Jakarta, 30 November 2019 – Dyandra Promosindo selaku Professional Event Organizer (PEO) selalu ingin memberikan yang terbaik di setiap event yang diselenggarakannya. Begitu pula dengan IIMS Motobike 2019 yang berlangsung dari 29 November sampai 1 Desember 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Pameran motor akbar akhir tahun ini tak hanya menyajikan acara-acara menarik, tapi juga banyak diskon dan promo menarik bagi pengunjung.

Para peserta IIMS Motobike Expo 2019 berlomba-lomba memberikan diskon dan promo. Dari merek kendaraan roda dua, Kawasaki menawarkan diskon sampai dengan 70% untuk semua apparel, sedangkan setiap pembelian motor tipe W di pameran ini akan mendapatkan voucher apparel senilai Rp 2 juta (kredit) atau Rp 1 juta (tunai). Peugeot juga tak mau kalah, pabrikan asal Prancis ini menawarkan diskon untuk pembelian semua tipe motor sampai Rp 20 juta. Mereka juga memberikan servis gratis untuk 500 km pertama atau sebulan pertama.

This slideshow requires JavaScript.

Beda lagi dengan Yamaha. Untuk 50 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) pertama akan mendapatkan kaus eksklusif Yamaha Maxi. Tak hanya itu, semua tipe motor Yamaha didiskon sampai Rp 1,5 juta atau diskon DP (Down Payment). Apparel Yamaha pun tak luput dari diskon sampai 70%. Bagi pengunjung yang melakukan test ride MT-25 akan mendapatkan merchandise menarik. Di ajang IIMS Motobike Expo 2019 ini, Yamaha memberikan servis YES (Yamaha Executive Service) gratis untuk setiap pembelian CBU baru selama 3 tahun.

Cleveland juga memberikan diskon sampai 50% untuk semua pembelian t-shirt di IIMS Motobike Expo 2019. Sedangkan pembeli motor 250cc akan mendapatkan cashback sebesar 15 juta. Untuk 100 pembeli Cleveland S400 pertama bisa membawa pulang motor ini dengan potongan harga Rp 6 juta menjadi Rp 72 juta.s

BMW Motorrad tak ketinggalan. Mereka memberikan potongan Rp 130 juta untuk tipe S 1000 RR, Rp 12,5 juta untuk C 400 X, Rp 8,5 juta untuk G 310 GS, Rp 45 juta untuk F 750 GS, dan Rp 10 juta untuk semua tipe R nineT.

Husqvarna juga memberikan potongan harga. Husqvarna Vitpilen 710 didiskon Rp 20 juta, sedangkan harga Vitpilen 401 dan Svartpilen 401 dipotong Rp 10 juta. Sementara itu, Lambretta memberikan voucher servis gratis 3 kali selama 1 tahun plus helm untuk setiap pembelian semua tipe motor.

Triumph punya promo yang sedikit berbeda. Pengunjung yang membeli tipe motor apa pun akan mendapatkan aksesori gratis senilai Rp 10 juta plus potongan harga senilai juga Rp 10 juta. Sedangkan pembelian tipe Tiger akan diberikan side bags, tank guard, dan engine guard. Motor listrik Selis juga jorjoran dalam memberikan diskon. Setiap pembelian Selis Agats seharga Rp 19,9 juta (off-the-road) akan mendapatkan sepeda Selis EOI dengan harga normal senilai Rp 4,5 juta.

Diskon dan promo tak hanya diberikan oleh merek kendaraan roda dua. Aftermarket pun menyajikan berbagai tawaran, khusus untuk IIMS Motobike Expo 2019. Prime Gears memiliki berbagai promo menarik seperti chest protector gratis untuk pembelian jaket RS Taichi, dan diskon minimal 10% untuk semua produk.

Deride Official Store juga menawarkan free maintanance selama 1 tahun untuk setiap pembelian racing apparel dari Alpinestars dan helm Nolan Group. Sedangkan pembelian helm Shoei akan mendapatkan free maintanance selama 2 tahun. Sementara itu, Yellow Corn memberikan potongan harga di IIMS Motobike 2019 sebesar 5 sampai 10%. Pengunjung yang membeli helm Bell akan langsung mendapatkan jaket dan banyak lainnya.

Tak ketinggalan, pihak penyelenggara juga menyediakan special discount untuk official merchandise IIMS Motobike Expo sebesar 20% bagi para pengunjung yang sudah follow akun resmi @IIMSMotobike dan @IIMS_ID.

 

Sabtu Meriah

Sabtu (30/11) ini Istora Senayan semarak dengan motor-motor memesona yang mengikuti Satmori (Saturday Morning Ride). Para riders dari Universitas Budi Luhur melakukan satmori yang dimulai sejak jam 9.00 dan finis di venue IIMS Motobike Expo 2019 sekitar jam 10.00. Sorenya, pada pukul 14.00, para riders wanita mengikuti Riding Lady Bikers yang diselenggarakan oleh Naikmotor.com. Menjelang malam, giliran komunitas MotoVillage melakukan Afternoon Riding yang akan diikuti oleh beragam komunitas,  dari MotoVillage di Jl. Pangeran Antasari dan berakhir dengan Motobike BBQ Night bagi 100 peserta pertama yang beruntung.

Di sela-sela aktivitas riding, IIMS Motobike Expo 2019 meriah dengan berbagai acara seperti Live Painting by Fakenshit x Ezha Fad di Bomber Gravity Area, Live Custom Build by Katros di booth Katros, Live Custom by SAC di booth SAC, Sharing Session by Fantasy Room di Lounge, serta IIMS Motobike Open Stage by HAI dan Catwalk & Parade di Main Stage.

Malamnya, Riot Cub tampil di Main Stage dari jam 20.00 sampai selesai. Band punk ceria ini menghibur penonton dengan aksi mereka yang atraktif. Pengunjung bisa bermalam mingguan sampai pukul 00.00 WIB sambil menikmati BBQ dan karaoke bersama di Main Stage area.

 

Potongan Harga Tiket Masuk

Pengunjung bisa mendapatkan potongan harga tiket masuk. Harga normal sebesar Rp 25.000, tapi untuk pengunjung yang datang berkelompok bisa mendapatkan harga khusus group ticket untuk 4 orang sebesar hanya Rp 75.000. Pengunjung yang berusia di bawah 4 tahun atau di atas 65 tahun bisa masuk pameran secara gratis.

Hadiah yang ditawarkan di IIMS Motobike Expo 2019 juga tak kalah menarik. Setiap pengunjung yang melakukan transaksi minimal senilai Rp 100.000 akan mendapatkan satu kupon untuk diundi. Pemenang yang beruntung akan memperoleh hadiah utama berupa satu unit Kawasaki W175.

IIMS Motobike Expo 2019 yang berlangsung selama tiga hari (29 November-1 Desember) akan menempati hampir seluruh area Istora Senayan. Pameran ini terbuka untuk umum pada pukul 10.00-22.00 WIB untuk Jumat dan Minggu. Sedangkan hari Sabtu, event dibuka jam 10.00 dan berakhir pada 00.00 WIB.

Hadirkan lebih dari 500 brands dari 300 perusahaan di industri kebutuhan ibu hamil, bayi dan anak-anak; beragam program menarik serta diskon up to 70%; banjir hadiah dan lucky draw; peserta pameran dalam dan luar negeri; serta beragam kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan oleh Bank Nasional Indonesia (BNI) untuk setiap transaksi di IMBEX 2019

Jakarta, November 2019 – Pameran terbesar kebutuhan Ibu hamil, bayi, anak-anak dan mainan hadir kembali. Bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) dari tanggal 29 November – 1 Desember 2019 (Jumat-Minggu), Reed Panorama Exhibitions bersama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) akan menggelar kembali IMBEX 2019 – Indonesia Maternity, Baby & Kids Expo. Tahun ini IMBEX menyelenggarakan pameran untuk ke-11 kalinya dan
menutup penghujung tahun 2019 ini dengan menyuguhkan berbagai produk, program dan tawaran menarik sebagai bagian dari IMBEX series. Pameran IMBEX 2019 ini diharapkan dapat menarik pengunjung sampai dengan 40 ribu dan menciptakan serta membuka jalur bisnis dengan mendatangkan kurang lebih 2500 potensial buyer di tempat.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) selaku Official Bank Partner dari penyelenggaraan IMBEX juga tidak mau ketinggalan memberikan beragam kemudahan kepada pemegang kartunya. BNI menawarkan beragam program menarik mulai dari tiket masuk seharga Rp 1 untuk 350 pengguna kartu BNI setiap hari. Selain itu terdapat cashback senilai hingga Rp 1,5juta dan lucky dip dengan menukarkan struk belanja menggunakan Kartu
BNI. Pemegang kartu BNI juga dapat menikmati cicilan 0% hingga 24 bulan dan bisa menukarkan BNI Rewards Point dengan tambahan cashback senilai hingga Rp 1Juta atau produk-produk menarik. Pengunjung juga bisa mendapatkan berbagai hadiah menarik untuk pembukaan rekening tabungan BNI selama event berlangsung.

This slideshow requires JavaScript.

IMBEX 2019 akan menjadi satu ekosistem lengkap bagi para orang tua, calon orang tua dan keluarga beserta anak-anak untuk berpartisipasi dan menjadi bagian di berbagai program dan aktivitas stage yang diadakan sebagai salah satu sarana knowledge transfer. Program stage ini terdiri dari berbagai macam talkshow dan aktivitas seperti kiat mendidik generasi alfa, tips merawat kulit bayi, kiat menjadi pejuang ASI jaman now, MPASI bergizi bagi si buah hati dan aktivitas fun stage untuk si kecil. Sehubungan dengan program WISH (Wujudkan Impian Satu
Harapan) yang diadakan oleh IMBEX 2019, akan dihadirkan juga talkshow mengenai paket inseminasi bagi para pejuang calon orang tua yang dipersembahkan oleh Bocah Indonesia.

Serta, jangan lewatkan ratusan launching produk-produk menarik mulai dari stroller, breast pump, bedong bayi, portable sterilizer, dot bayi, dan berbagai puluhan produk baru lainnya yang ditawarkan kepada pengunjung turut meramaikan acara ini.

Toys Kingdom juga akan menambah kemeriahan pameran IMBEX 2019 tahun ini dengan khusus membuka booth dan menjual produk-produk yang paling dicari oleh para calon ibu, ibu yang sudah memiliki bayi dan anak-anak di ‘Crazy Sale Toys Kingdom’ dengan diskon up to 80%. Tidak hanya sampai disitu, IMBEX 2019 juga menyediakan sarana dan prasarana bagi para pengunjung yang membawa serta anak-anaknya untuk bisa beristirahat sejenak dan
bermain bersama di area playground yang telah disediakan dan gratis serta menikmati makanan dan minuman di area food festival, dengan suguhan berbagai macam pilihan.

Festival akhir tahun kebutuhan ibu hamil, bayi dan anak-anak, IMBEX 2019 – Indonesia Maternity, Baby & Kids Expo akan berlangsung pada tanggal 29 November – 1 Desember 2019 bertempat di Hall A, B dan Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center (JCC). Pameran ini akan dibuka dari pukul 10 pagi higga pukul 8 malam. Jangan lewatkan juga untuk pre-sale tiket IMBEX 2019 yang bisa dibeli melalui aplikasi Go-Tix (tiket couple seharga 55 ribu dan tiket single seharga 30 ribu) sampai dengan tanggal 28 November 2019.

Acara dan pengalaman ‘Holiday at Mal Taman Anggrek with Harry Potter’ untuk pertama kalinya akan hadir di Indonesia, menyapa para pengunjung dan penggemar dengan suasana dunia sihir yang penuh keajaiban .

Dari 28 November 2019 sampai 12 Januari 2020, para pengunjung Mal Taman Anggrek dapat memulai perjalanan menakjubkan dan penuh keajaiban yang diinspirasi oleh serial film Harry Potter. Jelajahi instalasi Hogsmeade Village dengan skala besar yang indah dan artistik, berpakaian seperti penyihir, dan belajar cara membaca mantra, serta latih keterampilan Quidditch Anda, dimana semuanya tersedia untuk para penggemar di Holiday at Mal Taman Anggrek with Harry Potter.

This slideshow requires JavaScript.

 

Instalasi ukuran nyata dan menawan ini tersebar di seluruh area mal, yang semuanya diinspirasi oleh beberapa lokasi paling ikonik yang terlihat dalam film Harry Potter, seperti Hogsmeade Village, Diagon Alley dan Whomping Willow yang ditemukan di Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry. Serangkaian kegiatan untuk para penggemar dengan latar belakang bertema Harry Potter akan mengantar para pengunjung ke dunia sihir, memberikan momen bahagia bagi semua umur.

