lereng Bukit Tapak, Desa Candi Kuning dengan ketinggian 1250-1400 mdpl, sebagai satu-satunya kebun raya yang memadukan antara alam, ilmiah dan budaya. Luasan kebun raya yang semula 50 ha, pada tahun 2001 daerah itu diperluas menjadi 157,5 ha. Beberapa koleksi special Kebun Raya ‘Eka Karya’ Bali meliputi tanaman upacara, anggrek, tanaman obat, kaktus, pakis, tanaman air, dan pohon-pohon.

Dengan adanya kerja sama ini diharapkan upaya peningkatan pelayanan dan fungsi Kebun Raya kepada publik lebih baik. Adapun upaya peningkatan itu melalui perbaikan dan peningkatan fasilitas infrastruktur dan non infrastruktur. Harapannya, kebun raya semakin menarik dikunjungi sebagai tempat rekreasi sekaligus memberi manfaat dari sisi edukasi dan konservasi.

Maryamto Sunu selaku Corporate Secretary PT. Dyandra Media International, Tbk. berharap ekspansi bisnis ini dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan tercermin pada laporan keuangan DYAN. Selain memperkuat bisnis yang telah ada, sebenarnya sektor tourism leisure ini bukan merupakan hal yang baru. Karena di tahun 2019 yang lalu, DYAN juga melakukan penyertaan pada PT. Eco Partners Indonesia melalui subholding company PT. Dyandra Promosindo pada bisnis kebun binatang Faunaland di Ancol.

Billie Eilish World Tour
DYAN melalui bisnis unit PT. Dyandra Global Entertainment juga akan memboyong musisi dari Amerika Serikat, Billie Eilish yang tahun ini akan menyelenggarakan Where Do We Go? World Tour di 7 kota di Asia : Seoul pada 23 Agustus, Shanghai pada 25 Agustus, Taipei pada 28 Agustus, Hong Kong pada 30 Agustus, Tokyo pada 2 September, Manila pada 5 September dan yang terakhir Jakarta pada 7 September 2020 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Serpong. Sebelum menjalankan tur ini, Billie sebelumnya melakukan tur When We All Asleep World Tour pada 2019 yang berkeliling di 66 lokasi di Amerika Utara, Eropa, Oceania, dan Amerika Latin. Untuk info lebih lanjut silakan mengunjungi website http://billieeilishjakarta.com/

Indeks Saham PEFINDO25
Salah satu indeks acuan di pasar saham adalah PEFINDO25. PEFINDO25 merupakan indeks harga saham dengan anggota terdiri atas perusahaan kecil dan menengah (SME) yang diseleksi dengan kriteria tertentu. PEFINDO25 telah diperkenalkan sejak 18 Mei 2009 dan ditelaah setahun 2 kali, yakni pada setiap bulan Januari dan Juli. Proses penentuan saham anggota indeks harga saham PEFINDO25 dilakukan secara konsisten dengan kriteria seleksi dan urutan proses sebagai berikut : 1. Pemilihan Universe, menggunakan kriteria: a. Total Asset: 1) Tidak melebihi Rp 10.000.000.000.000,-. (sepuluh triliun Rupiah) b. Aspek Legal: 1) Tidak terdapat Unusual Market Activity (UMA) & suspensi dalam 6 bulan terakhir (sebelum rebalancing dilakukan). 2) Telah tercatat di Bursa sekurang-kurangnya 6 bulan. 2. Pemilihan Konstituen, menggunakan kriteria: a. Aspek Bisnis: 1) Menggunakan indikator ROA dan ROI emiten. b. Aspek Likuiditas: 1) Jumlah hari perdagangan; 2) Volume perdagangan harian; 3) Nilai perdagangan harian; 4) Frekuensi perdagangan harian; 5) Free float.

Pefindo25 merupakan Indeks Harga Saham emiten-emiten yang diseleksi secara tetap, yang merupakan wakil dari emiten-emiten menengah yang memiliki potensi perkembangan terbaik, berdasarkan kriteria seleksi yang ditentukan diatas. Untuk periode Agustus 2019 – Januari 2020, PT. Dyandra Media International, Tbk. (DYAN) masuk sebagai salah satu saham di indeks PEFINDO25.

Rindu akan event & silaturahmi musik, nakedwave dan bian music studio kolaborsi dengan bold people menggelar sigermob 2020 #lokallampungkeren.
Lebih kurang 250an musisi se-Lampung berpartisipasi dalam event ini. “Antusiasme rekan rekan seniman music lampung sangat sangat kami acungi jempol walau serba independent mereka rela bawa equipment masing masing bahkan gotong menggotong sendiri dikarenakan keterbatasan crew tapi semua bisa enjoy dan buat suasana pecah, next kita pasti gelar lagi event event bermutu sebagai sarana musisi lampung berkreasi,” ujar mas widi bian.

This slideshow requires JavaScript.

Start dari beberapa event kecil 'road to sigermob yang di gelar keliling sejak bulan desember sowan ke kota/titik titik masyarakat lampung untuk sounding sigermob lampung 2020 alhamulillah hari ini mimpi, harapan, lelah para seniman musik terbayarkan.

Di buka oleh ibu wakil gubernur lampung Chusnunia Chalim (nunik) yang juga di dampingi kepala dinas pariwisata pemprov lampung. Beliau berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi musisi lampung untuk berkiprah kreatif di daerah. Dan tanpa ragu beliau ikut riuh dalam kerumunan musisi yang pada sigermob lampung 2020 ini membawakan 3 lagu : Bumi lampung yang khas menghadirkan alunan cetik khas lampung, the chainsmoker – closer , dan di tutup dengan semangat ber Indonesia lewat lagu pewee gaskins – dari mata sang garuda.

Seruu, pecah atmosfear nya memorable ungka para seniman seniman musisi lampung (bold people, bold riders, himpunan musisi lampung,komunitas gitar lampung, dll) semoga lampung kembali penuh warna dan nada.

Jakarta, 18 Januari 2020 Warnaplus  –  Kemajuan teknologl dan |nternet yang pesat saat 3n! memudahkan masyarakat untuk menjadl content creator, yaltu berkreasl dalam membuat karya berupa film, Immasl atau karya visual hlnnya. Scbagal bentuk dukungan atas kreatifitas masyarakat, pada 18 Januari 2020, PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI) menggelar malam penganugerahan Panasonic Yam}; Fulm Maker (PYFM) 2019 di Jakarta.

Pad. acara ‘Awarding Night PYFM 2019’, Panasonic memberikan penghargaan bagi pesetta tuba“: dari tlga kategori yang dilombakan yaitu Short Movie, Online Wdeo, dan Wedding Film, dengan total hadiah senilai 300 juta rupiah.

Bekerja sama dengan Visinema, Digital Cinematography Indonesia, Hunting Pasar, dan Bank Permma, penyclenggaraan PYFM 2019 teiah dimuiai pada Oktober 2019 dan berakhir pada Oesember 2019. PYFM 2019 dengan mengangkat tema ‘arange” yang berarti kesempatan dalam menunjukan sikap dan kemauan seseorang untuk berflkir secara analog”: dengan perencanaan yang sempurna.

Pada hari penganugrahan PYFM ini juga, akan diselenggarakan 10 kelas diskusi bertajuk kelas kolaborasi dengan para creators dalam bidang fotografi dan videografi bersama Angga Dwimas Sasongko, Goenrock, Bagoes Kresnawan, Andi Bachtiar Yusuf, Ferry Rusii, Roy Genggam, Ulet tfansasti, Takun Arrosid, Mada Riyanhadi, Hasyin Hasan dan juga Benny Kadarhariarto.

President Director Panasonic Gobel lndones’ Seigo Saifu, mengatakan ‘Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia yang unggul dalam industri kreatif, dan PYFM merupakan dukungan Panasonic terhadap kemajuan industri kreat’rf di Indonesia. PYFM juga merupakan implementasi dari komitmen Panasonic dalam meningkatkan motivasi dan menghadirkan pendidukan serta pelalihan bagi mm make! muda bertaienta di seluruh lndonesia’.

‘Sejalann dengan tagiine perusahaan Panasonic ‘A Better Life. A Better World’. luml mengzuak para content creator maupun slneas muda Indonesta untuk bersama sumo memberikan kontribusl dalam memajukan industrl beam dl Indonesia, dengan membedkan motivasl sen. edukasl terhadap kreatmtas masyarakat Indonessa dalam bidang fotografi dan videogafi,’ kata Seho Slifu.

Agung Afriefiandi,  Audio Vlsual Marketing Group Manager  PT Panasonic Gobel Indonesia mengatakan, “Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015 dengan target peserta rentang usla 1S- 30 tahun, PYFM selalu mendapat antusiasme yang tinggi dari para film maker Indonesia. Dan tahun ini PYFM mendapatkan lebuh dari 600 karya video dengan kualittas dan konten yang kami terima sangat menarik dan cukup bersamg antar peserta.”

Mengusung tagline #Kolaborasitanpabatas pada PYFM 2019, sebelumnya Panasonic mengadakan roadshow mengenai pembuatan film pendek serta penjelasan fnur andalan kamera Panasonic LUMIX yang mendukung pembuatan mm pendek. serta mengajak para peserta workshop untuk mengikuti kompetisi Inl. Roadshow dllaksanakan di 11 kota besar di Indonesia, yakni,  Bandung,  Jakarta, Malang, Padang, Yogyakana, Surabaya, Bengkuiu, Bali,  Banjarmasin, Manado, Makassar.

KATEGORIJUDUL FILMBY
Short Movie Category
Best PictureKetangenDewan Kesenian Bangka Barat
Best CinematographyArkaEdopictures
Best StoryIstiqlalKinovia Pictures
 Online Vidio Category
Best Travel VidioThe World’s Tresure : NusantaraEpicvisual
Best Fashion FilmAgaints The OrderBurn The Wear
Best Music VidioTaraNoyug
2019 Speciak Category
Best Wedding FilmWake Up, It’s Your Wedding DayRoxx And Filomena

Dalam penyelenggaraan PYFM 2019, Panasonic menggandeng empat juri kenamaan yakni  Angga Dwimas Sasongko dan Benny Kadarhariarto untuk kategori short movie. serta Bagoes Kresnawan dan Goenrock untuk kategori Onlme video. Adapun Kategod lomba nya sebagai benkut :

Kategori Short Movie: Produksi mm menggunakan media konvensional bergenre drama, komedi, horror, action, serta dokumenter dengan durasi maksimal 15 menit.

1. Best Puctme

Hadiah 1 Unit Kamera Lumix $1 Kit lens 24 -105 mm) + Uang       tunai 30 juta

  1. Best Story

Hadiah 1 Unit Kamera Lumix 695 K31 (lens 14 42 mm) + Uang tunai 20 juta

  1. Best Cinematography

Hadiah 1 Unit Mmera Lumlx 695 Kit (lens 14 42 mm) + Uang tunai 20 jun

Kategorl  Online Video: Video dengan durasi maksimal 10 menit yang terbagi dalam tiga genre video yaitu Travel Video, Fashion Film, dan Music Video.