Melangkah ke Hogsmeade Village yang dingin

Terinspirasi dari Hogsmeade Village di cerita dan film Harry Potter, instalasi skala besar yang menakjubkan ini berada di Centre Atrium Mal Taman Anggrek yang menggambarkan kota yang indah dengan atap-atap bersalju. Pengunjung diajak untuk mencari instalasi lainnya yang mewakili beberapa toko terkenal dari Hogsmeade seperti toko permen Honeydukes, Owl Post, Zonko’s Joke Shop dan kedai teh Madam Puddifoot’s. Para pengunjung dan penggemar tentunya akan senang bisa melihat Hogwarts Express secara dekat atau melihat diri mereka sendiri sebagai salah satu dari begitu banyaknya makhluk ajaib yang seringkali mengunjungi lokasi ini seperti yang terlihat di film-film Harry Potter.

Untuk mengajak semua orang berada dalam suasana liburan, sesi salju juga akan menghibur para pengunjung dan penggemar setiap hari selama periode acara ini berlangsung.

Jadilah penyihir di Diagon Alley

Sebagian dari instalasi di Mal Taman Anggrek didedikasikan kepada interpretasi yang mempesona dari Diagon Alley yang terkenal, dimana di dalam film siswa-siswi Hogwarts membeli peralatan sekolah yang mendasar seperti seragam sekolah dan tongkat sihir. Pengunjung diajak berjalan-jalan di jalan terkenal ini dan mengagumi beberapa pemandangan indah dari beberapa toko yang memikat, seperti Madam Malkin’s Robes for all Occasions, joke shop Weasleys’ Wizard Wheezes, dan Quality Quidditch Supplies.

Para pengunjung dan penggemar dapat mencoba jubah penyihir favorit mereka dari pilihan berbagai seragam sekolah dan jubah Hogwarts yang dapat ditemukan di toko yang dirancang khusus dan diinspirasi oleh Madam Malkin’s Robes for all Occasions yang terkenal dan berfoto di depan kaca ajaib. Selanjutnya, pengunjung juga diajak mempelajari beberapa keterampilan bermantra di Wand Challenge. Cukup lambaikan tongkat sihir dengan mengikuti instruksi yang diberikan seperti yang muncul di layar dan lihat berapa banyak mantra yang berhasil mereka lakukan.

Bagi yang ingin mempraktikkan keterampilan Quidditch, pengunjung bisa bergembira! Pengunjung dan penggemar sekarang dapat mencoba sendiri di Quaffle Toss Challenge dan melihat berapa banyak poin yang bisa mereka cetak. Terdapat pula area kreativitas dimana pengunjung dan penggemar dapat mengekspresikan kreativitas mereka dengan mempelajari teknik melukis watercolor, dengan video demonstrasi dan bahan referensi dari Sunga Park, seniman yang membantu membuat ulang instalasi indah ini yang terinspirasi dari Harry Potter.

Terpesona oleh hal-hal yang fantastis dan magical

Para pengunjung dapat menikmati momen-momen bersama keluarga dan teman-teman di Whomping Willow, the moving Grand Staircase di Hogwarts Castle, dan juga kesempatan foto yang tak terlupakan di Platform 9¾!

Jangan lupa membawa tongkat selfie jika ingin memotret diri sendiri dengan semua instalasi penuh keajaiban yang tersebar di sekitar mal!

Apa yang Anda tunggu lagi? Bawa keluarga dan teman-teman Anda untuk merasakan kegembiraan dan pengalaman yang tak terlupakan di ‘Holiday at Mal Taman Anggrek with Harry Potter’. Sampai bertemu di sana!

INDONESIAN WOMEN’S FORUM 2019

Riskesdas 2018: 15,8% Keluarga Indonesia Memiliki Penderita Gangguan Mental

Jakarta, 26 November 2019 – Menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Indonesian Women’s Forum (IWF) 2019, Golden Space menggelar masterclass bertema “Wellbeing Series: Healing Through Art” di Jakarta. Bahasan unik ini menghadirkan pembicara Atreyu Moniaga, seniman dan pendiri Atreyu Project dan Yodhananta Soewandi, praktisi meditasi The Golden Space Indonesia, serta melibatkan 60 orang wanita peserta.

Gangguan mental menjadi kondisi yang ternyata kian lazim terjadi di tengah masyarakat. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dari Kementerian Kesehatan menyebut 15,8% keluarga di Indonesia memiliki anggota penderita gangguan mental. Data tersebut juga memperlihatkan bahwa 9,8% remaja mengalami gangguan mental, dan 7 per 1.000 rumah tangga mempunyai anggota penderita skizofrenia atau gangguan psikosis. Sayangnya, sebagian besar justru menghindar untuk membicarakannya, dan lebih memilih menyembunyikan kondisi tersebut.

This slideshow requires JavaScript.

Dampaknya, penderita gangguan mental semakin terisolasi dan sulit mendapatkan pertolongan. Padahal, gangguan mental bisa disembuhkan. Seperti yang dilakukan oleh, Atreyu Moniaga, memilih lukisan untuk kesembuhan emosinya. Ia mengaku sulit mengekspresikan perasaan saat merasa sedih. “Bagaimana menggambar bisa menjadi proses healing? Sebab, ketika menggambar kita benar-benar sendirian sehingga bisa mengekspresikan semua kegalauan maupun kesedihan melalui imajinasi yang tanpa batas,” ujarnya.

Dengan menggunakan media gambar sebagai diary, kenangan akan menetap selamanya. “Berbeda dengan tulisan dalam buku harian yang bisa mudah dibaca oleh orang lain, sebuah lukisan hanya bisa kita pahami sendiri. Meski saat menggambar kita sedang marah, tetapi percayalah, perasaan yang tertuang akan menjadi memori yang indah,” tandas Atreyu.
“Saya sendiri mantan pasien gangguan mental, bahkan tiga jenis sekaligus: bipolar, skizofrenia, dan gangguan kepribadian ganda. Saya membuktikan bahwa dengan usaha yang sungguh-sungguh dan dukungan keluarga, ia bisa melewati masa-masa sulit. “Meditasi membantu penyembuhan secara emosional, memungkinkan kita untuk mengeskpresikan semua emosi, berdamai dan mencintai diri sendiri. Apabila sudah menerima kondisi diri, maka proses penyembuhan dimulai,” pungkas Yodha.

Gelaran kedua ajang komunitas wanita terbesar Indonesian Women’s Forum (IWF) 2019, merupakan ajang pertemuan berjejaring wanita kelas menengah yang berkarier, berwirausha, maupun home-maker terbesar di Indonesia, kembali menggelar rangkaian konferensi, kelas-kelas workshop dan festival produk lokal, untuk kedua kalinya. Berlangsung selama 21 dan 22 November 2019 di Gandaria City Hall, “Indonesian Women’s Forum (IWF) 2019: Bringing the Best of Indonesian Women” kali ini mengedepankan tema bahasan ‘inklusif’.

IWF 2019 menggandeng kolaborator utama yaitu AXA Financial, Facebook, Sun Life Indonesia, Accenture dan CITI. IWF juga turut menampilkan area festival yang menyatukan 22 booth produk lokal pilihan berupa karya unik, inovatif, dan sangat kekinian.


Tentang Indonesian Women’s Forum
Digagas oleh femina, Indonesian Women’s Forum (IWF) pertama kali digelar pada tahun 2018 lalu sebagai salah satu bentuk pengembangan potensi dan skill wanita professional di jenjang karier tengah hingga puncak dan wirausaha UKM. Acara ini telah memberikan benchmark baru bagi community activation dalam skala besar untuk wanita profesional dan wirausaha di Indonesia. Relevansi, kedalaman content dan kualitas peserta menjadi keunggulan acara ini. Pada tahun pertama, selama dua hari dalam penyelenggaraannya, acara ini dihadiri sekitar 2.000 orang wanita professional dan wirausaha.

Tentang femina
Terbit perdana pada 1972, femina adalah majalah wanita modern pertama dan berkembang menjadi multiplatform media. femina berkomitmen mengembangkan komunitas berbasis minat dan pekerjaan dalam bentuk community development program 360 derajat meliputi edukasi, strategi konten, eksebisi dan kompetisi. Di antaranya Women’s Leadership Network, Wanita Wirausaha, Wajah Femina, Writers Club dan sebagainya. Saat ini, femina hadir di 7 kanal online baik website maupun media sosial yang aktif dan media cetak. Digital menjadi saluran yang efektif untuk berkomunikasi secara cepat dan tepat dengan komunitas yang dikembangkan femina dengan total agregat viewers mencapai 11,2 juta. femina bernaung di bawah PT Pana Dinamika Sejahtera bersama GADIS, Ayahbunda, Parenting Indonesia, UFM 947, dan Dapur Uji Femina.

Dinamisme calon pengantin yang di dominasi kaum milennials saat ini, merubah paradigma mempersiapkan acara pernikahan dalam waktu yang singkat yaitu 3 hingga 6 bulan. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan Weddingku menggelar Wedding Celebration Festival (WCF) 2019 pada November ini untuk memberikan inspirasi kepada calon pengantin yang akan melangsungkan acara pernikahan pada awal tahun depan.

“Setia[p orang pasti ingin pernikahan menjadi hari yang paling istimewa dan hanya terjadi sekali seumur hidup. Untuk itu perencanaannya perlu dilakukan dengan benar-benar matang agar semuanya sempurna. Untuk itulah kami menghadirkan Wedding Celebration Festival (WCF) 2019 sebagai sebuah one-stop solution bagi para pengunjung yang ingin hari bahagia mereka berjalan dengan sempurna,” ujar Reza Paramita, Chief Operating Officer Weddingku.

This slideshow requires JavaScript.

Reza meyakini bahwa penyelenggaraan pameran seperti ini masih akan tetap ramai oleh pengunjung. Di WCF 2019, para pengunjung bisa melihat, merasakan, dan berdiskusi langsung dengan berbagai vendor pernikahan. Di tengah era digital dimana semua hal bisa didapatkan melalui internet, ia menyatakan untuk pernikahan tetap ada beberapa hal yang harus dilakukan secara langsung seperti baju pengantin atau catering. “Setiap orang pasti punya selera makanan sendiri misalnya ada yang suka pedas, manis atau ain-lain. Kami memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk merasakan langsung makanan yang cocok dengan lidah mereka. Hal ini tentu tidak bisa dilakukan tanpa bertemu langsung atau melalui foto-foto dan brosur,” kata Reza selanjutnya. Ditambahkan pula bahwa sentuhan pribaddi menjadi hal penting bagi suksesnya sebuah perencanaan pernikahan.

WCF 2019 diikuti oleh lebih dari 300 vendor industri pernikahan dan digelar di area seluas kurang lebih 8000 meter persegi di tiga area pameran yaitu Main Lobby, Plennary Hall, dan Assembly Hall. Vendor catering dan venue bisa di temui di Plenary Hall. Disini para peserta menyajikan berbagai menu untuk hari pernikahan dengan  berbagai variasi. Assembly Hall merupakan lokasi vendor bridal, photography, decoration, groom suits, wedding cake, wedding organizer, wedding entertainment, serta souvenir and invitation. Sementara di area Main lobby para pengunjung bisa berdiskusi dengan para vendor hotel, jewellery, Bali vendor dan honeymoon and wedding destination.

Untuk destinasi bulan madu, Teti Tjong, General Manager Weddingku Honeymoon, menyatakan Bali masih menjadi tujuan favorit diikuti oleh Lombok. Selain Bali dan Lombok, area honeymoon destination juga menawarkan berbagai tujuan lain seperti Thailand, Maldives, Filipina, Dubai, Swiss, dan lain-lain. Para pengunjung bisa berdiskusi langsung dengan para vendor untuk mewujudkan bulan madu yang tidak akan mereka lupakan. Salah satu tujuan yang cukup menarik misalnya pengalaman bulan madu dengan camper van yang ditawarkan di Selandia Baru. Untuk menarik pengunjung, para vendor menawarkan berbagai paket menarik serta program promosi seperti free lunch, cashback, dan lain-lain.

Undian Menarik untuk Pengunjung

Pihak panitia juga telah menyiapkan doorprize menarik bagi para pengunjung yang beruntung. Hadiah doorprize yang disiapkan oleh panitia antara lain yaitu 2 (dua) Unit Kawasaki W 175, 5 (lima) unit Samsung Galaxy S10, 3 (tiga) pasang cincing dari Frank & Co. Hadiah utama WCF 2019 kali ini adalah 1 unit Suzuki New SX4 S-Cross.