  1. Best Fashion Film

Hadiah 1 Unit Kamera Lumix G 85 lat (lens 14-42 mm) + Uang tunai 15 Juta

  1. Best Music Vidio

Hadiah 1 Unit Kamera Lumix G 85 Kit (lens 14-42 mm) + Uangtunai 15 Juta

  1. Best Travel Video

Hadiah 1 Unit Kamera Lumix G 85 Kit (lens 14-42 mm) + Uang tunai 15 Juta

Kategori Wedding Films: Merupakan special category tahun ini.

  1. Best Wedding Films

Hadtah 1 Unit Kamera Lumtx G 85 m (lens 14-42 mm) + Uangtunal 15 Juta

                                                                                      ( Iko Muhyidin)

TIKET MULAI DIJUAL PADA TANGGAL 20 JANUARI 2020 PUKUL 10.00 WIB

Jakarta – Indonesia, Januari 2020 – Rock band yang berasal dari Jepang yang paling banyak dikagumi dan dibentuk pada tahun 2005, ONE OK ROCK, kembali mengumumkan tur Asia 2020 dalam rangka mempromosikan album mereka yang berjudul ‘EYE OF THE STORM’ yang dirilis pada awal 2019 lalu dan mendapat sambutan hangat serta pengakuan luas oleh para penggemarnya. Rangkaian tur dunia ini merupakan lanjutan dari kesuksesan tur sebelumnya yang telah diadakan di Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan akan disusul ke Australia dan juga ke Asia pada tahun 2020.

This slideshow requires JavaScript.

Di Asia, ON OK ROCK akan membawa konsernya dengan tajuk “EYE OF THE STORM ASIA TOUR 2020” yang juga akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 30 Mei 2020 di Istora Senayan Jakarta. Tiket konsernya akan terbagi dalam 4 kategori yaitu:

  • Premium Tribune: Rp.2,000,000. -,
  • Festival : Rp. 1,000,000. -,
  • Tribune 1: Rp. 750,000. -,
  • Tribune 2: Rp. 500,000. –

tiket akan mulai dijual untuk umum pada tanggal 20 Januari 2020 pukul 10.00 WIB hanya melalui www.traveloka.com dan www.oorjakarta.com. Konser ini di promotori oleh AEG Presents Asia, PK Entertainment dan Sound Rhythm serta dipersembahkan oleh Traveloka Xperience.

Pada awal tahun 2019 yang lalu ONE OK ROCK merilis album ‘EYE OF THE STORM’ album ini memiliki beberapa single andalan yaitu “Stand Out Fit In”, “Wasted Nights” dan “Change”.
Rock band yang beranggotakan Taka (vokal), Toru (gitar), Tomoya (drum) serta Ryota (bass) menjadi salah rock band yang terkenal dan juga dicintai di Jepang karena penampilannya. Mereka juga pernah menempati posisi 5 besar pada perilisan 6 album sebelumnya, termasuk ‘the #1 blockbusters’, ‘35xxxv’, ‘AMBITIONS,’ dan juga album terbaru mereka yang berjudul ‘EYE OF THE STORM’.

Rock band yang menjadi pemenang The Rock Sound Awards 2018 untuk kategori “Best Live Performance” ini juga pernah menyelesaikan serangkaian pertunjukan berskala stadium di Asia sebagai supporting act pada konser Ed Sheeran “Devide World Tour” tahun lalu.
Untuk informasi lebih lengkap kunjungi situs resminya di www.oneokrock.com/en/tour.

Terlampir denah tempat duduk dan harga tiket ONE OK ROCK di Jakarta:

This slideshow requires JavaScript.

Informasi lengkap mengenai konser ONE OK ROCK di Indonesia:
Tajuk konser : ONE OK ROCK: EYE OF THE STORM ASIA TOUR 2020 – INDONESIA
Tanggal konser : Sabtu, 30 Mei 2020
Tempat acara : Istora Senayan
Dipromotori oleh : AEG Presents, PK Entertainment dan Sound Rhythm
Dipersembahkan oleh : Traveloka Xperience
Tiket box resmi : www.traveloka.com dan www.oorjakarta.com
Tagar resmi acara : #ONEOKEROCKJAKARTA2020
Harga tiket* :

  • Premium Tribune (Duduk) Rp. 2,000,000. -*
  • Festival Rp. 1,000,000. -*
  • Tribune 1 (Duduk) Rp. 750,000. -*
  • Tribune 2 (Duduk) Rp. 500,000. –*

*) harga tiket di atas belum termasuk pajak pemerintah 15% dan biaya administrasi tiket 5%

Tentang Traveloka Xperience

Traveloka Xperience merupakan platform pemesanan beragam produk aktivitas liburan dan gaya hidup terdepan di Asia Tenggara. Saat ini Traveloka Xperience menawarkan 12 kategori produk yang meliputi Atraksi, Bioskop, Event, Hiburan, Tur, Spa & Kecantikan, Olahraga, Taman Bermain, Transportasi Lokal, Pelengkap Travel, Makanan & Minuman, serta Kursus & Workshop. Saat ini, Traveloka Xperience memiliki lebih dari 15.000 inventori terbaik yang tersebar di 60 negara. Kehadiran Traveloka Xperience diharapkan dapat menjadi solusi bagi para pengguna untuk dengan mudah mencari inspirasi, serta memiliki pengalaman pemesanan yang aman dan nyaman guna memenuhi kebutuhan gaya hidup pengguna yang berkualitas, baik di Indonesia maupun luar negeri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Traveloka Xperience.

Tentang AEG Presents

AEG Presents adalah salah satu perusahaan penyelenggara live musik terbesar di dunia, hadir untuk menyemarakan segala acara pertunjukan musik dunia, termasuk sebagai penyelenggara dan promosi global dan regional untuk berbagai acara tur konser, acara musik, berbagai acara festival ternama dunia. AEG Presents telah menyelenggarakan lebih dari 10.000 pertunjukan setiap tahunnya di dunia. Acara yang saat ini atau telah diselenggarakan seperti Celine Dion, Ed Sheeran, Rolling Stones, Katy Perry, Elton John, Shawn Mendes dan LAUV.

Tentang PK Entertainment

PK Entertainment merupakan perusahaan yang bergerak di bidang acara event & brand activation agency. Didirikan pada tahun 2015 yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. PK Entertainment mempunyai Portfolio yang sukses dalam menghandel berbagai acara untuk berbagai perusahaan multinasional sebagai penyelenggara acara yang handal dan perusahaan brand activation terpercaya. Sebelumnya telah sukses menghandel acara YouTube FanFest Indonesia 2015-2018, dan menjadi salah satu penyelenggara acara Anime ternama di Asia tenggara AFA di Indonesia 2016, Go-Food Festival dan masih banyak lagi.
Pada tahun 2018 PK Entertainment berhasil menyelenggarakan konser legendaris sang Diva, Celine Dion Live 2018 di Jakarta, Ed Sheeran Divide World Tour 2019 Jakarta, BSB DNA World Tour 2019, Shawn Mendes The Tour of Asia 2019 dan yang akan datang konser LAUV How I’m Feeling World Tour – Summer Tour of Asia 2020. Saat ini komitmen PK Entertainment ingin memeriahkan berbagai acara yang berkualitas baik acara lokal maupun internasional untuk para penonton di Indonesia.

Untuk informasi lengkap mengenai PK Entertainment kunjungi laman resmi kami di http://www.pk-ent.com Instagram: @pkentertainment.id

Tentang Sound Rhythm

Kiprah Sound Rhythm di dunia hiburan telah banyak ikut andil dengan mendatangkan berbagai musisi dunia seperti Celine Dion, The Script, One Republic, Jennifer Lopez, Katy Perry, One Direction, David Guetta, David Foster & Friends, Ed Sheeran, Shawn Mendes, LAUV dan masih banyak lagi.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai Sound Rhythm kunjungi : http://SoundRhythm.id
Instagram & twitter @SoundRhythm

Jakarta, 15 Januari 2020 warnaplus.com – Perhelatan akbar tahunan yang diselenggarakan oleh Java Festival Production yaitu Jakarta International BNI Java Jazz Festival atau yang dikenal dengan  BNI JJF akan kembali hadir untuk ke 16 kalinya pada tanggal 28, 2ra9 Februari dan 1 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Menurut President Director Java Festival Production Dewi Gontha, tema Redeem Yourself Through Music berasal dari pemikiran bahwa setiap manusia membutuhkan sesuatu untuk mengalihkan diri sejenak dari banyaknya hal yang terjadi dalam kehidupan ini. Hal tersebut dapat berupa musik.

“Kami merasa di tahun lalu, masyarakat membahas masalah yang itu-itu saja. Segala perbedaan menjadi sangat penting. Lewat musik, kami ingin mengembalikan rasa kebersamaan, karena musik tidak membeda-bedakan,” Jelas Dewi pada press conference di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.

Dewi juga menjelaskan, seperti di tahun-tahun sebelumnya, JJF memilih para penyanyi yang memiliki nilai lebih. Seperti The Jacksons yang sedang melakoni tur perayaan 50 tahun berkiprah serta Omar Apollo, musisi muda asal Amerika Serikat yang sedang aktif bermain di berbagai negara.

Selain itu, JJF juga akan diisi oleh Benny Mustafa N Jongens, Dwiki Dharmawan featuring Nadin Amizah, Jay Som, Jeff Lorber Fusion Trio (Jeff, Jimmy Haslip, Gary Novak), KRLY, Maya Hasan, Michael Paulo & Gregg Karukas featuring Melissa Manchester, Michael White, MLDJAZZPROJECT S4 Featuring Potret, Fariz RM, serta Humania, Nita Aartsen Quintet, Nusantero, Pamungkas, Paulinho Garcia, Phil Perry, RINI, Ron King Big Band, The Steve McQueens, United States Air Force Band of the Pacific, dan Yongky Vincent. Mereka semua seperti dijelaskan Dewi akan tersebar di 11 panggung.

Terkait dengan tempat acara,Dewi menjelaskan akan digelar di JI Expo Kemayoran Jakarta pada 28 Februari hingga 1 Maret 2020.(Iko Muhyidin)

Jakarta, 15 Januari 2020 – Perhelatan akbar tahunan yang diselenggarakan oleh Java Festival Production yaitu Jakarta International BNI Java Jazz Festival atau yang dikenal dengan BNI JJF akan kembali hadir untuk ke 16 kalinya pada tanggal 28, 29 Februari dan 1 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

This slideshow requires JavaScript.

Festival yang telah menjadi salah satu festival jazz terbesar di dunia ini mengkonfirmasi bahwa The Jacksons dan Omar Apollo akan menjadi special show di BNI JJF 2020 mendatang. BNI JJF juga telah memberikan konfirmasi bahwa Benny Mustafa N Jongens, Dwiki Dharmawan feat. Nadin Amizah, Jay Som, Jeff Lorber Fusion Trio (Jeff, Jimmy Haslip, Gary Novak), KRLY, Maya Hasan, Michael Paulo & Gregg Karukas feat. Melissa Manchester, Michael White, MLDJAZZPROJECT All Star feat. Devinta, Monéva, Arta (ICINC), MLDJAZZPROJECT S4 Feat. Potret, Fariz RM & Humania, Nita Aartsen Quintet, Nusantero, Pamungkas, Paulinho Garcia, Phil Perry, RINI, Ron King Big Band, The Steve McQueens, United States Air Force Band of the Pacific dan Yongky Vincent akan bergabung sebagai bagian dari lineup BNI JJF 2020 bersama dengan nama-nama yang telah di umumkan bulan November dan Desember 2019 lalu antara lain:

  • Ade Avery
  • Andezzz (Departure People)
  • Anomalie
  • Ardhito Pramono
  • Ari Lennox
  • Brass Against
  • Brian Simpson feat. Jackiem Joyner
  • Bruno Major
  • Cantika
  • Cory Henry & The Funk Apostles
  • Cosmo’s Midnight
  • Ezra Collective
  • Faye Risakotta
  • Gerald Situmorang & Sri Hanuraga “META” feat. Ify Alyssa
  • Good Morning Everyone
  • Idang Rasjidi Sundicate
  • Jaz
  • Lalahuta
  • Marcell
  • Mike Stern – Jeff Lorber Fusion Trio
  • MLDJAZZPROJECT S4
  • Mondo Gascaro feat. Rien Djamain
  • New York Voices
  • Oslo Ibrahim
  • Otti Jamalus & Yance Manusama
  • PREP
  • Sister Sledge
  • T-SQUARE
  • The Daunas
  • The Mighties
  • Tommyivan feat. Uap Widya
  • Tony Monaco and Friends
  • Young Gun Silver Fox
  • ZAD

“Di BNI Java Jazz Festival ke 16 ini, kami mengambil tema ‘Redeem Yourself Through Music’. Tema ini berasal dari sebuah pemikiran bahwa setiap manusia membutuhkan sesuatu untuk
mengalihkan diri sejenak dari banyaknya hal yang terjadi dalam kehidupan ini, dan hal tersebut dapat berupa musik. Kami berharap festival ini dapat menjadi tempat dimana semua orang
dapat menghabiskan waktu mereka dengan menyaksikan penampilan sensasional dan menikmati musik yang telah disuguhkan.” ujar Dewi Gontha, President Director Java Festival
Production.

“Pada tahun 2020 ini, seperti layaknya musik jazz yang penuh improvisasi dan hal-hal baru di setiap aransemennya, BNI bermaksud mengajak masyarakat untuk selalu berinovasi dan
melakukan hal-hal baru tanpa perlu ragu. Dengan membawa semangat #BNItuDigital di event Jakarta International BNI Java Jazz 2020, BNI mendukung masyarakat khususnya generasi muda yang menginginkan kemudahan serta kecepatan dalam hidupnya. Dengan BNI Mobile Banking, fitur transaksi perbankan yang lengkap membuat seolah-olah masyarakat adalah bank itu sendiri. Jadi, meskipun anda sedang berada di jalan atau bahkan sedang menonton BNI Java Jazz Festival 2020, anda masih tetap bisa melakukan banyak transaksi finansial tanpa hambatan. Seperti transfer antar BNI melalui Quick Transfer yaitu transfer dengan cara scan QR Code, top up uang elektronik, blokir kartu debit jika kartu hilang. Di tahun ini pun BNI tetap konsisten melakukan promo Buy 1 Get 2 Daily Pass BNI Java Jazz Festival 2020 dengan menggunakan Kartu Debit dan Kartu Kredit BNI. Jika belum memiliki kartu debit BNI, cukup membuka rekening melalui BNI Mobile Banking tepatnya fitur Pembukaan Tabungan Digital, nasabah bisa langsung menikmati promo tersebut dengan pembelian tiket melalui website www.javajazzfestival.com. BNI pun konsisten membawa ekosistem cashless payment yang menggunakan TapCash dan akseptasi pembayaran LinkAja.” ujar Anggoro Eko Cahyo, Direktur
Bisnis Konsumer BNI.

“PT Avrist Assurance, untuk ketujuh kalinya, menjalankan peran strategis sebagai official insurance partner Java Jazz Festival 2020. Mengunsung tema #SaveAndSound, kami hadir semakin mantap dalam memberikan proteksi kepada semua pihak yang berperan andil dalam festival musik internasional terbesar di Indonesia, mulai dari pengunjung hingga kru dan artis, baik nasional dan mancanegara. Ini menggarisbawahi komitmen kami untuk memberikan perlindungan menyuluruh agar penikmat konser sejati dapat bebas mengekspresikan kecintaan terhadap musik dengan rasa aman dan nyaman, sehingga pengalaman aspiratif ini mejadi sempurna dalam kenangan.” Ujar Ernest Febrianto, Head of Corporate Marketing
Communications PT Avrist Assurance.

Special Show Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 Setiap tahun, BNI JJF selalu menyuguhkan pertunjukan special show yang terletak di BNI Hall (D2). Di tahun ke 16, artis-artis yang merupakan special show adalah grup musik legendaris The Jacksons dan artis yang digemari oleh generasi muda, Omar Apollo.

  • The Jacksons
    Grup musik legendaris pelantun lagu “I Want You Back”, “ABC” dan “I’ll Be There” yaitu The Jacksons yang beranggotakan Jackie Jackson, Tito Jackson, dan Marlon Jackson akan kembali ke Jakarta untuk tampil sebagai special show di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 pada hari Sabtu, 29 Februari 2020. Selama lebih dari 50 tahun berkarya dan tetap berjaya hingga saat ini, The Jacksons telah menginsiprasi grup musik lain seperti Backstreet Boys, New Edition, N*SYNC, New Kids on the Block, the Jonas Brother, One Direction dan masih banyak lagi.
  • Omar Apollo
    Omar Apollo adalah penyanyi dan penuilis lagu asal Indiana, Amerika yang banyak digemari oleh generasi muda. Pria kelahiran 1997 ini menulis dan merekam lagu dengan genre yang bercampur antara jazz, R&B, funk, soul dan pop. Benny Sings, D’angelo, Los Panchos, John Mayer, Elliott Smith, Cuco Sánchez, Paul Simon, Gary Numan, dan João Gilberto adalah nama-nama yang menginspirasinya dalam bermusik. Omar akan menjadi salah satu bagian dari special show Jakarta International BNI Java Jazz Festival pada hari Minggu, 1 Maret 2020.

Artists to Watch
Lineup Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 sangatlah beragam, sehingga sangat disayangkan jika sampai terlewatkan:

  • Ari Lennox
    Ari Lennox adalah penyanyi dan penulis lagu kelahiran D.C. yang bergabung dengan Dreamville di akhir tahun 2015. Ari Lennox berkolaborasi bersama J. Cole untuk video klip pertamanya yang berjudul “Shea Butter Baby” dan video klip tersebut telah ditonton lebih dari 18 juta kali di YouTube. “Shea Butter Baby” juga menjadi nama dari album debutnya dimana album tersebut meraih posisi ke 104 di Billboard 200.
  • Bruno Major

Setelah menggelar konser tunggal intim di tahun 2018 lalu, Bruno Major akan kembali ke Jakarta di tahun 2020 sebagai salah satu lineup Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020. Sebelumnya, tur Asia yang dilakukannya terjual habis di berbagai negara termasuk Indonesia. Walaupun begitu, antusias penonton Indonesia masih terlihat tinggi apalagi ia telah merilis lagu baru berjudul “Nothing” dan “Tapestry” pada akhir tahun 2019 lalu.

  • Ezra Collective
    Lagu-lagu grup musik asal London ini terdengar seperti jazz klasik tetapi secara bersamaan juga dikemas dengan gaya mereka sendiri. Ezra Collective menggabungkan musik jazz dengan beat hip hop. Pertunjukan langsung mereka akan terlihat dinamis sehingga akan sayang untuk dilewatkan.
  • Mike Stern – Jeff Lorber Fusion Trio
    Mike Stern, seorang artis yang telah menerima Certified Legend Award dari majalah Guitar Player pada tahun 2012 dan juga dinobatkan sebagai Gitaris Jazz Terbaik tahun 1993 oleh majalah yang sama yaitu Guitar Player akan tampil bersama Jeff Lorber Fusion yang telah menerima nominasi Grammy pertamanya pada tahun 1985 untuk lagu terkenalnya berjudul “Pacific Coast Highway” dan merilis album self-titled pertamanya pada tahun 1977. Artis-artis legendaris ini akan memeriahkan panggung dengan kolaborasi mereka yang merupakan salah satu pertunjukan yang wajib di saksikan di perhelatan akbar Jakarta Internasional BNI Java Jazz Festival ke 16.
  • New York Voices
    Grup musik yang berisi paduan dari suara-suara elegan yang diiringi oleh melodi yang harmonis ini akan kembali ke Jakarta untuk tampil di BNI Java Jazz Festival ke 16. Sudah lebih 30 tahun berkarya, grup musik ini tetap aktif dan musik mereka dapat membuat pendengarnya merasa nyaman dan terhanyut dalam alunan melodi.
  • Sister Sledge
    Di formasikan pada tahun 1971 ketika mereka berumur 12 – 16 tahun, mereka merekam lagu pertama mereka yang berjudul “Time Will Tell”. Tetapi, mungkin yang tidak asing di telinga masyarakat adalah lagu mereka yang berjudul “We Are Family” dan “He’s the Greatest Dancer”. Lagu-lagu tersebut akan terasa menyenangkan jika dinikmati secara langsung di BNI Java Jazz Festival 2020 sehingga jangan sampai terlewatkan.
  • T-SQUARE
    Grup musik dari Jepang yang dipimpin oleh gitaris, Masahiro Ando, & THE SQUARE dibentuk pada tahun 1976 bersama dengan pemain saksofonnya yaitu Takeshi Ito, telah memulai debutnya dengan album LUCKY SUMMER LADY pada tahun 1978. Di Korea, sejak mereka pertama kali tampil di tahun 1994, mereka telah kembali sebanyak empat kali dan telah mendapatkan popularitas yang luar biasa. Pada tahun 2009, mereka tampil di Taiwan untuk pertama kalinya di National Concert Hall dan konser tersebut terjual habis. Dan di tahun 2020, mereka akan datang ke Indonesia dan menjadi bagian dari Jakarta International BNI Java Jazz Festival ke 16.

Lineup harian Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 dapat dilihat melalui website resmi di www.javajazzfestival.com Tiket Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 sudah dapat dibeli melalui www.javajazzfestival.com dengan rincian harga:

  • 3 Day Pass: Rp 1,875,000
  • Daily Pass: Rp 775,000
  • Special Show The Jacksons: Rp 375,000
  • Special Show Omar Apollo: Rp 250,000

#####

Tentang Jakarta International Java Jazz Festival
Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) adalah salah satu festival musik jazz terbesar di dunia dan dapat dibilang yang terbesar di belahan bumi Selatan, yang diselenggarakan di Jakarta, Indonesia. Festival jazz tahunan ini selalu diselenggarakan setiap awal bulan Maret.