“Pengundian akan diakukan di hari terakhir pameran jadi pastikan bahwa pengunjung yang tekahg memasukkan kupon undian hadir di hari pengumuman undian. Kupon undian bisa didapatkan dengan melakukan transaksi sebesar Rp500 ribu dan kelipatannya,” ujar Apriani, General Manager, Dyandra Promosindo. Ia menyatakan pihak penyelenggara akan berusaha terus melakukan inovasi agar bisa menarik pengunjung yang setiap tahunnya selalu berubah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar talkshow terkait persiapan dan perencanaan pernikahan. Acara telkshow akan digelar pada hari terakhir pameran di area Main Stage pada Minggu, 24 November 2019.

Info resmi WCF di www.weddingcelebrationfestival.com dan akun media sosial di Instagram WCF 2019 @Weddingfestival.id

Paket Lengkap Kebutuhan Pernikahan di Wedding Celebration Festival 2019

Jakarta, 22 November 2019 – Hari ini, pameran pernikahan terbesar di akhir 2019, Wedding Celebration Festival (WCF) 2019, dibuka untuk umum. Bertempat di Jakarta Convention Center, WCF 2019 diikuti oleh lebih dari 300 vendor yang menyediakan berbagai kebutuhan terkait pernikahan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, aksesoris, venue, dan lain-lain.

Acara pembukaan didahului dengan press conference yang digelar di Main Lobby dengan nara sumber Reza Paramita selaku Chief Operating Officer Weddingku, Teti Tjong selaku General Manager Weddingku Honeymoon, Apriani General Manager Dyandra Promosindo, dan Frederica selaku Laboratory Information Service Executive Prodia.

This slideshow requires JavaScript.

“Kehadiran Wedding Celebration Festival 2019 dapat dijadikan one-stop-solution bagi calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahannya. Praktis, cukup datang ke satu tempat, semua kebutuhan pernikahan bisa didapatkan di WCF bahkan diskusi langsung dengan masing-masing pakarnya,” ujar Reza Paramita, Chief Operating Officer Weddingku.

Pameran tahun ini mengangkat tema “Romantic Blossom” yang menggambarkan semangat menyambut momen seumur hidup dengan rasa bahagia dan penuh cinta. Tema ini juga membawakan suasana romantis dan energic selayaknya calon pengantin yang di dominasi oleh kaum millennials saat ini. Pameran ini digelar selama tiga hari mulai 22 hingga 24 November 2019.

Pameran WCF 2019 menempati tiga hall di Jakarta Convention Center yaitu area Main Lobby, Assembly Hall, dan Plenary Hall. Ketiga hall ini akan menghadirkan berbagai vendor terbaik di bidang pernikahan mulai dari photo & Video, groom suit, wedding planner, organizer, MC & entertainment, wedding cake, florist & decoration, venue & restaurant, hotel, souvenir & invitation, jewellery, traditional wedding, honeymoon & romantic resort, designer, pop up, bali wedding, lab, beauty clinic, beverages hingga catering.

Selain itu, WCF 2019 juga memberikan edukasi seputar kebutuhan calon pengantin atau acara pernikahan itu sendiri melalui program talkshow harian yang diadakan di Main Stage. Salah satu program pendukung yang akan dihadirkan adalah Talkshow Premarital Check Up dengan tema “100% Siap Nikah” yang dibawakan oleh Prodia pada hari ini (22/11), mulai pukul 17.00 WIB – 18.00 WIB. Sementara fasilitas pendukung yang diberikan adalah Shuttle Bus JCC untuk melayani antar-jemput pengunjung dari/menuju Pintu 5 dan 7.

WCF 2019 juga kembali menawarkan doorprize menarik bagi para pengunjung yang beruntung.
Hadiah doorprize yang disiapkan oleh panitia antara lain yaitu 2 (dua) Unit Kawasaki W 175, 5 (lima) unit Samsung Galaxy S10, 3 (tiga) pasang cincin dari Frank & Co. Hadiah utama WCF 2019 kali ini adalah 1 unit Suzuki New SX4 S-Cross. “Pengunjung pameran wedding ini sangat unik, beragam, dan tentunya tidak monoton. Bukan mereka saja yang datang mencari inspirasi, dari keunikan pengunjung kami juga mendapatkan inspirasi mengemas pameran ini. Salah satunya dengan ragam hadiah yang disiapkan,” terang Apriani. Batas waktu penyerahan voucher undian adalah pada hari Minggu, 24 November 2019, pukul 21.00 WIB. Ia menambahkan bahwa pada gelaran kali ini, pihak panitia menargetkan bisa menarik 40 ribu pengunjung.

Tiket WCF 2019 bisa didapatkan seharga Rp25.000 untuk tiga hari pameran selama pameran berlangsung di onsite ticket booth area pameran WCF 2019. Informasi terkini mengenai pameran WCF dapat diakses melalui website resmi WCF di www.weddingcelebrationfestival.com serta melalui akun media sosial Instagram WCF 2019,
@Weddingfestival.id

Jakarta, 22 November 2019 – Media sosial seperti Facebook dan Instagram telah turut berperan mengembangkan usaha kecil dan menengah. Bahkan banyak wanita wirausaha bermunculan
dengan menggunakan media sosial untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka.

Berdasarkan hasil studi Facebook bersama YouGov pada tahun 2016, 9 dari 10 wanita di Indonesia ingin memulai bisnisnya sendiri. Jika para wanita ini berhasil memulai dan mengembangkan bisnisnya, maka terdapat potensi bertumbuhnya 3.8 juta bisnis dan 13.2 juta lapangan pekerjaan baru yang akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia di tahun 2021.

 

Untuk turut serta mewujudkan potensi tersebut dan melihat pentingnya Facebook dan Instagram untuk bisnis, maka Femina lewat program Wanita Wirausaha Femina bekerjasama dengan Facebook #SheMeansBusiness menggelar workshop masterclass: Luaskan Pasar Lokal dan Global dengan Menguasai Pemasaran Digital di 5 kota di Indonesia. Kelima kota itu adalah Medan, Bandung, Kupang, Gorontalo, dan Palembang.

 

This slideshow requires JavaScript.

Kupang menjadi kota keempat untuk menggelar workshop sehari ini pada 23 Oktober 2019. Sebelumnya pada 22 Agustus 2019, acara serupa telah digelar di Medan sebagai kota pertama. Dan Gorontalo sebagai kota kedua pada 19 September 2019. Sedangkan Bandung menjadi kota ketiga yang digelar pada 12 Oktober 2019 lalu. Sebagai puncak dari program kerja sama dengan Femina, Facebook hadir pada konferensi Indonesian Women’s Forum 2019 hari kedua, Jumat, 22 November 2019. Facebook akan berbagi cerita mengesankan dari workshop masterclass: Luaskan Pasar Lokal dan Global dengan Menguasai Pemasaran Digital, disertai dengan kehadiran 10 wanita yang telah mengikuti program #SheMeansBusiness sebelumnya.

Selain konferensi, Facebook turut menyelenggarakan masterclass pada hari yang sama. Topik-topik yang dibahas dimulai dari pemasaran online, optimalisasi Halaman Bisnis Facebook, hingga konten kreatif, yang disampaikan oleh Ajie Akhmad dan Niko Atmadja, selaku pelatih dari Facebook di Indonesia.

“Kita sudah sangat mengenal Facebook dan Instagram untuk social networking. Tapi melalui program pelatihan bersama Facebook ini, kami ingin memahirkan skill penggunaan media sosial ini dan marketing digital secara umum untuk bisnis. Produk bisa dikenal secara meluas hingga ke luar negeri dengan cara efektif dan efisien,” ujar Petty S Fatimah, Editorial Director Prana Group, Editor In Chief Femina.

Program Femina dan Facebook ini didukung oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional yang memberikan insight dan informasi mengenai tata cara ekspor, termasuk pasar-pasar baru non tradisional yang bisa menjadi tujuan ekspor nasional.

“Di Facebook, kami percaya bahwa saat perempuan berhasil, kita semua menang. Tujuan kami jelas, yaitu mendorong potensi para perempuan untuk berwirausaha dan menciptakan
lapangan kerja, meningkatkan perekonomian dan menumbuhkan komunitas wirausaha yang lebih beragam. #SheMeansBusiness adalah sebuah inisiatif yang digagas oleh Facebook untuk
menginspirasi, mendukung, melatih, dan merayakan para perempuan wirausaha di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Melalui kerja sama yang dibangun antara #SheMeansBusiness
dan Femina, kami berharap dapat memberikan pengetahuan, jaringan, keterampilan serta teknologi yang dibutuhkan oleh para perempuan wirausaha untuk memulai dan
mengembangkan bisnis mereka,” ujar Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia.

Tentang Wanita Wirausaha Femina:
Bertumbuhnya wanita yang menjadi wirausaha sudah ditangkap femina sejak tahun 2007. Diawali dengan penulisan berbagai artikel bisnis, kemudian diinisiasi menjadi pengembangan komunitas Wanita Wirausaha Femina, yang dikenal dengan kependekan Wanwir Femina. Wanita Wirausaha Femina merupakan program pengembangan komunitas femina khusus wanita wirausaha kelas UMKM (usaha mikro kecil dan menengah). Program Wanwir Femina menawarkan edukasi, networking, mentoring, dan lomba yang digelar simultan setiap tahun. Berbagai seminar, workshop, masterclass, business trip diselenggarakan dengan tujuan membuat wanita memiliki ‘senjata’ untuk menghadapi dunia bisnis yang penuh tantangan dan berubah mengikuti zaman.

Tentang Indonesian Women’s Forum
Digagas oleh femina, Indonesian Women’s Forum (IWF) pertama kali digelar pada tahun 2018 lalu sebagai salah satu bentuk pengembangan potensi dan skill wanita professional di jenjang karier tengah hingga puncak dan wirausaha UKM. Acara ini telah memberikan benchmark baru bagi community activation dalam skala besar untuk wanita profesional dan wirausaha di Indonesia. Relevansi, kedalaman content dan kualitas peserta menjadi keunggulan acara ini. Pada tahun pertama, selama dua hari dalam penyelenggaraannya, acara ini dihadiri sekitar 2000 orang wanita professional dan wirausaha.

Jakarta, 16 November 2019, Arzillo Indonesia bekerjasama dengan CMA Entertainment. Melaksanakan perhelatan akhir tahun 2019 dengan menggandeng Didi Kempot dalam acara yang bertajuk ‘The Lord of Loro Ati’ yang akan diselenggarakan pada, Jum’at 5 Desember 2019, bertepat di The Pallas SCBD, Jakarta Selatan. Bukan tanpa alasan, Arzillo Indonesia dan CMA Entertainment menggandeng penyanyi legendaris ini, melihat antusiasme dari kaum milenial yang sangat menunggu-nunggu saat berdendang bersama dengan pelantun lagu ‘Stasiun Balapan’. Maka acara ini akan dikemas lebih intim dengan menghadirkan sebuah pagelaran musik dengan nuansa yang kekinian namun tetap memasukan unsur – unsur budaya seperti tarian tradisional yang akan dipadukan dengan lagu – lagu milik Didi Kempot yang tentunya akan memberikan kesan terhadap para penontonnya. “Arzillo bergabung dengan CMA Entertainment karena kami berdua mempunyai visi dan misi yang sama bahwa musik dengan unsur tradisional kini sudah semakin diterima dan mampu bersaing dengan musik – musik yang ada sekarang ini. Selain itu menurut Arzillo, CMA Entertainment mempunyai kredibilitas dan komitmen yang tinggi untuk memajukan industri musik Indonesia” jelas Roy Siregar selaku Direktur Utama Arzillo Indonesia. Tiket konser “The Lord of Loro Ati” sudah bisa didapatkan melalui aplikasi GO –TIX sejak 28 Oktober 2019 lalu. Tiket Pre-Sale 1 dan Pre-Sale 2 konser ini sudah sold out dalam kurun waktu 2 hari saja, namun bagi para sobat ambyar yang belum memiliki tiket tetapi ingin hadir dalam konser ‘The Lord of Loro Ati ’ tiket kategori festival masih bisa didapatkan dengan harga Rp.350.000,-. #

Jakarta, 8 November 2019 – Pameran dan konferensi tahunan di bidang energi terbarukan, Indonesia EBTKE ConEx, menjadi ajang saling bertukar perspektif antar para pelaku, pengamat dan praktisi energi terbarukan di Indonesia. Sesi diskusi seperti program Plenary Session, Breakout Session, dan Workshop Session digelar untuk memberikan gambaran terbaru mengenai perkembangan dan tantangan serta jalan keluar terbaik di bidang energi terbarukan.