Tentang Java Festival Production
Java Festival Production adalah penyelenggara dari Jakarta International Java Jazz Festival, Java Rockin’land, Java Soulnation, Soundsfair dan Hodgepodge Festival. Selain festival musik, Java Festival Production juga telah membawa nama-nama besar lainnya ke Indonesia seperti Jamiroquai, Dianna Krall, dan masih banyak lagi.

  • Konsep konser yang didukung oleh sang pelopor Ahmad Dhani.
  • Akan hadir di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar.
  • Tiket dapat dibeli di tiket.com serempak untuk semua kota mulai tanggal 17 Januari 2020 pukul 10.00 WIB.

Jakarta, Rabu 15 Januari 2020Otello Asia akan membawa konser akbar band ternama di Blantika Musik Indonesia ‘DEWA 19’ setelah mendapat restu dari sang pelopor Ahmad Dhani untuk menjalankan tur konsernya dan bertepatan dengan 20 Tahun album ‘Bintang Lima’ sejak dirilis di tanah air, tur konser di 6 kota besar di Indonesia nanti akan bertajuk “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani”.

Akan seperti apakah Ahmad Dhani menyuguhkan konser spektakuler-nya nanti? sebuah jawaban misteri yang harus Baladewa saksikan secara langsung saat penampilan konsernya di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar.

20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani”:

  • Bandung : 15 Februari 2020 di Trans Convention Center
  • Yogyakarta : 22 Februari 2020 di Jogja Expo Center Hall B & C
  • Surabaya : 14 Maret 2020 di Grand City Convention Hall
  • Banjarmasin : 21 Maret 2020 di Gedung Sultan Suriansyah
  • Balikpapan : 25 Maret 2020 di BSCC Dome
  • Makassar : 03 April 2020 di Four Points Hotel by Sheraton

Sysan Ibrahim selaku CEO dari Otello Asia mengatakan “Tur konser DEWA 19 di 6 kota besar ini akan menjadi pertunjukan konser yang luar biasa, selain bertepatan dengan 20 tahun album Bintang Lima, sang pelopor DEWA 19 Ahmad Dhani juga ikut andil dalam konsep konser ini, tentunya para Baladewa sudah pasti rindu ingin melihat kembali aksi panggung Ahmad Dhani, konser ini menjadi konser perdana Ahmad Dhani di tanah air setelah cukup lama vakum. Sebagai penyelenggara, Otello Asia ingin membawa sebuah konsep pertunjukan DEWA 19 yang epic, memorable dan berbeda dari konser-konser DEWA 19 sebelumnya, untuk itu konser ini kami bawa ke-6 kota di Indonesia sebagai penawar rindu bagi Baladewa di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar”.

Sementara itu, Febrico selaku Activity Manager tiket.com mengatakan “Kami sangat senang menjadi bagian dari rangkaian tour konser ‘20 Tahun Bintang Lima Tour 2020’, di mana tiket.com menjadi exclusive ticketing partner dari konser ini. Kami optimis konser kali ini akan menjadi magnet Baladewa yang sudah rindu oleh lagu-lagu hits yang dibawakan oleh DEWA 19”.

Tiket konser* “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani” dapat diperoleh secara online hanya di tiket.com.

Harga tiket di Bandung, Surabaya, dan Makassar:

 PresaleNormal
DiamondRp. 1.050.000.-Rp. 1.300.000.-
GoldRp.     530.000.-Rp.    780.000.-
FestivalRp.     160.000.-Rp.    260.000.-

 

  • Harga sudah termasuk pajak dan ticketing fee.
  • Diamond dan Gold adalah numbered seating.

Harga tiket di Banjarmasin:

 PresaleNormal
DiamondRp. 1.050.000.-Rp. 1.300.000.-
GoldRp.     530.000.-Rp.    780.000.-
SilverRp.     330.000,-Rp.    530.000,-
Bronze ARp.     230.000,-Rp.    430.000,-
Bronze BRp.     230.000,-Rp.    430.000,-
FestivalRp.     160.000.-Rp.    260.000.-

 

  • Harga sudah termasuk pajak dan ticketing fee.
  • Diamond adalah numbered seating.
  • Gold, Silver, Bronze A & B adalah free seating.

Harga tiket di Balikpapan:

 PresaleNormal
DiamondRp. 1.050.000.-Rp. 1.300.000.-
GoldRp.     750.000.-Rp. 1.000.000.-
Tribune ARp.     450.000,-Rp.    650.000,-
Tribune BRp.     450.000,-Rp.    650.000,-
FestivalRp.     160.000.-Rp.    260.000.-

 

  • Harga sudah termasuk pajak dan ticketing fee.
  • Diamond dan Gold adalah numbered seating.
  • Tribune A dan B adalah free seating.

Harga tiket di Yogya: 

 PresaleNormal
DiamondRp. 550.000.-Rp. 750.000.-
GoldRp. 350.000.-Rp. 550.000.-
FestivalRp. 110.000.-Rp. 160.000.-

 

  • Harga sudah termasuk pajak dan ticketing fee.
  • Diamond dan Gold adalah numbered seating.

DEWA 19 telah meraih kesuksesan sepanjang dekade 1990-an dengan lead vokal Ari Lasso dan dekade 2000-an dengan lead vokal Once Mekel. Album yang mereka rilis nyaris selalu mendapat sambutan yang bagus dan positif di pasaran, bahkan album DEWA yang dirilis tahun 2000, ‘Bintang Lima’ merupakan salah satu album terlaris di Indonesia dengan penjualan hampir 2 juta keping, formasi Dewa 19 terakhir adalah Ahmad Dhani, Yuke Sampurna, Andra Junaidi, Once Mekel dan Agung Yudha.

Untuk mengawali pertunjukan konser di tahun 2020 selaku penyelenggara pihak promoter Otello Asia dengan segenap hati memantapkan sebuah konsep pertunjukan yang epic dan memorable dapat memberikan rasa rindu para Baladewa untuk bertemu Ahmad Dhani kembali di atas panggung dalam konser “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani”, konser ini akan terbagi dalam dua special sequence berbeda dengan special treatment dan rare footage dari DEWA 19 yang belum pernah ditampilkan sebelumnya. penasaran? You’d better not to miss this one, and witness yourself! (Iko Muhyidin )

JAKARTA – Penyanyi Cilik yang beranjak remaja Adyla rafa Naura Ayu atau yang sangat di kenal dengan panggilan NAURA, tahun ini genap berusia 14 tahun. Senakin besar, Naura semakin produktif dengan karya-karyanya di dunia musik, juga perfileman Indonesia. Naura juga aktof sebagai brand ambassador dari berbagai macam brand ternama di tanah Air. Dan dari karya-karyanyaa tersebut Naura mendapatkan banyak sekali achievement diantaranya :

  • Album Anak Terbaik AMI Awards 2015.
  • Artis Solo Perempuan Anak-anak Terbaik AMI Awards 2016.
  • Album Lagu Anak-anak Terbaik ( langit Yang Sama) AMI Awards 2016.
  • Penyanyi Cilik Kesayangan, Mom & Kids Awards MNC TV 2015 – 2018.
  • Penyanyi Anak Terbaik AMI Awards 2018.
  • Platinum Awards penjualan Album “Katakanlah Cinta” di KFC Store 2019.
  • Memperoleh Biasiswa dari galeri Indonesia Kaya untuk mengikuti Broadway di Amerika 2019
  • Dan yang terbaru adalah Naura kembali memenangkan 2 (dua) kategori penghargaan dari AMI Awards 2019, yaitu untuk kategori Artis Solo Perempuan Anak-anak Terbaik dan juga Duo / Group / Group Vokal / Kolaborasi Anak-anak Terbaik

Pada penghujung tahun 2019, naura akan kembali menggelar KONSER DONGENG untuk yang ke-7 kalinya. Menilik kesuksesan konser-konser sebelumnya, kali ini KONSER DONGENG 4 akan di buat dalam skala yang sama seperti saat Konser Dongeng 3 ICE BSD, yaitu dengan kapasitas 4.000 penonton. Setelah sebelumnya Naura juga telah menggelar :

  • KONSER DONGENG 1 (Teater Jakarta, taman Ismail Marzuki, 24 & 25 Oktober 2015) mendatangkan 2.000 penonton per hari.
  • KONSER DONGENG 2 (Ciputra Artpreneur, 4&5 Februari 2017) mendatangkan 1.200 penonton per hari.
  • KONSER DONGENG 2 (sabunga, bandung, 4 November 2017) mendatangkan 2.500 penonton.
  • KONSER DONGENG 2 (Tunjungan Plaza, Surabaya, 10 Maret 2018) Mendatangkan 2.000 penonton.
  • KONSER DONGENG 3 (ICE BSD, tangerang) mendatangkan 4.000 penonton.
  • KONSER DONGENG 3 ( sabuga, Bandung, 1 desember 2018) mendatangkan 2.400 penonton.

KONSER DONGENG 4 akan digelar di Indonesia Convention center (ICE) BSD, Tangerang selatan dalam rangkaian acara ICEFEST 2019 pada hari Sabtu, 21 Desember 2019 mendatang. Konser ini sekaligus menjadi “Konser Dongeng terakhir” yang akan di sekenggarakan oleh Naura untuk temen naura (panggilan fans Naura). Mengingat ini merupakan konser anak-anak terakhir bagi Naura, maka konser ini akan digelar lebih besar dan megah., lebih spektakuler dan tentunya berbeda dengan konser Dongeng sebelumnya. Dengan penggunaan atau konsep video mapping dan di dukung oleh Epson sebagai pendukung dari semua gara[pan lagu, koreografi yang keren, penggunaan teknologi terkini untuk lighting dan sound system, seta penggunaan button untuk setting dan sling dalam beberapa adegan, serta efek panggung akan ditampilkan secara memukau pada KONSER DONGENG 4 ini akan menjadi sebuah pertunjukan yang berkesan di tahun 2019.

Untuk meraih kesuksesan seperti Konser Dongeng sebelumnya, naura tetap melibatkan orang-orang hebat yang sama yang berjalan beriringan dengan karirnya ; Trinity Optima Production & Merah Putih Persada selaku promoter yang juga berkolaborasi dengan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Nola dan Daldy sebagai Produser, Rangga Djuned sebagai Art Director, Simhala Avadana sebagai Composer, Dudi sebagai Koreografer, Inet Leimena sebagai Show Director, Ava Victoria sebagai Music Director, Multimedia oleh Sembilan Matahari, Stage oleh Uly Tiga Dimensi dan Sound System oleh Sumber Ria.

Mengusung konsep fun, simple, Cheerfull, easy listening, interaktif, kasih sayang, cinta tanah air, lingkungan dan keluarga, KONSER DONGENG 4 akan kembali dipandu Ojip Ismaputra sebagai pendongeng yang merajut dan menjadi benang merah dari satu babak ke babak lain. KONSER DONGENG 4 juga menghadirkan Neona, Nola Be3 The Baldys, dan Temen Broadway naura. Dan ini akan menjadi salah satu konser yang paling cocok untuk berkumpul bersama keluarga di akhir tahun.

Naura berharap Konser Dongeng terakhir ini bisa berkesan di hati temen Naura dan seluruh keluarga Indonesia yang suka akan seni, musik, dan budaya Indonesia. Naura mengajak temen Naura untuk terus mengejar mimpi dan berkarya seperti yang Naura lakukan dari kecil hingga beranjak remaja seperti sekarang ini.

Tiket KONSER DONGENG 4 ini tersedia di GoTix dan Blibli.com, dimana konser ini juga didukung oleh berbagai brand besar di Indonesia, seperti ;

  • Galeri Indonesia Kaya
  • Blibliplay
  • Matahari department Store
  • Epson
  • Nivea Crème
  • Tini Wini Biti
  • Cussons Kids
  • Ale Ale
  • Adidas

(Icho&Rezky. warnaplus.com)

 

Jakarta, 8 Desember 2019 – Serangkaian acara yang di tujukan bagi kaum perempuan di gelar selama sepekan di gedung Jasindo, Kota Tua (07 des-14 Des 2019). Acara yang di buat oleh PFN (Pusat Perfilman Nasional) bekerja sama dengan BUMN yang lainnya. Adapun acaranya antara lain seminar, workshop dan juga pemutrana film, yang semuanya grtasi bagi pengunjung .

Khusus di hari Selasa, tgl 10 Des 2019, bertepatan dengan program Selasa Berkebaya, sekelompok Ibu ibu dengan pakaian kebaya merah dan kain nusantara aneka warna sudah hadir sejakpukul. 08.00.Mereka adalah Kelompok Senam Nusantara yang di pimpin oleh Komunitas Bunda Milenial.“Kami datang dari berbagai latar belakang, ada yang dari kelompok senam, line dance dan masyarakat umum lainnya”,jelas Sisca Rumondor,ketua Bunda Milenial. Meskipun secara usia, kami banyak yang “millenium”, tetapi jiwadan semangat tetap Milenial”.

Senam Nusantara ini terbentuk saat acara Pelantikan Presiden Jokowi bulan Oktober yang lalu. Dengan semangat Cinta Budaya dan menampilkan “jati diri wanita Indonesia”, dalam kesempatannya, komunitas Senam Nusantara ini berolah raga dengan memakai lagu-lagu daerah, seperti Maumere, Tobelo,Tul Jaenak, Gundul-GunduPacul dan Poco-poco.Nuansa dan citra nusantara sangat di tonjolkan. Melalui lagu, gerakan dan busana yang di pakai.“Kami gak merasa ribet pakai kebaya dan kain, walau melakukan senam. Sudah terbiasa, karenamau membiasakan diri. Berbusana kebaya dan pakai kain, jangan di lupakan apalagi di tinggalkan. Harus di lestarikan dan di wariskan ke generasi muda. Kalau bukan kita yang  memulai, siapa lagi?”,tambah Sisca kepada awak media.

Dalam pembangunan di sector apapun, peranan seorang perempuan amatlah penting. Sebab perempuan bisa bertindak sebagai pendorong dan juga pelaku di banyak hal. Mulai dari keluarga sampai ke masyarakat. Semakin banyak perempuan terlibat dan dilibatkan, Indonesia akan semakin cepat membentuk SDM Ungul yang menjadi misi dari Presiden Jokowi dan Kabinet Indonesia Maju. (Iko Muhyidin )

JAKARTA, 07 Desember 2019 – Masih dalam rangkaian hari jadinya yang ke-74 yang jatuh pada tanggal 06 Oktober 2019 lalu, Perusahaan Umum Produksi Film Negara mengadakan Vital Voices Festival atau Festival Perempuan dalam Film, Seni dan Budaya, yang akan berlangsung selama 8 hari, mulai Sabtu 07 Desember sampai dengan Sabtu 14 Desember 2019, bertempat di Gedoeng Jasindo, kawasan Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Utara, yang merupakan kerja sama antara Perum PFN dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) dan PT Pesonna Indonesia Jaya.

Vital Voices Festival 2019 ini mengambil tema: “Ketika Perempuan Mengambil Peran”.

Menteri Ketenagakerjaan periode 2019-2024 Ibu Dra. Hj. Ida Fauziyah, M. Si akan membuka pekan Vital Voices Festival pada hari pertama, dengan secara simbolis menandakan Festival Perempuan dalam Film, Seni dan Budaya dibuka.

Sejalan dengan Visi Indonesia 2019 – 2024 yang mengedepankan pembangunan Sumber Daya Manusia, berbagai sesi diskusi akan menghadirkan tokoh-tokoh perempuan untuk berbagi ilmu pengetahuan, keterampilan, kiat, dan pengalaman menghadapi tantangan-tantangan dalam perannya sebagai perempuan pekerja, berprofesi, dan dalam kehidupan. Diharapkan dari sesi-sesi ini, masyarakat akan mendapatkan pengetahuan tentang lapangan pekerjaan dan usaha yang ada dalam industri film, seni, dan budaya. Adapun pembicara yang akan hadir antara lain: Wilza Lubis(Produser Film Mama Mama Jagoan), Ilham Acho Bachtiar (Film Mentari dari Ufuk Timur), serta Marcella Zalianty dan Olga Lidya  (Film Recto Verso).

Selain itu, beberapa Direksi BUMN juga akan berbicara terkait topik-topik khusus sektor yang dibidangi, antara lain: Ibu Della Mifti (Manager Operasional The Gade Coffee & Gold – PT. Pesonna Indonesia Jaya) dan Ibu Meynar Sihombing (Founder Micro Centre), Ibu Handriani Tjatur Setijowati (Dirut Pos Property) dan Ibu Putri  Dianita Ruswaldi (Head of Corporate Communication LinkAja),Ibu Dwina Septiani Wijaya (Dirut Peruri) dan Ibu Rina Trisnawati (Founder Tintinchips),Ibu Indyruwani Asikin Natanegara (Sarinah)Ibu Evi Aryati Arbay (Direktur Indonesia Tripadvisor.com) Ibu Sandra Winarsa (Program Development Manager Green Energy HIVOS SEA),Ibu Dewi Aryani Suzana(Direktur SDM & Umum Jasa Rahardja) dan Ibu Laksmi Prasvita (Bayer Indonesia),Ibu Anna Kunti Pratiwi (Direktur Komersial Perumnas), Ibu Handayani (Direktur Konsumer BRI) , Ibu Ninis Kesuma Adriani (Pegadaian) dan Ibu Hety A. Nurcahyarini (Partnership Manager of Filantropi Indonesia),  Ibu Adi Sulistyowati Direktur Hubungan Kelembagaan BNI) dan Ibu Widya Listyowulan (Regional Program Head Innovation DANA Indonesia), Ibu Sari Suharso (Asuransi Jasindo) dan Ibu Nona Pooroe Utomo(Executive Director of Learning Farm), Ibu Judith J. Dipodiputro (PFN), Ibu Renny Soviahani (Pesonna Indonesia Jaya).

Sepanjang Festival, setiap harinya akan diputar film yang selain merayakan prestasi perempuan dalam film, sesungguhnya merayakan prestasi perempuan dalam segala sektor. Pemilihan judul/tema bertujuan mengapresiasi perjuangan perempuan di semua lapisan masyarakat dan pada segala usia. Film-film yang akan diputar selama Festival ini berlangsung, yaitu Kuambil Lagi Hatiku, Mentari di Ufuk Timur, Rectoverso, Kartini, Rumput Tetangga, 3 Srikandi, Rumah di Seribu Ombak, Susi Susanti, Mama Mama Jagoan dan koleksi film dari Viu.

Selain Vital Voices Talk dan pemutaran film-film nasional, Festival juga akan dimeriahkan dengan pameran dari PT Asuransi Jasindo juga pameran rencana Produksi Film PFN 2019-2023,

Paralel dengan pemutaran film, akan berlangsung berbagai workshop atau pelatihan yang terbuka bagi umum secara cuma-cuma, antara lain workshop terkait pengurangan sampah (less waste) dan upaya pengurangan penggunaan plastik (single used plastic), serta cara mengolah sampah organik yang akan dibawakan oleh tim Demi Bumi sebagai salah satu aktivis pegiat less waste. Selain itu, akan diadakan juga demonstrasi seni Furoshiki, yaitu seni mengkreasikan sebuah kain yang dapat difungsikan untuk berbagai kebutuhan dan dapat menggantikan peran kantong plastik. Bagi keluarga, akan diadakan pelatihan ecokids yang akan dibawakan oleh anak dan diperuntukkan bagi anak dengan berbagi pengalaman tentang cara menerapkan gaya hidup hemat sampah/less waste.

 

Bagi peminat teknologi pengolahan kopi, akan diadakan coffee cupping oleh The Gade Coffee & Gold dari senior Barista sekaligus Manajer Operasional The Gade Coffee & Gold dengan achievement 1st Place Brewers Championship dan EJ Coffee Show 2017 SCA (Specialty Coffee Association of America.Europe) Barista Certified. Dan festival akan ditutup pada 14 Desember,dengan diputarnya film Kartini

Gedoeng Jasindo merupakan gedung cagar budaya milik Asuransi Jasindo, yang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan festival ini guna mulai memperkenalkan icon destinasi baru di Kawasan Kota Tua, khususnya dalam lingkup alun-alun Taman Fatahillah.

Sesuai dengan misinya, yaitu menggabungkan bakat-bakat kreatif dengan inovasi dan teknologi, dalam rangka memproduksi dan mendistribusikan film yang menginspirasi cinta dan penghargaan terhadap sejarah dan warisan budaya Indonesia; PFN bekerjasama dengan Asuransi Jasindo dan PT Pesonna Indonesia Jaya, sedang mempersiapkan Gedoeng Jasindo menjadi Bioskop Rakyat dengan dua layar, yang dilengkapi co-working space bagi milenial dan start-ups, café restoran The Gadé, serta musium mini. Diharapkan Bioskop Rakyat Gedoeng Jasindo siap dioperasikan pada April 2020. (Iko Muhyidin)

Seringnya kita tidak bisa menebak kemana semesta akan membawa perjalanan seseorang dan mimpi mana yang akan terwujud lebih dulu. Begitupunlah yang terjadi kepada seorang Ardhito
Pramono. Walaupun menamatkan pendidikan pada Department of Film dari JMC Academy Australia, Ardhito belum punya rencana untuk terjun ke dunia film. Ia sedang fokus menjalani
karirnya sebagai singer/ song writer pada genre jazz dan pop, bermain di berbagai panggung, berbagai festival, di berbagai kota, menyapa publik yang semakin akrab dengan musiknya. Adalah
seorang Angga Dwimas Sasongko yang membuat Ardhito bisa mewujudkan mimpinya di bidang film tanpa meninggalkan bidang musik.

“Excited tapi juga nervous, adalah perasaan gue saat pertama kali bertemu dengan Mas Angga. Gue sangat mengagumi karya – karyanya, menurut gue dia adalah salah satu sutradara ‘penting’
dalam dunia film Indonesia dan selalu berkarya dengan jujur. Terlibat pada salah satu project nya tentu adalah impian yang menjadi nyata buat gue, apalagi tidak hanya mengisi soundtrack tapi
juga mendapatkan peran di film ‘Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini’ (NKCTHI)”, begitu Ardhito bercerita.