Beberapa topik yang dibawakan para panelis dan pembicara antara lain mengenai investasi, transisi energi, regulasi, pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan di Indonesia, kesiapan dan masa depan energi terbarukan, dan lain-lain. Berbagai sesi diskusi yang digelar mendapat sambutan positif dari para peserta yang terlihat antusias untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Secara umum, meskipun mengakui adanya berbagai tantangan yang masih dihadapi, para panelis cukup optimis bahwa Indonesia bisa merealisasikan energi terbarukan.

This slideshow requires JavaScript.

“Energi terbarukan adalah target yang mau tidak mau harus bisa dicapai. Tinggal masalah waktu saja kapan kita akan mencapai energi terbarukan di Indonesia,” ujar Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Surya Darma. Ia menyatakan METI berkomitmen untuk terus konsisten mendorong peningkatan dan pengembangan energi terbarukan di Indonesia. METI juga bekerja erat dengan lembaga dan komunitas masyarakat energi terbarukan di dunia.

Pengembangan energi terbarukan di Indonesia banyak mendapat dukungan dari dunia internasional. Pada program Plenary Session di hari pertama dan kedua, para panelis yang ikut hadir antara lain Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Pradeep Kumar Rawat; Duta Besar Inggris Raya untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins; Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen; dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Marina Berg; serta perwakilan dari International Renewable Energy Agency (IRENA), Badariah Yosiyana.

Para duta besar yang hadir umumnya menjelaskan mengenai perjalanan mereka dalam mengembangkan energi terbarukan di negara masing-masing. Beberapa nilai penting yang bisa dipetik dari penjelasan para duta besar di atas antara lain pentingnya peran pemerintah dalam mendorong energi terbarukan melalui regulasi yang tepat, pelibatan masyarakat secara aktif, serta dukungan finansial dari investor baik investor lokal maupun internasional.

Terkait investasi di bidang energi terbarukan yang belum berjalan seperti yang diharapkan, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Ridwan Djamaluddin, mengatakan pemerintah sedang melakukan harmonisasi regulasi agar nilai keekonomian di bidang energi terbarukan bisa menarik investor. “Sudah waktunya kita melakukan langkah besar untuk mempercepat energi terbarukan dengan mengharmonisasi regulasi dan memudahkan investasi. Investasi di bidang energi terbarukan harus dilakukan dengan dasar untuk memperkuat kapasitas nasional,” tegas Djamaluddin. Ia juga menekankan pentingnya sumber daya manusia yang andal dalam mengembangkan energi terbarukan. Ia yakin generasi muda potensi dengan antusiasme yang tinggi untuk bergerak di bidang energi bersih.

Keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan energi terbarukan salah satunya bisa dilihat dari hadirnya Young Renewable Energi Innovation. Minat generasi muda terhadap energi terbarukan juga terlihat dari hadirnya mahasiswa dari berbagai universitas ke pameran Indonesia EBTKE ConEx 2019 di JIEXpo. Ketua Panitia Indonesia EBTKE ConEx, Adrian Lembong, menyatakan kegiatan kali ini membawa suasana yang sedikit berbeda. Pada tahun ini terlihat banyak generasi muda yang hadir dan bahkan berpartisipasi langsung pada usaha pengembangan energi terbarukan. “Energi baru terbarukan adalah milik generasi muda dan ini adalah masa depan yang harus digenggam oleh para pemuda kita,” ujar Surya Darma.

Yang Muda Yang Berkarya
Pada hari kedua penyelenggaraan Indonesia EBTKE ConEx 2019 kemarin, telah diumumkan pula para pemenang dari program Young Renewable Energi Innovation dari berbagai kategori. Para pemenang program Young Renewable Energi Innovation adalah:

  1. Kategori Best Impact Award: Bio-WCO: Produksi Bio Nafta dari Limbah Minyak Jelantah Sebagai Bahan Baku Industri Petrokimia (Politeknik Energi dan Mineral Akamigas)
  2. Kategori Best Green Award: Voluntruck: Solusi Siap Guna (Portable) untuk Daerah Terkena Dampak Bencana dengan Menggunakan Energi Terbarukan (Solar PV) sebagai Penghasil Energi Listrik (Universitas Trisakti)
  3. Kategori Best Commercialization: Biop-Mac (Biogas Purification Machine): Alat Pemurnian Biogas dengan Pemanfaatan Serbuk Genteng untuk Menghasilkan Biometan sebagai Renewable Energy di Indonesia (Universitas Brawijaya)
  4. Grand Prize Winner:Aligator: Implementasi Sistem Pendingin Ikan pada Perahu Nelayan Menggunakan Penerapan Smart Renewable Energy (Universitas Brawijaya)

Ketua Umum METI, Surya Darma, menyatakan inovasi-inovasi yang dihadirkan oleh generasi muda ini menjadi bekal penting bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Ia juga berharap ke depan akan semakin banyak generasi muda yang terjun di industri energi terbarukan dan berkontribusi pada pengembangan dan peningkatan energi terbarukan di Indonesia. “Kami berharap tahun depan akan semakin banyak inovasi yang ditampilkan oleh para mahasiswa dan semakin banyak kampus yang mengikuti program Young Renewable Energi Innovation. Kehadiran para mahasiswa ini menjadi sinyal positif akan arah pengembangan energi terbarukan di Indonesia,” ujar Surya.

Informasi lebih lanjut tentang Indonesia EBTKE ConEx 2019 dapat diakses melalui situs www.indoebtkeconex.com

Pameran teknologi komunikasi dan informasi terbesar di Indonesia, Indocomtech 2019 kini memasuki hari terakhir. Menjelang penutupan, Indocomtech semakin meriah karena OMEN Challenger Series 2019 yang didukung oleh HP Indonesia semakin mendekati penentuan juara. Dari total 12 tim di Asia Pasifik, 4 tim terbaik yakni Alpha Red (Thailand), Absolute (Jepang), Bren Esports (Filipina) dan Grayhound (Australia) berhasil melaju ke babak semi final setelah berhasil mengalahkan 8 lawan lainnya di babak kualifikasi (1-2 November 2019).

This slideshow requires JavaScript.

Semi final dari turnamen ini akan berlangsung pada hari ini, Minggu, 3 November 2019 pukul 10.00-14.00 WIB di stage dan player booths di Hall Cenderawasih, Jakarta Convention Center (JCC). Kemudian dilanjutkan dengan babak grand final yang berlangsung pada hari yang sama dari pukul 14.30-18.30 WIB di hall serupa.

Dengan gelar juara yang prestisius dan total hadiah sebesar 50 ribu Dolar Amerika (±Rp690 juta) bagi pemenang, turnamen ini menjadi momen penting bagi para gamer di Asia Pasifik karena akan menentukan siapa tim gamer terbaik se-Asia Pasifik dala pertandingan Counter Strike: Global Offensive (CS:GO) tahun 2019.

Selain itu, Indocomtech yang berlangsung di JCC juga akan menjadi saksi apakah Australia akan kembali menjadi juara bertahan seperti yang dicapai oleh tim ORDER pada turnamen edisi 2018 atau apa justru ada juara baru yang akan lahir. Sementara bagi tim Indonesia yang sudah tersisih pada babak kualifikasi, gelaran OMEN Challenger Series yang ada dalam rangkaian Indocomtech 2019 akan menjadi pengalaman berharga dan motivasi untuk terus belajar dari tim negara lain dalam berprestasi lebih baik di masa mendatang.

Bagi para pencinta musik, nikmatilah konser musik yang berlangsung pada 19.30-21.00 WIB di Hall Cenderawasih setelah penutupan Grand Final OMEN Challenger Series 2019. Didukung oleh HP Indonesia, berbagai musisi ternama yang diminati oleh generasi milenial dan generasi Z seperti Weird Genius dan Ramengvrl siap menghibur para pengunjung Indocomtech untuk bernyanyi dan berjoged bersama melalui MTV Spotlight Concert.

Sebagai ajang belanja produk IT, jangan lewatkan pula kesempatan untuk memborong beragam produk teknologi berkualitas karena Indocomtech menebarkan pelbagai penawaran spesial khusus hari terakhir di 250 booth peserta yang tersedia, mulai dari potongan harga, diskon, cashback, trade-in (tukar tambah), clearance sale (cuci gudang), flash sale bahkan hingga lelang. Dengan berbagai pilihan promo yang ada, maka memungkinkan para pengunjung untuk memenuhi kebutuhan produk IT dengan harga
murah.

Booth Samsung menjadi salah satu incaran bagi para pengunjung di hari terakhir karena berani memberikan promo gila-gilaan. Selain bisa mendapatkan potongan harga pada berbagai tipe Samsung, di sini para pengunjung juga bisa mendapatkan Samsung Galaxy Note 10+ hanya dengan menukarkan hape Samsung lama dan mendapatkan cashback hingga Rp2,1 juta.

Di samping itu, pengunjung juga berkesempatan mengikuti lucky dip untuk memenangkan voucher belanja senilai Rp5 juta dan berbagai merchandise ekslusif menarik lainnya. Dapatkan pula diskon tambahan dengan nilai hingga Rp1 juta dengan cicilan 0% hingga 24 bulan untuk transaksi via kartu-kredit bank-bank ternama.

Bagi yang ingin tampil stylish sekaligus menerapkan gaya hidup sehat, Createkat yang menghadirkan watch band bermutu tinggi yang memiliki desain ergonomis namun harga bersahabat bisa menjadi pilihan. Khusus di hari terakhir, para pengunjung bisa mendapatkan promo gila-gilaan berupa diskon hingga 80%. Dimulai dari harga Rp180ribu, pengunjung sudah bisa memiliki watch band berkualitas dari seri Katfit Classic, Katfit 1 dan Katfit Watch Band yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari untuk memantau harian kualitas tidur, memantau denyut jantung secara nonstop bahkan hingga memantau kondisi badan.

Untuk kebutuhan laptop, Lenovo juga tak ketinggalan dalam memberikan promo istimewa yang diberikan secara istimewa di hari terakhir. Selain memberikan potongan harga, Lenovo juga memberikan hadiah dalam bentuk pembayaran non tunai ingga Rp1 juta untuk pembelian produk tertentu dan mengadakan Lenovo Surprise Box pada 3 November 2019 pukul 18.00 WIB. Melalui Lenovo Surprise Box, 10 pengunjung beruntung berkesempatan untuk memiliki laptop Lenovo hanya seharga Rp2.5 juta saja.

Selama berkunjung ke Indocomtech, jangan sia-siakan pula untuk membeli produk dengan minimal transaksi Rp500 ribu karena ada hadiah yang diberikan. Setiap pembelanjaan Rp500 ribu beserta kelipatannya, setiap pembeli berhak mendapatkan kupon undian yang akan diundi nanti malam jam 20.00 WIB di panggung utama di Hall B untuk mendapatkan hadiah berupa 1 unit Asus ROG persembahan dari Asus Indonesia dan 3 unit Samsung Galaxy S10+ persembahan dari Telesindo shop dengan syarat dan ketentuan berlaku.

“Tak terasa, Indocomtech 2019 kini memasuki hari kelima. Oleh karena itu, kami mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk datang bersama teman, keluarga dan bahkan sanak saudara ke Indocomtech 2019 karena ada banyak promo spesial menanti khusus hari terakhir. Nikmatilah pengalaman menjelajah dunia teknologi penuh inspirasi dan rasakan serunya berbelanja produk IT berkualitas dengan harga murah di sana.” kata Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Indonesia.

Indocomtech merupakan pameran teknologi komunikasi dan infomasi terbesar di Indonesia yang sudah terselenggara ke-27 kalinya. Acara tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara Yayasan Apkomindo

Indonesia (YAI) dan Traya Eksibisi Internasional.
Tiket untuk Rabu-Kamis: Rp25 ribu.
Tiket untuk Jumát, Sabtu dan Minggu: Rp 35 ribu.

Tak terasa, gelaran Indocomtech 2019 kini memasuki hari ke-4. Mendekati hari terakhir, ajang pameran teknologi komunikasi dan informasi terbesar di Indonesia ini semakin dipadati pengunjung karena hadirnya beragam penawaran dan promo fantastis yang tersedia di 250 booth peserta pameran. Tak hanya potongan harga saja, Indocomtech juga dibanjiri oleh berbagai diskon, cashback, trade-in, clearance sale, flash sale bahkan hingga lelang yang memungkinkan para pengunjung untuk mendapatkan berbagai produk IT berkualitas dengan harga miring.

This slideshow requires JavaScript.

Dengan tingginya animo masyarakat Indonesia khususnya generasi milenial dan gen Z terhadap tren gaming, maka produk gaming menjadi jenis produk yang paling banyak diburu di Indocomtech. Salah satunya, Asus sebagai salah satu pionir dalam perkembangan laptop gaming, Asus wajib ada dalam bucket list karena menawarkan harga bersaing.

Dengan membeli Asus TUF Gaming Series, para pencinta game bisa menikmati cashback hingga Rp800.000 sekaligus mendapatkan hadiah langsung berupa jaket edisi terbatas. Promo ini makin menguntungkan karena para pembeli dapat mengikuti lucky dip untuk mendapatkan hadiah utama berupa smartphone Asus Zenfone 3 dan Asus Zenfone Live L1 untuk setiap pembelian produk apapun tanpa minimum transaksi. Bagi yang aktif di sosial media, ikutilah lomba foto di booth Asus berhadiah 1 unit Asus Zenfone 3 dan 2 unit Zenfone Live.

Berbeda dengan Asus, Acer punya cara tersendiri dalam memikat para game enthusiast dengan promo besar-besaran. Hanya di Indocomtech, para pengunjung bisa mengikuti kegiatan lelang laptop gaming yang dimulai dari harga Rp500 ribu serta dapat membeli berbagai gaming gears seperti mouse cestus series, nitro keyboard dan nitro headset dengan harga spesial dengan diskon hingga 60%.

Selain itu, Acer juga menyuguhkan beragam pilihan monitor gaming dengan kualitas prima yang dibanderol dengan harga spesial. Hadiah berupa gaming gears seperti headset galea 300, headset galea 500 hingga Acer Windows Mixed Reality juga tersedia bagi pengunjung yang membeli laptop dan CPU gaming edisi Helios, Triton, Nitro dan Orion. Promo makin menggila khusus pembelian laptop gaming Helios 500 PH517-51/61 karena ada kejutan dari Acer berupa cashback sebesar Rp4 juta.

Sementara bagi pemburu smartphone dari brand ternama, tak ada salahnya untuk mampir ke Telesindo Shop yang menjadi salah satu sponsor dari Indocomtech untuk menangkap beragam tebaran promo. Di sini para pengunjung bisa mendapatkan beragam merk hape, mulai dari Samsung, Xiaomi, Vivo dan Oppo  baik baru ataupun ex-display dengan rentang harga dimulai dari Rp1 juta. Spesial di Indocomtech, para pengunjung yang ingin memperbaharui kecanggihan smartphonenya juga dapat mengikuti trade-in alias kegiatan tukar tambah barang elektronik dan gadget bekas menjadi smartphone baru dengan penawaran menguntungkan serta pengunjung juga bisa membeli aksesoris smartphone dengan harga dimulai dari Rp10 ribu.

Penggemar produk iPhone tak perlu khawatir. Indocomtech menghadirkan iBox selaku Apple Premium Reseller yang memamerkan berbagai produk keluaran Apple dengan promo juara, mulai dari cashback Rp300ribu untuk pembelian Apple Watch, cashback Rp2,1 juta untuk iPhone XR dan bahkan hingga cashback Rp2,3 juta untuk Macbook Air (2017). Ada pula kegiatan tukar tambah produk Apple terbaru dan mendapatkan tambahan cashback Rp500.000 dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Memasuki era media sosial yang semakin luar biasa, minat fotografi dan vlogging pada generasi muda di Indonesia terus bertumbuh. Indocomtech benar-benar memahami hal itu. Maka dari itu bagi pengunjung yang ingin mendapatkan pengalaman baru sekaligus meningkatkan kualitas karyanya dalam memotret ataupun merekam video, booth Denka Pratama Indonesia sebagai perusahaan distributor resmi produk kamera adalah solusinya.

Dengan berbagai pilihan merk seperti Moza, Hollyland, FeiyuTech dan Yongnuo Digital, di sini para pehobi fotografi dan vlogger bisa membawa pulang produk pendukung kamera seperti gimbal untuk menghasilkan karya dengan lebih optimal dengan harga murah. Hanya di Indocomtech, pengunjung bisa membeli gimbal smartphone dengan harga di bawah Rp1 juta dan gimbal kamera mirrorless dengan harga di bawah Rp3 juta.

Selama berkunjung ke Indocomtech, jangan lewatkan kesempatan membeli produk dan melakukan transaksi sebab ada kejutan menanti. Setiap pembelanjaan Rp500 ribu beserta kelipatannya, setiap pembeli berhak mendapatkan kupon undian yang akan diundi pada akhir pameran untuk mendapatkan hadiah berupa 1 unit Asus ROG persembahan dari Asus Indonesia dan 3 unit Samsung Galaxy S10+ persembahan dari Telesindo shop dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Indocomtech makin meriah dengan diadakannya Olimpiade TIK Nasional (OTN) 2019 oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang kini memasuki hari kedua. Hadir pertama kalinya dalam rangkaian pelaksanaan Indocomtech, OTN turut memberikan warna pada pelaksanaan Indocomtech sepanjang sejarah. Bertemakan “ICT For Better Future”, ajang ini diikuti sekitar 600 peserta yang terdiri dari para siswa mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK serta para guru dari seluruh Indonesia dengan rangkaian kegiatan yang edukatif.

Selain mengadakan workshop dan seminar nasional tematik untuk para guru, OTN juga menyelenggarakan 10 lomba menarik, mulai dari lomba mengetik cepat, lomba membuat fotografi, ICT for Math, robotik, web design hingga membuat games. Tercatat ada hampir 700 peserta terdaftar yang terdiri dari siswa SD, SMP dan SMA/SMK dan para guru TIK dari seluruh Indonesia.

“Penguasaan teknologi merupakan salah satu tolak ukur kemajuan bangsa. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang penguatan ICT di sekolah dari tingkat dasar hingga menengah sehingga mendorong lahirnya para pemikir cerdas berbasis IT tanah air di masa mendatang.” jelas Ketua Umum Ikatan Guru TIK PGRI, Bambang Susetyanto.

“Dengan berbagai suguhan kreatif untuk para pengunjung, Indocomtech tidak sekedar menjadi ajang pameran jualan atau transaksi bisnis, tetapi lebih dari itu merupakan sebuah wahana pembelajaran teknologi yang menyenangkan. Khususnya untuk para gamers agar saling berjejaring sekaligus menjadi ajang wisata yang menghibur bagi masyarakat Indonesia.” jelas Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Indonesia.

Dengan tersisanya 1 hari lagi pada pelaksanaan Indocomtech, maka Sabtu ini menjadi momen yang tepat untuk berkunjung ke Indocomtech demi mendapatkan produk IT incaran dengan harga terjangkau. Yuk datang ke Indocomtech! Nikmati kebersamaan dengan keluarga, teman, sahabat dan kolega dan rasakan pengalaman berkunjung ke wahana teknologi penuh inspirasi dan dapatkan penawaran harga terbaik dan games menarik selama berkunjung ke sana.

Sebagai generasi yang melekat dengan teknologi, aksesoris smartphone menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan dari keseharian milenial dan Gen Z. Gadget telah menjadi bagian dari gaya hidup mereka sehingga berbagai aksesoris pendukung smartphone seperti power bank, bluetooth headset, bluetooth speaker dan wireless charger amat dibutuhkan.

This slideshow requires JavaScript.

Oleh karena itu bagi generasi muda yang ingin memenuhi kebutuhan lifestyle-nya, dapat mengunjungi booth Vidvie. Di sini para pengunjung bisa membawa pulang berbagai aksesoris smartphone dengan harga miring hingga 70% diskon. namun jika ingin mencoba merek lain pun pengunjung juga bisa mampir ke booth Philips yang memberikan cashback dan clearance sale besar-besaran hingga 70% untuk pembelian produk headset dan headphone tertentu serta booth Mairu yang mengadakan cuci gudang dengan pilihan harga Rp25ribu, Rp50 ribu dan Rp100 ribu.

Tak hanya keperluan pribadi dan hiburan, Indocomtech juga menjadi ajang pameran teknologi untuk keperluan bisnis yang menyuguhkan berbagai produk business software dengan teknologi mutakhir. Salah satunya adalah Zahir, business software khusus akuntansi yang akan memudahkan pelanggan dalam melakukan pencatatan keuangan perusahaan ataupun usaha. Dengan penawaran khusus berupa diskon 50% dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, Zahir menjadi salah satu andalan pelaku bisnis yang ingin merapikan keuangannya dengan bonus berlangganan 1 tahun secara cuma-cuma (berlangganan 1 tahun, bonus 1 tahun).

Beragamnya promo menjadikan Indocomtech sebagai surga untuk kebutuhan IT. Hal itu kemudian disambut dengan positif oleh Irwin Day selaku Sekretaris jenderal Federasi Teknologi Informasi indonesia yang menyebut bahwa Indocomtech adalah pameran berbagi kebahgiaan.

“Pameran Indocomtech bukan hanya pameran teknologi, namun pameran berbagi kebahagiaan. Hal itu dikarenakan setiap pengunjung yang hadir dapat pulang dengan tersenyum karena telah membeli produk IT berkualitas dengan harga yang murah. Inilah ciri khas dari Indocomtech yang harus kita pertahankan.” papar Irwin Day.

Untuk semakin memberikan keceriaan kepada pengunjung, Indocomtech juga telah mempersiapkan kejutan lainnya. Setiap pembelanjaan Rp500 ribu beserta kelipatannya, pengunjung yang berbelanja di Indocomtech 2019 berhak mendapatkan kupon undian yang akan diundi pada akhir pameran untuk mendapatkan hadiah berupa 1 unit Asus ROG persembahan dari Asus Indonesia dan 3 unit Samsung Galaxy S10+ persembahan dari Telesindo Shop dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Potensi Indonesia dalam hal penjualan produk teknologi begitu besar. Menurut riset GfK TEMAX® Indonesia, sepanjang januari-Juni 2018, penjualan barang konsumsi berteknologi (technical consumer goods) di Tanah air mencapai Rp 79,51 trilliun yang terdiri dari 3 barang utama yakni barang telekomunikasi (ponsel) sebesar Rp 25,71 trilliun, barang-barang teknologi informasi (IT) Rp5,74 trilliun, peralatan besar rumah tangga (major domestic appliances) Rp3,96 trilliun. Atas raihan ini, Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 15,8% dibanding Rp68,67 trilliun pada semester I-2018.

This slideshow requires JavaScript.

Tren positif ini menunjukkan bahwa animo masyarakat terhadap kebutuhan produk teknologi cukup tinggi. Untuk itulah Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) berkolaborasi dengan Traya Eksibisi Internasional menyelenggarakan ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi terbesar di Indonesia, Indocomtech. Tahun ini adalah edisi ke-27 yang berlangsung dari 30 Oktober – 3 November 2019. Dengan mengusung tema “Never Stop Exploring“.

Tercatat ada sekitar 250 perusahaan teknologi baik lokal ataupun internasional ternama yang berpartisipasi seperti HP Indonesia, Asus Indonesia, Acer, MSI, Intel, Dell, Epson, Erafone, IBox, V-Gen dan Indodax sebagai platform jual beli aset digital terbesar di Indonesia. Dalam gelaran 5 hari tersebut mereka memamerkan berbagai produk teknologi mutakhir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam 10 kategori berbeda. Mula dari aksesoris, audio camera, gaming, laptop & PC, TV, Telco, smartphone, smarthome hingga wearable device.

Seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, Indocomtech edisi kali ini juga hadir dengan suguhan beragam penawaran menarik yang diminati oleh para pengunjung. Tak hanya potongan harga, indocomtech juga dibanjiri oleh diskon, Clearance sale, flash sale di hari dan jam tertentu bahkan hingga lelang dengan harga yang terjangkau.

“Kami akui bahwa penjualan di online memiliki harga yang bersaing. Namun dengan inovasi, kami turut mampu menghadirkan beragam produk teknologi bermutu tinggi dengan harga yang jauh lebih murah. Bagi kami ini adalah komitmen untuk memberikan kudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan produk teknologi dengan harga bersahabat.” papar hidayat Tjokrodjojo, Ketua Yayasan Apkomindo Indonesia.

Salah satu booth yang memberikan penawaran harga terbaik adalah Erafone. Bagi pengunjung yang ingin membeli smartphone dari merek ternama dengan harga terjangkau seperti Vivo, Oppo, Xiaomi hingga Samsung bisa menjadi pilihan. Dengan promo diskon hingga 75%, para pengunjung bisa memiliki smartphone impian dari harga Rp499ribu hingga 3 jutaan.

Menariknya, Erafone juga menawarkan produk ex-display alias smartphone yang pernah digunakan untuk dipajang saat penjualan. Dengan rentang harga dari Rp 299ribu hingga kisaran Rp2 jutaan. Pembeli bahkan bisa mendapatkan tambahan diskon hingga Rp 1 juta dengan cicilan 0% hingga 24 bulan jika melakukan transaksi dengan kartu kredit dari bank-bank ternama.