This slideshow requires JavaScript.

“Musik adalah salah satu elemen terpenting dalam sebuah film. Tidak jarang dalam proses development penggarapan cerita sebuah film inspirasi lahir dari mendengarkan musik, salah
satunya lagu-lagu Ardhito. Saya dan Angga Sasongko sutradara film NKCTHI jatuh hati dengan lagu ‘Bitter Love’, lalu ada momen pertama kali kita mendengarkan lagu ‘Fine Today’ dan apa
yang mendasari proses dibuatnya lagu tersebut seolah menjadi silver lining stories dengan film NKCTHI. Uplifting mood dalam aransemennya dan lirik sederhana namun mengena, semacam
remedy dan menjadi pilihan yang tepat untuk menjahit lagu tersebut kedalam film ini”, begitu Anggia Kharisma produser NKCTHI dari Visinema Pictures memberi keterangan.
‘Fine Today’ hadir sebagai nomor pop jazz khas Ardhito Pramono dengan dentingan piano berbalut suara Upright bass dan drum yang diisi oleh Ari Renaldi produser musik yang banyak terlibat pada karya karya Ardhito sebelumnya.

Meski terdengar manis dan menenangkan, sesungguhnya ‘Fine Today’ diciptakan Ardhito sebagai pelampiasan dari rasa depresi yang dia rasakan. “Kesalahan dimasa lalu, sikap gegabah dalam
mengambil keputusan, dan juga mengabaikan hal penting demi sesuatu yang fana adalah hal – hal yang menghantui gue selama ini. Tapi begitulah ajaibnya hidup, sebesar apapun masalah ada
saja support system yang kadang tidak kita sadari yang membuat semuanya baik – baik saja”, begitu Ardhito bercerita tentang lagu ini.

Tentang Film ‘Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini’ (NKCTHI)
Film NKCTHI diadaptasi dari buku karya Marchella FP. Setiap keluarga punya rahasia. Angkasa, Aurora dan Awan adalah kakak beradik yang hidup dalam keluarga yang tampak bahagia. Setelah
mengalami kegagalan besar pertamanya, Awan berkenalan dengan Kale, seorang cowok eksentrik yang memberikan Awan pengalaman hidup baru, tentang patah, bangun, jatuh, tumbuh, hilang dan semua ketakutan manusia pada umumnya. Perubahan sikap Awan mendapat tekanan dari orang tuanya. Hal tersebut mendorong pemberontakan ketiga kakak beradik ini yang menyebabnya terungkapnya rahasia dan trauma (luka) besar dalam keluarga mereka.

Visinema Pictures bekerja sama dengan IDN Media, Blibli.com, dan XRM media, film produksi ketiga belas dari Visinema Pictures ini akan menampilkan para pemain yang sudah tidak asing
lagi, seperti Rachel Amanda, Rio Dewanto, Sheila Dara, Donny Damara, Susan Bachtiar, Chicco Jerikho, Oka Antara, Niken Anjani, Agla Artalidia, Umay Shahab, Muhammad Adhiyat, Sinyo,
Nayla Denny Purnama, Alleyra Fakhira Kurniawan, dan Syaqila Afiffah Putri. Pada debut filmnya ini, Ardhito Pramono berperan sebagai Kale yang menjadi love interest tokoh Awan yang diperankan oleh Rachel Amanda.

Pada berbagai kesempatan Angga Dwimas Sasongko mengaku bahwa project ini adalah salah satu yang paling personal baginya. Bercerita tentang interaksi anggota keluarga dan bagaimana kejadian masa lalu berpengaruh pada masa sekarang dan masa yang akan datang. NKCTHI hadir dengan campaign #SetiapKeluargaPunyaRahasia.

Film NKCTHKI akan menemui kita di layar lebar lebih mulai 2 Januari 2019.

‘fine today’
Composed by Ardhito Pramono
Arranged by Ardhito Pramono
Drums by Ari Renaldi
Upright bass by Rudy Zulkarnaen

Mixed & Mastered by Aldi Nada Permana at Ruang Waktu Studio
Published by Sony Music Entertainment Indonesia
‘fine today’
We will find a way
To be honest make no mistake
Sometimes I pray
Tell me how to make you stay
And you always going to be the one for me
Though we’ll be fine today
Have a drink for the ol’ time
Perfect time to say

“you are my happiness”
and you always going to be the one for me
There were times when it rains
Just the thing kept me sane
It’s too much for a little time of fame
But you saved the day
Yes, you saved the day
You always going to be the one for me
Where to find you again?
There’s no one seems to care
It’s too much for the average man to stay
but you saved the day
Yes you saved the day
and you always going to be the one for me

Dory Haryanto Saputra atau yang dikenal sebagai Dory Harsa adalah penabuh kendang Didi Kempot. Nama Dory Harsa melambung sejalan dengan popularitas Didi Kempot yang kembali bersinar belakangan ini. Dory juga akan mewarnai konser “The Lord of Loro Ati” yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 Desember 2019 di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan.

Pria 27 tahun ini sudah menjadi bagian dari konser – konser Didi kempot sejak ia duduk di bangku SMA. Pada saat mengawali karirnya, Dory adalah pemain drum, dan di posisi kendang dipegang oleh ayahnya. Dory yang menuruni bakat seni dari kedua orang tuanya, Ibunya adalah penyanyi campursari, dan ayahnya adalah pemain kendang senior di beberapa orkes dangdut serta pengiring musik dari Didi Kempot sejak dahulu. Semenjak ayahnya memutuskan untuk pensiun di dunia musik dikarenakan oleh kondisi kesehatannya, Dory mendapat kesempatan untuk menggantikan ayahnya menjadi pemain musik inti untuk mengiringi Didi Kempot yang tergabung dalam Lare Jawi.

This slideshow requires JavaScript.

Dory juga sudah banyak mengisi acara-acara dan sempat mengiringi kakak kandung Didi Kempot, musisi campur sari pencipta lagu “Joko Lelur” (alm) Sentot Selino.
Dory Harsa juga sempat menjadi tukang ojek untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, karena harus menjadi tulang punggung keluarga. Namun akhirnya ia memilih meneruskan jejak sang ayah dan menjadi bagian dari tim Didi kempot sering melambungnya Didi Kempot dan jadwal manggung yang bahkan setiap hari ada. Konsistensi dan kecintaannya pada seni budaya akhirnya membuahkan hasil dan membuatnya semakin dikenal seiring dengan melambungnya nama Sang Maestro Campursari, Didi Kempot.

Dory menjadi viral dikalangan Sobat Ambyar khususnya para Sad Girl karena sosoknya yang rupawan dan juga keahliannya dalam memaikan kendang. Tidak hanya bisa bermain kendang, Dory juga bisa bernyanyi. Sudah beberapa kali Dory diminta untuk berdua dengan Didi Kempot.

Enggan dicap modal tampan saja, Dory mengaku ingin terus belajar dan berkarya. Sekarang Dory juga menyibukkan diri menggali potensi dan terus belajar serta aktif mericycle lagu-lagu Didi Kempot agar dapat ikut serta melestarikan musik Jawa, bahkan di tiap kesempatan dia selalu menggunakan basa krama alus untuk memotivasi kaum muda agar bangga dengan budaya dan bahasa Jawa.

Bagi para Sobat Ambyar yang ingin menyaksikan kepiawaian Dory Harsa dalam bermain kendang dan siap mengiringi ambyar-nya Sad Girl dan Sad Boy masih bisa mendapatkan tiket konser “The Lord of Loro Ati” di GOTIX Indonesia hanya dengan harga Rp.350.000,-

Jakarta, 5 Desember 2019 – Musisi Australia pemegang penghargaan, akan turut serta dalam bebrapa pertunjukan terbaik Indonesia minggu inisaat ia tampil dihadapan para penonton di tiga kota di pulau jawa. Mengadakan konser di Yogyakarta, Jakarta dan Bandung, penyanyi /penulis lagu ini kan membawa  suara dan musiknya yang istimewa kepada masyarakat Indonesia untuk pertama kalinya.

“ Dan Sultan adalah salah satu penduduk asli Australia dengan bakat terbaik, dan kami bangga memperkenalkan keunikan musiknya di Indonesia,”kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan.

Dan Sultan akan berkunjung ke Indonesia sebagian dari program Kedutaan Besar Australia, Australia Connet, proglam yang memperdalam koneksi budaya antara Australia dan Indonesia, menyorot kekayaan sejarah penduduk asli Australia, serta Australia sebagai Negara yang beragam dan multicultural.

Autrali Connect adalah tentang masyarakat Australia dan Indonesia yang saling memahami satu sama lain dengan lebih baik, dan tiada cara yang lebih bagus untuk menerapkannya selain melalui sarana yang mampu menyatukan kita semua melintasi batas, ragam budaya dan bahasa – yakni music.”kata Duta Besar Quinlan

Dan Sultan, yang telah memenagkan empat penghargaan bergengsi di Australia Recording Industri Association, termasuk penghargaan yang baru diraihnya minggu kemarin, akan tampil bersama musisi dalam negeri, yaitu: Pamungkas, Coldiac, dan Gie.

Sebagian dari kunjungannya, dan Sultan juga akan mengadakan lokakarya tentang menulis lagu dan komposisinya kepada para musisi dan pelajar musik dimasing-masing kota.

“Saya sangat senangmengunjungi Indonesia untuk pertama kalinya dan mempelajari sejarah budayanya yang kaya serta perkembangan musiknya dengan bakat-bakat luar biasa.” Kata Dan Sultan

“Musik adalah cara yang kuat untuk berkoneksi, dan bercerita melaluia music adalah cara bagi kita memahami satu sama lain dengan lebih baik. Saya menntikan kesempatan berbagi beberapa tehnik bermusik kepada rekan-rekan musisi.”

Tiket untuk Dan Sultan – Live and in Concert di Yogyakarta dan Bandung masih tersedia dalam jumlah yang terbatas. Bisa didapatkan melalui loket.com dan Go Tix.com. Untuk Jakarta, tiket tersedia tersedia di https://dansultanjakarta.eventbrite.com. Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan penampilan seniman besar Australia ini. ( Iko Muhyidin )

 

 

 

 

Perkembangan industri musik di Indonesia terbukti semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini terlihat jelas dengan munculnya puluhan lagu baru dan ratusan konser musik setiap tahunnya, menjadikan musik sebagai bagian yang tak terpisahkan bagi masyarakat Indonesia.

Melihat peluang tersebut, pada akhir tahun 2019 menjadi momen penutup bagi Anda dan keluarga untuk mendapatkan hiburan, suasana liburan serta pengalaman yang berkesan dan hangat.

Gold Light Entertainment sebagai promotor resmi dari Sinarmas Land, selalu berusaha memberikan pengalaman tak terlupakan untuk Anda dan keluarga melalui penyelenggaraan konser musik bertajuk “JOURNEY OF ICE” dalam ICEFEST MUSIC CONCERT 2019 yang akan diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD CITY pada tanggal 23-29 Desember 2019 di Hall 5.