Hadiah menarik menanti pembeli dengan nominal transaksi tertentu antara lain smartwatch GarminVivofit 4, LED TV, Samsung Galaxy Note10 serta ribuan merchadise eksklusif.

Untuk kategori laptop dan perangkat pendukungnya, Acer menjadi salah satu brand incaran karena memberikan cashback besar-besaran yang bervariasi, dimulai dengan Rp400 ribu hingga Rp 6 juta untuk pembelian laptop tertentu dengan syarat dan ketentuan berlaku. Penawaran tersebut bahkan makin menggila dengan hadirnya diskon hingga 60% untuk pembelian aksesoris komputer.

Adapun bagi pecinta produk Apple namun memiliki budget terbatas, dapat mampir ke booth Apple Lab. Booth ini menyediakan berbagai produk iMac dan Macbook Air second yang dijual dengan rentang harga Rp2 jutaan (iMac) dan Rp3 jutaan (Macbook Air).

H

Memasuki tahun penyelenggaraan ke-16, pameran indocraft diresmikan pembukaannya oleh Drs. H.M Asrorun Ni’am Sholeh. MA – Deputi Bidang Pengembangan Pemuda – Kementerian Pemuda dan Olahraga R.I. Pameran berlangsung dari Rabu 30 Oktober 2019 sampai 3 Nov 2019 Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC). Dalam kesempatan tersebut Ni’am Sholeh menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada para kreator produk batik dan kerajinan untuk terus berkarya dan menciptakan nilai tambah atas karya-karya generasi muda Indonesia agar semakin berdaya saing.

This slideshow requires JavaScript.

Diselenggarakan oleh PT Debindomulti Adhiwasti tiap tahunnya, pameran Indocraft diposisikan sebagai representasi keunggulan ekonomi kreatif Indonesia (The Craftmanship of Indonesia) khususnya dari sektor fesyen batik dan aksesorisnya, termasuk ragam hasil kerajinan Nusantara. Mengusung tema “Batik All The Way” sebagai spirit bangsa dalam menggunakan dan melestarikan warisan budaya batik yang dapat di implementasikan pada semua karya ekonomi kreatif, mulai dari fesyen dan aksesoris bermotif batik hingga aneka ragam produk kerajinan etnik.

Produk yang dipamerkan meliput kategori fesyen batik ready-to-wear, fesyen aksesoris, batik etnik, batik tenun, batik order, songket dan sebagainya. Ragam produk kerajinan menampilkan hasil kerajinan kayu, bambu, logam, batu, kulit, rotan, perak dll. Baik produk fesyen maupun produk hasil kerajinan mengangkat fitur artistik dna etnik khas nusantara.

Live Shows

Selama lima hari pameran, Indocraft 2019 disemarakkan dengan berbagai kegiatan pendukung yang mempertunjukkan kemajuan terkini dalam penciptaan karya-karya rancang busana, disain dan aksesories dari 50 desainer lebih, dengan mengangkat berbagai tema motif etnik, flora dan fauna Indonesia.

Agenda acara pendukung pameran 2019 yang berlangsung setiap hari menampilkan antara lain fashion show karya perancang muda terkemuka, talk show IWAPI, demo make-up dan tutorial hijab bersama tim artistik Wardah, dan sebagainya. Dengan demikian para pengunjung dapat merasakan berbelanja dan merasakan nilai-nilai tambah juga manfaat dari pameran Indocraft 2019 serta mengapresiasi karya-karya kreatif putra bangsa.

Ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi terbesar di Indonesia, Indocomtech resmi dibuka pada hari ini, Rabu, 30 Oktober 2019 di Hall B – Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta. Pelaksanaan Indocomtech yang ke-27 ini terselenggara atas kerja sama Traya Eksibisi Internasional dengan Yayasan APKOMINDO Indonesia (YAI). Turut hadir dalam acara pembukaan hari ini diantararanya Bapak Irwin Day, Sekeretaris Jenderal Teknologi Informasi Indonesia dan Asosasi Pengguna Jasa Internet Indonesia (APJI).

This slideshow requires JavaScript.

Sebagaimana pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, Indocomtech 2019 juga akan menyuguhkan beragam tren teknologi terkini. Tercatat ada sekitar 250 perusahaan teknologi baik lokal ataupun internasional ternama yang berpartisipasi seperti HP Indonesia, Asus Indonesia, Acer, MSI, Intel, Dell, Epson, Erafone, IBox, V-Gen dan Indodax sebagai platform jual beli aset digital terbesar di Indonesia. Selama 5 hari, mereka akan memamerkan berbagai produk teranyar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam 10 kategori berbeda, mulai dari accessories, audio camera, gaming, laptop & PC, TV, telco, smartphone, smarthome hingga wearable device.

Terselenggaranya Indocomtech mendapatkan sambutan positif dari Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI). Ketua Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI), Hidayat Tjokrodjojo mengatakan bahwa Indocomtech adalah bukti komitmen dalam mendukung program pemerintah. “Pemerintah telah memiliki perhatian serius dalam menghadapi arus revolusi industri 4.0 yang begitu canggih. Dengan suguhan beragam tren teknologi terkini yang ditampilkan di Indocomtech, kami berharap dapat turut menyukseskan program yang telah pemerintah jalankan yakni “Making Indonesia 4.0.”

Seperti yang disampaikan oleh pihak yayasan APKOMINDO Indonesia (YAI), pemerintah telah melakukan terobosan dalam menyiasati Revolusi Industri 4.0. Hal itu dibuktikan dengan diluncurkannya Peta Jalan (roadmap) Revolusi Industri 4.0 bernama “Making Indonesia 4.0” yang disahkan oleh Presiden Jokowi pada 2018 lalu.

Dari lima sektor manufaktur yang difokuskan di peta jalan, salah satunya adalah sektor elektronik yang mencakup berbagai produk gawai dan teknologi informasi seperti smartphone, laptop, komputer, kamera dan sebagainya. Di samping itu, dukungan dari pemerintah juga diberikan lewat peresmian tol langit berupa Palapa Ring sejak 14 Oktober 2019 oleh Presiden Joko Widodo yang menghubungkan konektivitas di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Dengan menargetkan dikunjungi  200.000 pengunjung, Indocomtech tidak hanya menjadi ajang pameran jual beli beragam produk teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), financial technology, smart health, drone, blockchain dan virtual reality saja, tetapi sekaligus juga wahana edukasi dan sharing perkembangan teknologi yang saat ini mengarah pada pemanfaatannya yang lebih luas.

Indocomtech kali ini menghadirkan turnamen gaming pertamanya, OMEN Challenger Series 2019, yang diselenggarakan oleh HP Inc. Selain turnamen CS:GO, pengunjung dapat menikmati kompetisi cosplay dan coswalk, serta penampilan dari Weird Genius and Ramengvrl. Gamers juga dapat membeli rangkaian produk gaming HP, OMEN 15 Laptop dan Pavilion Gaming 15, dan mendapatkan hadiah langsung aksesori gaming HP dengan nilai hingga Rp1,500,000.

“Dengan terintegrasinya pekerjaan dan kehidupan pribadi, konsumen membutuhkan perangkat inovatif yang dapat mendukung lifestyle dan workstyle mereka,” kata Hansen Wijaya, Indonesia Consumer Personal System Category Lead, HP Inc. “HP terus menghadirkan inovasi PC dan print untuk memberdayakan kesuksesan masyarakat Indonesia, baik para pemilik usaha kecil maupun para gamer.”

Selain itu, Indocomtech juga mengadakan Esports Exhibition yang memungkinkan para pengunjung untuk mendapatkan pengalaman tersendiri dalam memainkan sejumlah game ternama seperti Free Fire, Dota 2 dan CS:GO.

Tidak hanya itu, untuk pertama kalinya HP Indonesia akan memperkenalkan printer toner tank pertama di dunia[1], HP Neverstop Laser. Seri printer terbaru ini didukung oleh tanki toner revolusioner yang dapat dengan mudah mengisi ulang sendiri dalam 15 detik. HP juga menawarkan promosi untuk seluruh pengunjung Indocomtech, sepuluh pembelian HP Neverstop Laser pertama akan mendapatkan hadiah koper eksklusif. Kunjungi booth HP di Hall A, JCC, dan dapatkan promosi spesial untuk seluruh rangkaian PC, printer, tinta dan toner asli, serta aksesoris HP.

“Sesuai dengan temanya “Never Stop Exploring”, Indocomtech senantiasa berusaha memberikan pengalaman lebih kepada masyarakat lewat berbagai inspirasi teknologi serta beragam kegiatan yang menarik dan menghibur. Itulah kenapa tahun ini kami mengadakan turnamen esports, esports exhibition hingga pertunjukan cosplay.” kata Presiden Direktur Traya Eksibisi Internasional Bambang Setiawan.

Sebagai ajang edukasi dan transfer pengetahuan untuk merespon perkembangan teknologi terkini, Indocomtech mengadakan sejumlah program talkshow dan seminar, diantaranya workshop bidang animasi, digital marketing, dan entrepreneurship

Untuk mendukung upaya internaliassi program  pendidikan berbasis 4.0 dan penerapan  Indocomtech bekerja sama dengan Persatuan Guru Indonesia (PGRI) menyelenggarakan Olimpiade TIK Nasional  bertema ICT for Better Future  yang diiikuti sebanyak 700 peserta yang terdiri dari para guru TIK dari seluruh iIndonesia mulai dari tingkat dasar sampai menengah.

Sejumlah kompetisi yang digelar diantaranya robotic, membuat games, coding, video kreatif, ICT for math, blog, fotografi dan sebagainya. Khusus untuk para pendidik juga dapat mengikuti serangkaian workshop dan seminar yang tentang penerapan dan pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung pendidikan 4.0 berbasis cloud.

Pelaksanaan Olimpiade TIK  tersebut menurut Ketua Yayasan Apkomindo Indonesia, Hidayat  Tjokrodjojo menjadi ajang sosialiasasi kepada para guru dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis STEAM (Science- Technology – Engineering – Art – Mathematics). “STEAM ini sangat penting dipahami dan dikuasai para guru sehingga semua mata pelajaran dapat diaplikasikan secara STEAM. ujar Hidayat Tjokrodojo.

Lebih lanjut Hidayat mengatakan, Indcomtech akan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan sejumlah kementerian terkait, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pariwiasata, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan instansi terkait lainnya.

Indocomtech adalah pameran teknologi yang mendapatkan animo tinggi dari masyarakat. Dari tahun ke tahun, Indocomtech senantiasa mengalami tren yang positif. Tahun lalu, pameran ini mencatatkan transaksi sebesar Rp 639 miliar dengan total pengunjung sekitar 185.000 orang. Bambang Setiawan berharap, Indocomtech 2019 akan terjadi peningkatan baik dari jumlah pengunjung maupun nilai transaksi. Indocomtech tahun ini disponsori oleh Telesindo, Kalbe Nutritionals, Mayora dan Hanamasa.


[1] HP Neverstop: World’s first toner tank laser printer / HP Neverstop: 15-second, mess-free, self-reload with the HP Reload kit: Constant toner self-reload using imaging-drum-in-place OEM toner supplies compared to majority of worldwide OEM monochrome laser printers <$250 USD and MFPs priced <$350 USD as of Nov 15, 2018.  HP internal research & Keypoint Intelligence-Buyers Lab 2018 study commissioned by HP.  Market share as reported by IDC CYQ2 2018 Hardcopy Peripherals Tracker, 2018Q2 Release.  For details, see keypointintelligence.com/HPNeverstop

Gelaran pameran industri pendukung sektor bisnis hospitality dan desain satu-satunya di
Indonesia, Hospitality Indonesia resmi digelar hari ini, Rabu, 23 Oktober 2019 di Hall A –
Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta. Ini adalah tahun kedua Hospitality
Indonesia diadakan setelah edisi pertama sukses pada 2018.

This slideshow requires JavaScript.

Pameran yang merupakan sinergi antara API Traya dan JIExpo Kemayoran Jakarta, serta
didukung oleh Kementerian Perindustrian, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII),
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Indonesia Furniture &amp; Craft
Promotion Forum (IFPF) ini berlangsung selama 4 hari yakni dari 23-26 Oktober 2019.
Adapun tema yang diangkat adalah “Engage the Future of Hospitality” yang merefleksikan
kekuatan kolaborasi yang semakin padu dari industri yang terkait di dalamnya.

Bekonsep Business To Business (B to B), Hospitality Indonesia diikuti oleh lebih dari 100
exhibitor lokal yang merupakan pelaku industri di bidang furnitur dan kerajinan, desain
interior, serta hotel supplier yang telah berpengalaman dan teruji kualitasnya dalam
pengerjaan proyek-proyek seperti hotel, restoran, kafe, perkantoran, co-working space,
airport dan ruang public baik di dalam maupun luar negeri.
“Hospitality Indonesia siap menjawab kebutuhan desain, interior hotel restoran dan cafe
(horeca), para pelaku bisnis hospitality lainnya termasuk pemilik co-working space, industri
e-commerce, distributor dan masyarakat umum,” papar Presiden Direktur Traya Eksibisi
Internasional, Bambang Setiawan.

Sebanyak 5000 buyers potensial dari Asia Tenggara, Australia dan sejumlah negara lainnya
juga dihadirkan. Menurut Bambang, ini merupakan kesempatan bagi produk di industri
Hospitality untuk beproses menjadi trendsetter di pasar global.

Sunardi M. Sinaga, Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Industri, Perdagangan dan
Transportasi mengpresiasi terhadap gelaran Hospitality Indonesia. Sebagai tuan rumah, posisi Jakarta semakin strategis dan paling prospektif dalam perkembangan pariwisata setelah Bali.

“Jakarta didapuk menjadi kota dengan pertumbuhan pariwisata tertinggi di dunia pada
2017 oleh World Travel and Tourism Council (WTTC). Ini menjadi tantangan bagi kami untuk semakin berbenah meningkatkan pelayanan dan infrastruktur transportasi demi
memperlancar mobilitas sehingga dapat mendorong investasi bisnis, khususnya di bidang
pariwisata yang mengalami tren kenaikan positif ,” pungkasnya.

Jakarta menurutnya merupakan daerah dengan konsumen tertinggi untuk produk sandang,
pangan dan papan. Tentu menjadi peluang besar bagi pelaku usaha mebel dari luar daerah
untuk memasarkan produknya di Jakarta. Karena itu, Sunardi M. Sinaga berharap,
Hospitality Indonesia bisa menjadi agenda rutin dan masuk dalam rangkaian kegiatan HUT
Jakarta.
Abdul Rochim, M.Si Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Republik
Indonesia dalam sambutannya menyampaikan, gelaran semacam ini sangat penting dalam
mendorong perkembangan industri furnitur nasional.

Kementerian Perindustrian mencatat, sepanjang 2018, kontribusi industri furnitur terhadap
PDB industri nonmigas sebesar 1,36%. Kinerja ekspor industri furnitur Indonesia dalam tiga tahun terakhir juga menunjukkan tren kenaikan. Pada 2016, nilai ekspornya sebesar
US$1,60 miliar, naik menjadi US$1,63 miliar pada 2017. Sepanjang 2018, nilai ekspor produk furnitur nasional kembali mengalami kenaikan hingga US$1,69 miliar atau naik 4%. Dan, Indonesia baru berada di peringkat 21 dunia. “Saya optimis peringkat Indonesia bisa melesat karena kita memiliki keunggulan kompetitif seperti ketersediaan bahan baku dan SDM yang melimpah. Kita harus berkolaborasi meningkatkan ekspor furniture. Kawasan Asia Pasifik dan Amerika Utara merupakan pasar furniture yang strategis,” ungkapnya
Baik Ketua Umum Indonesia Furniture Promotion Forum (IFPF), Erie Sasmito maupun Ketua Umum Himpunan Desain Interior Indonesia (HDII), Rohadi siap untuk saling menguatkan dan berkolaborasi demi menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Hanya saja, dibutuhkan roadmap pengembangan industri hospitality untuk mendapatkan
kesepahaman bersama karena ada acuan dan target yang jelas antara para pelaku bisnis
industri hospitality, desainer, dan pemerintah.
Secara keseluruhan, pameran ini terbagi dalam 3 sektor utama yaitu Furniture &amp; Craft
Indonesia, Mozaik Indonesia dan Hotel Sourcing Indonesia dengan pemerintah.
Pada sektor Furniture &amp; Craft Indonesia menampilkan sejumlah brand furniture kenamaan seperti Wisanka Piguno, Ribka Furniture, Yudhistira hingga Decorus yang telah
berpengalaman melayani kebutuhan ekspor dan proyek-proyek residensial internasional.

Sektor Mozaik Indonesia menghadirkan diantaranya Paviliun Kementerian Perindustrian
Direktorat Jenderal Industri Agro, Kanuawi Living, Mil &amp; Bay, dan Pineapple Lifestye
Furniture siap memikat pengunjung dengan berbagai inovasi desain dalam bidang interior
design, furniture design, interior textiles, lighting, home textiles hingga landscape design.
Sementara sektor Hotel Sourcing Indonesia menyajikan sederetan brand kenamaan seperti
Suparma, BenQ dan Massindo Karya Prima yang akan tampil lewat berbagai terobosan pada mattress design & technology, tableware, horeca equipment, hospitality technology, hingga perlengkapan spa dan wellness..

Selain display produk, Hospitality Indonesia untuk pertama kalinya, akan memberikan
penghargaan Gold Designer kepada desainer yang berprestasi atas karya-karyanya dalam
bidang hospitality. Adapun penerima penghargaan Gold Designer tahun ini jatuh kepada
Eugenio Hendro yang kini berkolaborasi dengan Bramble Furniture, sebuah perusahaan
furnitur berbasis di AS yang berfokus pada furniture buatan tangan (handmade) di Indonesia. Bagi para pengunjung yang penasaran melihat karyanya, dapat berkunjung ke instalasi desain dalam “The Lobby by Bramble” berupa dua buah ruang yang memadukan
unsur bumi dan laut yang terletak di Hall A1 dan A3 di JIExpo.

Hospitality Indonesia juga sekaligus menjadi ajang edukasi desain kepada masyarakat
tentang tren yang berkembang yang diinternalisasikan dalam rangkaian seminar dan
workshop inspiratif bertajuk InspireTalk dengan menghadirkan para pembicara kompeten di
bidang hospitality dan desain.
Dari HDII menghadirkan 2 desainer Indonesia yaitu William K. Patty dari Hadiprana dan Ariya Sradha dari Tata Wastu Asia yang banyak mendebutkan karya desain hotel di Indonesia dan luar negeri. Mereka siap berbagi pengalaman, idea, dan tren terkini khususnya dalam desain resort dan business hotel (23 Oktober 2019). Topik lainnya yang menarik diangkat bertajuk
“The Lobby : Inspired by Land and Sea:, “Think Thank Talks by Anabata (23 Oktober 2019)
dan ‘Smart Comfort Seminar by Spring Air” (25 Oktober 2019).
Pada hari terakhir, Sabtu, 26 Oktober 2019, Hospitality Indonesia mengundang masyarakat
umum untuk datang tanpa dikenakan tiket masuk mulai dari pukul 10.00-17.00 WIB. Selain
berkesempatan mendapatkan inspirasi terkait tren hospitality terkini, masyarakat umum
dapat pula membeli produk-produk interior, tableware, dan spa langsung dari produsen
dengan harga promo.

Terjadinya pemanasan global dan pencemaran lingkungan adalah masalah yang serius.
Selain menyebabkan perubahan iklim yang ekstrem, kedua hal tersebut juga dapat
membahayakan kehidupan manusia, mulai dari peningkatan curah hujan, risiko kejadian
alergi, asma dan bahkan hingga penyebaran wabah penyakit seperti Demam Berdarah
Dengue (DBD) akibat meningkatnya polusi udara.

This slideshow requires JavaScript.

Dalam gelaran Hospitality Indonesia, para pelaku industri pendukung sektor bisnis horeca
lokal seperti mebel (furniture), kriya (craft) dan desain tak ketinggalan untuk turut
berkontribusi dengan menyajikan beragam produk kreatif dan unggulan bernuansa alam
serta upaya pelestariannya.

Hospitality Indonesia adalah pameran industri pendukung hospitality dan desain yang kali
kedua terselenggara berkat kolaborasi antara API Traya dan JIExpo serta didukung oleh
Kementerian Perindustrian, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Perhimpunan
Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Indonesia Furniture &amp; Craft Promotion Forum (IFPF). Berlangsung dari 23-26 Oktober 2019 di Hall A – Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta, ajang ini menarik perhatian lebih dari 5000 buyer lokal dan
mancanegara.
Erie Sasmito sebagai ketua Indonesia Furniture Promotion Forum (IFPF) menyebut bahwa
unsur natural atau alam menjadi tren desain di industri mebel, kriya dan horeca.
mendominasi pelaksanaan Hospitality Indonesia 2019 dan menjadi tren terkini untuk bidang industri mebel, kriya, desain dan horeca.
”Saat ini tren hospitality yang sedang berkembang di tanah air mengarah pada nuansa alam.
Munculnya kesadaran masyarakat untuk menjaga masa depan bumi serta adanya kerinduan manusia untuk kembali ke alam memicu kami untuk menciptakan produk berkualitas yang tak hanya artistik, namun juga bersifat sustainable dan ramah lingkungan. Ini sesuai dengan tema Hospitality yakni ”Engage the Future of Hospitality” yang merefleksikan masa depan hospitality dalam menciptakan dunia yang lebih baik.” jelas Erie.

Dari berbagai brand yang ada, salah satu yang menarik perhatian adalah Pineapple Lifestyle Furniture. Terinspirasi dari nuansa tropis di Indonesia, Pineapple Lifestyle Furniture menghadirkan berbagai produk mebel asal Cirebon yang homey dan nyaman digunakan, mulai dari sofa, kursi makan, kursi santai hingga jendela. Orisinalitas produk terlihat dari metode anyaman yang detil.

Berkat produknya yang bermutu tinggi, jenama berlogo nanas ini sukses melakukan ekspor
ke berbagai negara di dunia, mulai dari Jerman, Belgia, Australia hingga Amerika. Setelah
berpengalaman dalam menjalankan proyek residensial di kancah global selama 30 tahun,
Pinneapple juga siap melayani kebutuhan di pasar domestik sejak 5 tahun belakangan dengan rentang harga terjangkau yang dimulai dari ratusan ribu rupiah.

Selain Pinneapple, ada pula Nuansa Kayu Bekas yang menjadi sorotan di Hospitality
Indonesia. Brand asal Solo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan tersendiri karena sejak 2010
berhasil menciptakan beragam produk furnitur seperti meja, lemari, kursi hingga laci yang
sepenuhnya terbuat dari bah kayu-kayu bekas (recycle) dari kayu bekas rumah, perahu, truk bahkan palet.
Meski terbuat dari kayu bekas, kualitasnya tak perlu diragukan. Dengan proses pengerjaan
khusus, Nuansa Kayu Bekas mampu menyulap kayu bekas menjadi produk furnitur yang
cantik berkualitas terbaik sehingga banyak diminati oleh pasar luar negeri seperti Amerika
dan Eropa. Dengan rentang harga dimulai dari Rp100 ribuan, produk yang satu ini menjadi
salah satu incaran bagi masyarakat Indonesia yang menyenangi konsep vintage.

Tak ketinggalan, paviliun Kementerian Perindustrian juga turut menampilkan tren hospitality bernuansakan alam dan ramah lingkungan di Hospitality Indonesia. Berkolaborasi dengan Indonesian Furniture Designer Association, Himpunan Desainer Mebel Indonesia dan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Kementerian Perindustrian turut memfasilitasi 10 industri mebel yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Nama-nama tersebut antara lain adalah Aninda Furniture, Cassaqeela Home Living, Satori Rattan, Gallery Kursi, CV. Natural House dan Powl Studio.

Dari berbagai brand tersebut, Powl Studio menjadi salah satu daya tarik. Berbeda dengan
dua brand sebelumnya yang lebih identik dengan alam, Powl Studio justru memiliki caranya
tersendiri dalam menyelamatkan lingkungan.

Berkat terobosan kreatifnya, brand yang satu ini berhasil menciptakan produk pendukung
desain interior rumah dan industri horeca ramah lingkungan yang terbuat dari barang-
barang daur ulang spare part mobil. Dengan teknik pengerjaan khusus, brand asal Bandung yang berdiri sejak 2012 ini berhasil menyulap sampah menjadi benda-benda yang cantik seperti kursi, lampu dan jam dinding yang akan memanjakan pengunjung untuk tetap betah di rumah.
Tak hanya pada booth peserta, nuansa alam juga bisa dirasakan oleh pengunjung ke instalasi desain dalam “The Lobby by Bramble”, sebuah mahakarya Eugenio Hendro sebagai
Gold Designer tahun ini. Di sini, para pengunjung dapat merasakan sensasi berpetualang ke nuansa alam yang menakjubkan lewat instalasi seni yang memadukan unsur bumi dan laut. Instalasi ini terletak di Hall A1 dan A3 di JIExpo.