This slideshow requires JavaScript.

Tema konser musik JOURNEY OF ICE diambil untuk menceritakan tentang perjalanan seorang manusia dalam hidupnya, dimulai dari seorang anak kecil yang masih suka bermain, bereksperimen dalam mencoba hal baru dalam hidupnya yang dalam hal ini dibuka oleh Write Your Journey bersama Rendy Pandugo Feat. Ardhito Pramono pada tanggal 23 Desember 2019, lalu perjalanan itu dilanjutkan saat manusia tersebut beranjak remaja yang penuh cinta, merasakan indahnya kasmaran dan patah hati yang akan dapat Anda lihat dalam Loving Your Life bersama Glenn Fredly pada tanggal 29 Desember 2019, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan seorang manusia yang sudah beranjak dewasa dan matang dalam Maturity Beyond Diversity yang akan diwakili dengan penampilan dari Vina Panduwinata & Her Close Friends pada tanggal 27 Desember 2019, hingga kemudian perjalanan itu akan berakhir pada fase manusia yang menjadi legenda hidup yang mampu bermanfaat untuk manusia lainnya dalam

Living Legend Never End yang diwakili dengan penampilan dari KLa Project pada tanggal 26 Desember 2019.

“ICEFEST MUSIC CONCERT 2019 akan menghadirkan sesuatu yang baru dalam sebuah konser musik. Musisi yang diundang akan terdiri dari 4 generasi yang berbeda dengan warna music yang beragam sehingga konser musik ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan usia”, ujar Alim Gunadi selaku CEO MICE & Event Business Sinarmas Land.

Gold Light Entertainment bekerjasama dengan Melon Indonesia melalui tiketapasaja.com, memberikan layanan ticket management system untuk pemesanan tiket konser ICEFEST MUSIC CONCERT 2019 kali ini. Terdapat 5 (lima) kategori tiket yang dapat dipilih yaitu Diamond, Platinum, Gold, Silver dan Bronze dalam memanjakan telinga pecinta musik tanah air.

“Masing-masing tiket mempunyai variasi harga yang dapat dipilih oleh penikmat musik
Indonesia sesuai dengan kebutuhannya dan sangat terjangkau, tiket dapat dibeli melalui tiketapasaja.com, tiket.com dan traveloka.com mulai dari 21 Oktober 2019 kemarin”, ujar Dedi Suherman selaku CEO Melon Indonesia.

Bagi pengguna Kartu Kredit dan Debit BCA akan mendapatkan diskon khusus sebesar 15% untuk semua jenis kategori tiket, hingga 29 Desember 2019. Pembelian tiket dapat dilakukan secara online di tiketapasaja.com atau pembelian secara langsung secara on-ground (pada hari-H).
“Untuk para penggemar Rendy Pandugo Feat. Ardhito Pramono, KLA Project dan Vina Panduwinata and Her Close Friends, harga tiket dimulai dari kelas Diamond: Rp 1.300.000, kelas Platinum: Rp 1.000.000, kelas Gold: Rp 825.000, kelas Silver: Rp 550.000 dan kelas Bronze: Rp 350.000,-. Untuk para penggemar Glenn Fredly, harga tiket sedikit mahal Rp 50.000 disetiap kelasnya, harga tiket sudah termasuk pajak dan bagi penonton ICEFEST MUSIC CONCERT 2019 dapat mengunjungi pameran ICEFEST di Hall 6-10 secara gratis.” ucap Alim Gunadi selaku CEO MICE & Event Business Sinarmas Land.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat langsung mengunjungi situs
www.goldlightentertainment.com atau melalui akun official Instagram @icefestmc,
@goldlightentertainment atau bisa dilihat melalui akun Facebook ICEFESTMC.

Bandung, 24 November 2019 – Dalam Konferensi Musik Indonesia 2019, ratusan pegiat musik dengan antusias
membahas tentang serikat pekerja musik, royalti, dan membangun kota musik. Perhelatan yang digagas Kami Musik
Indonesia (KAMI) ini mempertemukan musisi dari berbagai genre dan aktor industri musik lainnya demi membuat
industri musik jadi lebih adil dan berkelanjutan.

Sesi pertama, Pekerja Musik Berserikat, membahas urgensi pembentukan serikat pekerja musik dan peranannya.
“Perlu dibentuk Serikat Pekerja Musik yang bisa memperjuangkan nasib musisi, terutama dari sisi ketenagakerjaan,
standar imbalan finansial bagi pekerja musik, dan mengatasi masalah diskriminasi gender maupun kekerasan seksual di skena musik,” ujar Pengurus Koalisi Seni, Linda Hoemar Abidin, saat membacakan poin-poin hasil diskusi pada akhir konferensi di Gedong Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, 23 November 2019.

This slideshow requires JavaScript.

Serikat Pekerja Musik ini bisa jadi mitra pemerintah dalam memberi masukan bagi kebijakan terkait musik. Namun,
serikat tersebut harus transparan dan mudah diakses, dengan aturan jelas dan mengikuti regulasi yang berlaku. Serikat juga harus sensitif gender dan punya kebijakan afirmatif untuk mendorong perempuan ikut terlibat aktif di dalamnya.

Diskusi Panen Royalti dan Sosialisasi Undang-undang (UU) Ekonomi Kreatif (Ekraf) menelisik perkembangan
Portamento, sistem informasi terpadu untuk musik yang digagas Badan Ekonomi Kreatif (kini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif). Sistem ini dijanjikan bisa mengatasi tantangan dalam pendataan musik dan penyaluran royalti bagi musisi. “Portamento akan memasuki tahap development tahun depan.

Karena melibatkan banyak kementerian dan juga harus bernegosiasi dengan pihak luar negeri, pembangunan sistem
ini perlu waktu beberapa tahun. KAMI akan terus memantaunya,” kata Linda.
Sembari menunggu Portamento rampung, musisi didorong jadi anggota Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) agar bisa mendapatkan hak royaltinya dengan lebih sistematis. Perlu lebih banyak terobosan pula dalam penyaluran apresiasi dan royalti kepada musisi. Terkait UU Ekraf, ada empat Peraturan Pemerintah (PP) turunannya yang perlu dikawal agar sesuai dengan kebutuhan industri musik. Empat PP ini mengatur skema pembiayaan dan pemasaran berbasis kekayaan intelektual, juga rencana induk dan kelembagaan ekonomi kreatif.

Perihal Ambon yang baru saja ditetapkan UNESCO sebagai Kota Musik, para pembicara sepakat konsekuensinya ialah musik harus jadi nafas pembangunan di kota itu. “Ambon harus memiliki peta jalan dan leadership (kepemimpinan) dalam menghidupkan dirinya sebagai kota musik serta memberi manfaat bagi warganya. Dalam daftar UNESCO Creative Cities, ada Bandung sebagai Kota Desain. Akan bagus sekali kalau kedua kota ini menjalin kerja sama untuk saling memajukan dan bertukar kreativitas,” tutur Glenn Fredly, penggagas KAMI.

Tidak tertutup pula kota-kota lain di Indonesia mengembangkan diri sebagai kota musik. Idealnya, kota-kota musik ini melakukan pemetaan dan pendataan ekosistem musik di wilayahnya secara komprehensif. Perlu dipastikan pula, ada infrastruktur berupa ruang publik untuk bermusik yang mudah diakses masyarakat.

Menurut Glenn, hasil konferensi akan diberikan kepada tuan rumah konferensi, yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan
Kamil dan Bupati Bandung Dadang M. Nasser, maupun Kementerian/Lembaga terkait. “Semoga yang kita hasilkan hari ini dapat mendorong perbaikan ekosistem industri musik di tingkat Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, hingga Indonesia karena tadi Bupati dan Gubernur sudah janji menyebarkan hasil konferensi kepada para koleganya di kabupaten/kota maupun provinsi lain. Semoga kita bisa terus bekerja bersama untuk memajukan ekosistem musik agar tujuan Strategi Kebudayaan, yakni Indonesia Bahagia, bisa tercapai,” ucap Glenn.

Ia menambahkan, konferensi sehari ini belum cukup untuk membahas semua tantangan dalam industri musik dan
memetakan jalan masa depan industri musik secara menyeluruh. Namun, konferensi adalah pemantik untuk rangkaian diskusi bulanan yang akan KAMI adakan mulai Januari 2020. KAMI memfasilitasi kolaborasi para pegiat musik untuk mengevaluasi dan mewujudkan poin-poin yang tertuang dalam 12 rencana aksi yang terumus tahun lalu. Seperti pada 2018, konferensi kali ini juga diselenggarakan KAMI bersama Yayasan Ruma Beta, Koalisi Seni, dan Dyandra Promosindo. Materi presentasi pembicara akan tersedia di www.kamimusik.id.

Poin-poin bahasan Konferensi Musik Indonesia
1. Sesi Pekerja Musik Berserikat
a. Perlu dibentuk Serikat Pekerja Musik yang bisa memperjuangkan nasib musisi, terutama dari sisi ketenagakerjaan, standar imbalan finansial bagi pekerja musik, dan mengatasi masalah diskriminasi gender maupun kekerasan seksual di skena musik.
b. Serikat Pekerja Musik juga bisa jadi mitra pemerintah dalam memberi masukan bagi kebijakan terkait musik.
c. Ada banyak jenis musisi, seperti musisi industri, independen, tradisional, kafe, dan jalanan. Mereka bisa membentuk serikat pekerja musik masing-masing dengan isu advokasi masing-masing, lalu ada konfederasinya untuk advokasi ke tingkat pusat.
d. Serikat Pekerja Musik harus transparan dan mudah diakses, dengan aturan jelas dan mengikuti regulasi yang berlaku. Serikat juga harus sensitif gender dan punya kebijakan afirmatif untuk mendorong perempuan ikut terlibat aktif di dalamnya.
2. Sesi Panen Royalti dan Sosialisasi UU Ekonomi Kreatif
a. Portamento, sistem informasi terpadu untuk hak cipta lagu, akan memasuki tahap development tahun depan. Karena melibatkan banyak kementerian dan juga harus bernegosiasi dengan pihak luar negeri, pembangunan sistem ini akan perlu waktu beberapa tahun. KAMI akan terus memantaunya.
b. Musisi perlu menjadi anggota Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) agar bisa mendapatkan hak royaltinya dengan lebih sistematis.
c. Perlu lebih banyak terobosan dalam penyaluran apresiasi dan royalti kepada musisi.
d. Ada empat Peraturan Pemerintah turunan Undang-undang Ekonomi Kreatif yang perlu dikawal agar sesuai dengan kebutuhan industri musik. Empat PP ini mengatur skema pembiayaan dan pemasaran berbasis kekayaan intelektual, juga rencana induk dan kelembagaan ekonomi kreatif.
e. Musisi harus bisa mengikuti kemajuan teknologi informasi, misal punya metadata, juga mendokumentasikan karyanya di LMK, music publisher, dan agregator.
3. Sesi Membangun Kota Musik
a. Konsekuensi bagi kota musik adalah memastikan musik betul-betul jadi nafas pembangunan di kotanya.
b. Sebagai Kota Musik, Ambon harus memiliki peta jalan dan leadership dalam menghidupkan dirinya sebagai kota musik serta memberi manfaat bagi warganya.
c. Perlu ada pemetaan dan pendataan ekosistem musik di kota-kota musik secara komprehensif.
d. Perlu ada infrastruktur ruang publik untuk bermusik.
e. Dalam daftar UNESCO Creative Cities, ada Bandung sebagai Kota Desain dan Ambon sebagai Kota Musik.
Kedua kota ini perlu menjalin kerja sama, misal jadi sister cities, untuk saling memajukan dan bertukar kreativitas.