Penyuka rotan, bisa mengunjungi booth Sarinah Home yang menampilkan produk interior
dekorasi dengan gaya kontemporer tropis dengan bahan baku utama menggunakan unsur
rotan yang dinilai memiliki kualitas alami yang kuat, ringan, nyaman dan mudah beradaptasi dengan kondisi suhu dan cuaca lingkungan sekitar.

Untuk rotan ini, Sarinah Home banyak menggunakan rotan dari Kendari karena kualitasnya
dinilai paling bagus. Sedangkan untuk pembuatan produknya dilakukan secara handmade di Cirebon (home industry). Selama 10 tahun terakhir, Sarinah Home telah menjadi eksportir rotan ke sejumlah negara diantaraya, Jerman, Spanyol, Turki, dan Djibouti (Afrika). Di hari pertama gelaran Hospitality Indonesia, Sarinah Home langsung mendapat pemesanan dari buyer Korea untuk produk pet bed.

Hospitality Indonesia diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari 3 sektor yakni Furniture dan Craft Indonesia, Mozaik Indonesia dan Hotel Sourcing Indonesia. Dengan adanya unsur alam pada gelaran kali ini, Hospitality Indonesia menjadi ajang bagi para pelaku industri untuk berkontribusi menyebarkan pesan-pesan lingkungan kepada masyarakat melalui beragam produk mebel, kriya dan desain.

Melalui kegiatan yang dibuka untuk publik secara gratis pada Sabtu, 26 Oktober 2019,
Hospitality Indonesia juga menjadi wadah bagi masyarakat dalam mendapatkan beragam
inspirasi alam dalam mempercantik hunianya.

Hospitality Indonesia, ajang pameran industri hospitality dan desain satu-satunya di Indonesia akan digelar untuk kedua kalinya pada 23-26 Oktober 2019 di Hall A – Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta.
Pameran ini terselenggara atas kolaborasi antara API Traya dan JIExpo Kemayoran Jakarta, serta didukung oleh Kementerian Perindustrian, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Indonesia Furniture & Craft
Promotion Forum (IFPF). Bertempat di area seluas 8000 meter persegi, Hospitality Indonesia yang berkonsep Business To Business (B to B) ini menghadirkan lebih dari 100 peserta pameran yang terbagi dalam sejumlah sektor yaitu Furniture &amp; Craft Indonesia, Mozaik dan Hotel Sourcing Indonesia.

This slideshow requires JavaScript.

Berbalut tema “Engage the Future of Hospitality”, Hospitality Indonesia siap menjawab kebutuhan desain, interior hotel restoran dan cafe (horeca), para pelaku bisnis hospitality
lainnya termasuk pemilik co-working space, industri e-commerce, distributor dan
masyarakat umum. “Pameran ini menjadi sarana yang tepat bagi para pelaku industri, mulai dari industri mebel, industri kreatif dan industri pariwisata untuk saling berjejaring dan bersinergi dalam mendorong geliat ekonomi di Indonesia,” papar Presiden Diretur Traya Eksibisi Internasional, Bambang Setiawan.

Bergairahnya industri hospitality di tanah air dipicu oleh tren pertumbuhan sektor pariwisata yang terus mengalami peningkatan yang positif. Menurut Kementerian Pariwisata, sektor pariwisata pada tahun 2018 terjadi kenaikan devisa sebesar 20 persen
atau senilai US$20 miliar dibanding tahun 2017 yang berada di angka pencapaian US$ 16,8
miliar. Bahkan sektor pariwisata disebut Ketua Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM),
Thomas Lembong sebagai 2 sektor yang investasinya berpeluang tumbuh pesat tahun ini
setelah e-commerce.

Kegairahan ini membangkitkan semangat pelaku industri perhotelan, restoran dan penunjang pariwisata untuk giat berbenah meningkatkan layanan dan visualisasi interior
yang nyaman (homey). Kebutuhan inilah, menurut Wakil Ketua Himpunan Desain Interior Indonesia (HDII), Dina Hartadi, menjadi tantangan bagi desainer Indonesia untuk menciptakan kreasi yang mampu memberikan unsur kejutan “Wow” yang sesuai dengan
tren terkini. Dan, sekaligus juga menjadi tantangan bagi industri manufaktur untuk saling
berkolaborasi menciptakan produk yang berkualitas dengan harga kompetitif.

Pesatnya pertumbuhan industri pariwisata, diakui Dina Hartadi salah satunya dipengaruhi
oleh gaya hidup millenial yang senang dengan travelling. Hal ini juga menuntut desainer
untuk lebih cepat menangkap tren yang disukai kalangan milenial yang pada akhirnya
mendorong industri furniture, desain, kriya dan elemen pendukung lainnya untuk siap
mememenuhi kebutuhan tersebut.

Soal kualitas, Dina Hartadi mengatakan, produk-produk industri hospitality Indonesia terus
mengalami peningkatan sehingga berhasil diterima di pasar internasional. Ini dibuktikan dari tingginya permintaan dari sejumlah negara di Eropa, Amerika dan Timur Tengah. Bahkan tidak sedikit desainer Indonesia yang dipercaya untuk mendesain hotel-hotel di luar negeri “Kualitas para pelaku industri hospitality dalam negeri tak kalah dari luar. Banyak produk hospitality lokal yang mampu bersaing di kancah global. Karena itu melalui ajang ini, kami berharap dapat membangkitkan minat masyarakat Indonesia untuk semakin mencintai produk-produk lokal dan menggunakannya,” ujar Wakil Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Dina Hartadi.
Dina Hartadi menambahkan, Hospitality Indonesia sangat mendukung perkembangan
industri perlengkapan hospitality dalam negeri ,karena 100% peserta pameran adalah para
supplier lokal berkelas internasional. Maka dari itu, masyarakat tidak perlu khawatir lagi
karena sudah terjamin dari segi kualitas maupun ketersediaannya.

Pada sektor Furniture &amp; Craft Indonesia, akan hadir sejumlah furniture dalam negeri
berkualitas internasional seperti Indoexim Internasional, Rapi Furniture, Otazen Contracts
hingga Decorus yang telah berpengalaman melayani kebutuhan eksport dan proyek-proyek
residensial internasional.

Pada sektor Mozaik Indonesia, sejumlah nama dihadirkan, diantaranya Adi Kencana, Iswari
Interior, Mil &amp; Bay, dan Du’Anyam. Mereka siap memikat pengunjung dengan berbagai
inovasi desain dalam bidang interior design, furniture design, interior textiles, lighting, home textiles hingga landscape design.

Sementara pada sektor Hotel Sourcing Indonesia, sejumlah brand kenamaan seperti
Suparma, BenQ dan Massindo Karya Prima akan tampil lewat berbagai terobosan pada
mattress design &amp; technology, tableware, horeca equipment, hospitality technology, hingga perlengkapan spa dan wellness.

Menariknya, Hospitality Indonesia tak hanya menyuguhkan kegiatan pameran saja. Untuk
pertama kalinya, gelaran ini akan memberikan penghargaan Gold Designer kepada desainer yang berprestasi atas karya-karyanya dalam bidang hospitality. Adapun penerima
penghargaan Gold Designer tahun ini jatuh kepada Eugenio Hendro yang kini berkolaborasi
dengan Bramble, sebuah perusahaan furnitur berbasis di AS yang berfokus pada furniture
buatan tangan (handmade) di Indonesia.
Bagi para pengunjung yang penasaran melihat karyanya, dapat berkunjung ke instalasi
desain “The Lobby” berupa dua buah ruang yang terletak di Hall A1 dan A3 di JIExpo. Di sana para pengunjung dapat melihat sebuah mahakarya hospitality menarik yang memadukan antara unsur bumi dan laut yang telah dipersiapkan selama 4 bulan.
Pengunjung juga disuguhkan rangkaian seminar dan workshop inspiratif bertajuk InspireTalk yang menghadirkan para pembicara kompeten di bidang hospitality dan design. Dari HDII menghadirkan 2 desainer Indonesia yaitu William K. Patty dari Hadiprana dan Ariya Sradha dari Tata Wastu Asia yang banyak mendebutkan karya desain hotel di Indonesia dan luar negeri. Mereka siap berbagi pengalaman, idea, dan tren terkini khususnya dalam desain resort dan business hotel (23 Oktober 2019). Topik lainnya yang menarik diangkat bertajuk “The Lobby : Inspired by Land and Sea:, “Think Thank Talks by Anabata (23 Oktober 2019) dan ‘Smart Comfort Seminar by Spring Air” (25 Oktober 2019).
Pada hari terakhir, Sabtu, 26 Oktober 2019, Hospitality Indonesia mengundang masyarakat
umum untuk datang tanpa dikenakan tiket masuk mulai dari pukul 10.00-17.00 WIB.

Selain berkesempatan mendapatkan inspirasi terkait tren hospitality terkini, masyarakat umum juga dapat membeli produk-produk interior, tableware, dan spa langsung dari produsen dengan harga promo.

Jakarta, 9 Oktober 2019 – IdeaFest 2019 persembahan SAMARA Live sukses pertemukan profil-profil kreatif dan mengulas berbagai topik inspiratif lintas industri. Selama empat hari digelar, IdeaFest 2019 berhasil menjaring antusiasme 19,600 penikmat kreatif melalui berbagai sesi dan pengalaman inspiratif. IdeaFest 2019 menampilkan 7 program dan lebih dari 360 tokoh inspiratif dari dalam serta luar negeri telah berbagi cerita kepada para pengunjung festival kreatif terbesar di Indonesia ini, seperti Zach King (Digital Magician &
Film Maker), Tom Kelley (Penulis Buku “The Art of Innovation”), Joe Taslim (Aktor), Griselda Sastrawinata (Visual Development Artist &amp; Character Designer at Walt Disney Animation Studio), Normand Lemay (Head of Story Walt Disney Animation Studio), serta sederet nama-nama inspiratif lainnya.

This slideshow requires JavaScript.

“Festival kreatif tahunan, IdeaFest 2019 telah selesai diselenggarakan. Tema kami tahun ini
yaitu #KebangganIndonesia benar-benar terasa dengan hadirnya berbagai profil inspiratif tanah air yang sukses membawa nama Indonesia untuk semakin dikenal di pasar internasional melalui berbagai karya kreatif. Momen ini sekaligus menjadi kesempatan yang
luar biasa bagi para pegiat kreatif dalam negeri untuk bertukar pikiran dengan pegiat kreatif dari luar negeri. Selain itu, IdeaFest terus mendapatkan sambutan dari generasi muda kreatif mengenai konsep, tokoh, hingga topik-topik yang diulas dalam setiap sesi maupun pengalaman kreatif. Untuk itu, semoga IdeaFest tahun ini dapat menjawab kebutuhan generasi muda akan materi dan konten kreatif,” jelas Ben Soebiakto, Co-Chairman IdeaFest.

Lebih lanjut, Ben mengungkapkan harapannya, “Terima kasih kepada para partner, rekan-
rekan media, hingga generasi muda kreatif yang telah mendukung acara ini hingga sukses digelar. Kesuksesan IdeaFest 2019 menjadi semangat dan harapan bagi kami untuk menjawab kebutuhan generasi muda kreatif untuk mendapatkan pengalaman seru lainya dengan menggelar berbagai festival di kesempatan mendatang.”

IdeaFest 2019 hadir dengan rangkaian acara yang semakin beragam, mulai dari IdeaFest
FoodX, IdeaFest Comedy, IdeaFest Conference, IdeaTalks, hingga IdeaXperience.
Kehadiran pengalaman baru di tahun ini berhasil merangkul lebih banyak generasi kreatif
untuk merasakan suguhan konsep kreatif IdeaFest 2019.
“Nantikan keseruan IdeaFest di tahun-tahun mendatang dengan konsep yang tidak kalah
seru bersama dengan profil-profil kreatif ternama lainnya. Untuk itu, ikuti terus Instagram
@IdeaFestid untuk informasi-informasi inspiratif seputar industri kreatif lainnya. Sampai

jumpa di IdeaFest berikutnya,” tutup Ben.

Tentang IdeaFest
IdeaFest adalah festival kreatif tahunan yang diadakan di Jakarta dengan tujuan
menginspirasi dan menghubungkan berbagai stakeholders industri ekonomi kreatif, mulai
dari pemerintah, investor, media, innovator, pengusaha, hingga komunitas. Telah diadakan
tujuh kali, IdeaFest telah menjadi festival kreatif terbesar di Indonesia yang telah menghadirkan pembicara-pembicara ternama Indonesia dan dunia. Ideafest adalah persembahan dari Samara Live, bagian dari Samara Media & Entertainment.