Tentang Kami Musik Indonesia (KAMI)
KAMI adalah gerakan pegiat musik yang bertujuan memajukan ekosistem musik. KAMI bekerja sama dengan Yayasan Ruma Beta, Dyandra Promosindo, dan Koalisi Seni melaksanakan Konferensi Musik Indonesia yang pertama pada 7-9 Maret 2018 di Ambon, dengan fokus musik sebagai kekuatan baru ekonomi. Melibatkan
beragam pemangku kepentingan industri musik, KAMI juga ingin menjadikan musik sebagai kekuatan industri kreatif Indonesia.
Sepanjang 2019, KAMI bersama Koalisi Seni aktif mengadvokasi kebijakan Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan yang berpotensi membelenggu kebebasan berekspresi musisi, hingga rancangan peraturan tersebut resmi ditarik oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). KAMI pun mengadakan serangkaian diskusi membahas beragam topik terkait musik, dengan tema terentang dari menumbuhkan nalar kritis lewat musik hingga musik lintas iman.

Tentang Dyandra Promosindo
Dyandra Promosindo adalah Professional Exhibition/Event Organizer (PEO) di Indonesia yang merupakan sub-holding company dari PT Dyandra Media International, Tbk (DYAN). Sejak berdiri pada tahun 1994, Dyandra Promosindo berhasil mencetak rekam jejak pameran yang mengesankan di seluruh Indonesia.
Dyandra Promosindo telah menggelar lebih dari 850 pameran di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Medan dan berbagai kota besar lain di Indonesia.
Hingga saat ini Dyandra Promosindo tercatat membawahi 11 anak perusahaan yang bergerak pada bidang event/exhibition organizer, concert promotor dan juga digital agency. Kesebelas anak perusahaan tersebut diantaranya PT Dyandra Communication (Dyacomm), PT Fasen Creative Quality (Quad), PT Visicita Imaji
Semesta (Visicomm), PT Idea Besar Komunika (Ideacomm), PT Visi Sarana Media Digital (Underlined), PT Dyan Mas Entertainment (DME Asia), dan PT Dyandra Global Edutainment.
Dengan lebih dari 1.000 peserta pameran setiap tahun, termasuk peserta dari luar negeri, Dyandra Promosindo telah membuktikan diri sebagai rekan bisnis terpercaya sambil terus meningkatkan diri menuju budaya pameran yang lebih baik di Indonesia. Berbagai event yang telah diselenggarakan antara lain pameran B2B, pameran B2C, konser musik dan festival, konferensi dan summit.
Dyandra Promosindo telah menjadi PEO pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi ISO 9001:2008 untuk sistem kualitas manajemen. Pameran yang diselenggarakan antara lain: Indonesia International Motor Show, Indonesia International Furniture Expo, Indonesian Petroleum Association Convex, International Franchise,
License and Business Concept Expo & Conference, dan lain-lain.

Tentang Yayasan Ruma Beta
Ruma Beta adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 2018 yang berbasis di Jakarta. Fokusnya ialah pendidikan dan kepedulian tentang masalah sosial, pemberdayaan ekonomi, dan masalah lingkungan. Yayasan Ruma Beta dibentuk oleh musisi Indonesia, Glenn Fredly.
Ruma Beta mendasarkan operasinya pada model perubahan sosial yang saling memperkuat dan fleksibel dengan misi yang jelas untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan dan pengembangan diri. Target penerima manfaatnya adalah anak muda rentang usia 5-18 tahun.
Salah satu program Ruma Beta adalah Jaga Indonesia, yang menghadirkan musisi dan influencer untuk mendorong kaum muda untuk menjaga Indonesia melalui hal-hal sederhana yang mereka miliki. Masalah yang diangkat dalam kampanye ini adalah masalah sosial yang ada di lokasi atau universitas tempat Jaga Indonesia diadakan. Musisi dan influencer diharapkan dapat menginspirasi kaum muda di Indonesia untuk menjadi lebih percaya diri dalam
melindungi Indonesia dengan keunikan pribadi mereka.

Tentang Koalisi Seni
Koalisi Seni Indonesia adalah lembaga nirlaba dengan tujuan mewujudkan ekosistem seni lebih sehat lewat kebijakan publik yang mendukung. Untuk mencapainya, Koalisi Seni melakukan advokasi kebijakan dalam bidang seni budaya, mendorong terwujudnya dana abadi kesenian, serta memperkuat pengelolaan pengetahuan dan jaringan antara anggota organisasi.
Hingga 2019, Koalisi Seni Indonesia telah melaksanakan beberapa kegiatan untuk memajukan ekosistem seni. Antara lain, sosialisasi PP No. 93/2010 tentang insentif pajak untuk sumbangan seni budaya, advokasi RUU Kebudayaan menjadi UU No.5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta mendorong filantropi untuk seni dan
kebudayaan lewat Klaster Filantropi untuk Kesenian dan Kebudayaan. Koalisi Seni juga terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan Bincang Musik pada Konferensi Musik Indonesia 2018 di Ambon, berpartisipasi aktif dalam penyusunan Strategi Kebudayaan Indonesia lewat beragam forum Pra-Kongres Kebudayaan, menerbitkan buku Dampak Seni di Masyarakat untuk meningkatkan dukungan publik pada seni dan kebudayaan, serta terus aktif mendorong terwujudnya Dana Abadi Kesenian.
Kini, Koalisi Seni beranggotakan 239 organisasi dan individu yang bergerak dalam bidang seni budaya di 19 provinsi Indonesia.

Mihawk

 

Setelah sukses menggelar berbagai dance workshop di Asia dan Eropa, Mihawk akan menggelar workshop dance yang pertama kali di Jakarta dan Indonesia, dan peserta berkesempatan untuk dance berdampingan dengan gerakan-gerakan terbaru kreasi Mihawk.

Mihawk akan hadir pada hari minggu 24 November 2019, dalam acara  KPOP Dance Special Masterclass Bersama Mihawk Back (koreografer grup EXO) di CGV Central Park

 

mihawk

 

KPOP Dance Special Master Class bersama Mihawk Back akan dibatasi hingga 200 peserta , dan dibagi dalam dua sesi kelas:

  1. Pukul 13.00 WIB – 14.30 WIB (90 menit)
  2. Pukul 15.30 WIB – 17.00 WIB (90 menit)

Tiket dapat dibeli melalui Traveloka Xperience , seharga  Rp330.000/pax

Jakarta, 16 November 2019, Arzillo Indonesia bekerjasama dengan CMA Entertainment. Melaksanakan perhelatan akhir tahun 2019 dengan menggandeng Didi Kempot dalam acara yang bertajuk ‘The Lord of Loro Ati’ yang akan diselenggarakan pada, Jum’at 5 Desember 2019, bertepat di The Pallas SCBD, Jakarta Selatan. Bukan tanpa alasan, Arzillo Indonesia dan CMA Entertainment menggandeng penyanyi legendaris ini, melihat antusiasme dari kaum milenial yang sangat menunggu-nunggu saat berdendang bersama dengan pelantun lagu ‘Stasiun Balapan’. Maka acara ini akan dikemas lebih intim dengan menghadirkan sebuah pagelaran musik dengan nuansa yang kekinian namun tetap memasukan unsur – unsur budaya seperti tarian tradisional yang akan dipadukan dengan lagu – lagu milik Didi Kempot yang tentunya akan memberikan kesan terhadap para penontonnya. “Arzillo bergabung dengan CMA Entertainment karena kami berdua mempunyai visi dan misi yang sama bahwa musik dengan unsur tradisional kini sudah semakin diterima dan mampu bersaing dengan musik – musik yang ada sekarang ini. Selain itu menurut Arzillo, CMA Entertainment mempunyai kredibilitas dan komitmen yang tinggi untuk memajukan industri musik Indonesia” jelas Roy Siregar selaku Direktur Utama Arzillo Indonesia. Tiket konser “The Lord of Loro Ati” sudah bisa didapatkan melalui aplikasi GO –TIX sejak 28 Oktober 2019 lalu. Tiket Pre-Sale 1 dan Pre-Sale 2 konser ini sudah sold out dalam kurun waktu 2 hari saja, namun bagi para sobat ambyar yang belum memiliki tiket tetapi ingin hadir dalam konser ‘The Lord of Loro Ati ’ tiket kategori festival masih bisa didapatkan dengan harga Rp.350.000,-. #

Anomalive Indonesia menyelenggarakan konser perdana dengan menggandeng Sheila On 7 , kegiatan ini bertajuk ‘A Night with Sheila On 7‘ yang akan dilaksanakan pada Kamis, 5 Desember 2019 mendatang, dan berlokasi di Gandaria City Hall, Jakarta Selatan.

This slideshow requires JavaScript.

‘A Night with Sheila On 7‘ dipilih oleh Anomalive Indonesia karena ingin menghadirkan sebuah konser penutup tahun 2019 yang intimate antara Sheila On 7 dan para penggemarnya (Sheilagank) . Hal ini dilandasi oleh masukan dari para penggemar yang menginginkan sebuah konser tunggal band idolanya. Mendengar hal tersebut Anomalive Indonesia memilih untuk membuat konser ini menjadi eksklusif sehingga dapat memenuhi permintaan dari para penggemar Sheila On 7.

“ Untuk pertama kalinya kami terjun ke dunia entertainment, kami merangkul Sheila On 7
sebagai line up utama, karena kami merasa tumbuh besar dengan lagu dan lirik milik Sheila On 7, sehingga band ini memiliki tempat tersendiri di hati kami. Kehangatan inilah yang ingin kami bagikan kepada para penonton konser ‘A Night with Sheila On 7’. Dalam acara ini, kami juga bekerjasama dengan tim yang kami percaya mempunyai kredibilitas di bidangnya masing-masing baik dari tata panggung sampai tata suara, agar semua penonton juga bisa menikmati konser secara maksimal,” jelas Ika Arsianti Dewi selaku Direktur Utama Anomali Lintas Cakrawala.

Bekerjasama dengan Go–TIX, tiket ‘ A Night with Sheila On 7 ‘ sudah bisa dipesan mulai 24
Oktober 2019 melalui aplikasi GO-TIX. Terdapat dua pilihan kategori tiket yaitu Festival dan
VIP. Harga yang ditawarkan cukup beragam dimulai dari Pre-sale tiket festival dengan harga Rp.275.000 yang telah habis terjual dalam waktu beberapa hari, tiket festival dengan harga normal Rp. 375.000, dan tiket VIP dengan harga Rp.650.000.