Official Trailer dan Official Poster ‘Perempuan Tanah Jahanam’ Diluncurkan, Film Horor Joko Anwar yang Paling Seram

0
8

Menampilkan Tara Basro, Ario Bayu, Asmara Abigail, Marissa Anita, dan Christine Hakim. Film Tayang 17 Oktober 2019.

(Jakarta, September 2019) Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment, BASE Entertainment, dan RAPI Films, Logika Fantasi meluncurkan official trailer dan official poster film „Perempuan Tanah Jahanam‟. Sebulan menuju tayang pada 17 Oktober, official trailer dan official poster
memberi petunjuk seberapa seram film horor terbaru dari Joko Anwar ini.

This slideshow requires JavaScript.

Official trailer menampilkan dua sahabat Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita) yang
datang ke sebuah kampung dengan sebuah pertanyaan tentang keluarga. Dalam satu dialog Dini berkata, “Orang tua gak terlalu penting”. Lalu dibalas oleh Maya “Ya kan seenggaknya lo tahu mereka siapa”. Dini kembali menyahut, “Ya sih, Apalagi kalau mereka ninggalin harta banyak”.

Dalam video berdurasi 1 menit 46 detik tersebut diperlihatkan kemudian secara sekilas horor yang ditemui Maya dan Dini di sebuah daerah terpencil. Berbagai karakter yang jadi ciri khas Joko Anwar dalam penyutradaraan terlihat seperti warna mencekam dan kamera yang bergerak pelan ataupun secara mengintip berusaha menyingkap misteri. Selain Tara dan Marissa, muncul juga Asmara Abigail, Ario Bayu, dan Christine Hakim yang berada dalam posisi mencurigakan.

Di satu scene, Christine Hakim yang berperan sebagai Nyi Misni menyerukan, “Kamu…
kesalahan yang harus aku hapus”.
Satu pernyataan yang juga menarik adalah sebuah teks bertuliskan, “Do You Really Know Your Family?”. Joko Anwar mengatakan kalau film „Perempuan Tanah Jahanam‟ bercerita tentang keluarga. “Film ini adalah kontemplasi saya tentang fungsi anggota keluarga. Ibu, bapak, dan anak. Saya tulis film ini ketika sedang banyak pikiran tentang keluarga.” Seperti apa keluarga yang dimaksud? Nantikan kisah yang menarik yang akan diungkapkan di film.

Film Perempuan Tanah Jahanam mengisahkan tentang Maya, seorang wanita muda yang sedang mengalami nasib buruk. Setelah mengalami serangan mendadak, Maya mendapat informasi bahwa dia mungkin mendapatkan harta warisan di desa leluhurnya. Dengan temannya Dini,

Maya kembali ke desa kelahirannya, tidak menyadari bahwa masyarakat telah berusaha mencari dan membunuhnya karena suatu alasan. Ketika dia mulai menemukan kenyataan rumit tentang masa lalunya, Maya menemukan dirinya dalam pertarungan untuk menyelamatkan hidupnya.
Film ini ditulis dan disutradarai oleh Joko Anwar ini telah dipersiapkan sejak sepuluh tahun lalu. Baginya ini adalah sebuah karya yang personal, “Secara langsung aku mengevaluasi tentang arti keluarga.” Sejak lama ia ingin mewujudkan karya ini namun, “Kalau bikinnya jaman dulu pas selesai nulis (pada 2008), secara teknis belum kuat, jadi aku harus mematangkannya lagi.” Dari apa yang terlihat di Official Trailer tampak bahwa secara teknikal film ini mempunyai tingkat keseruan yang berbeda, bahkan dari karya-karya Joko sebelumnya.

Film „Perempuan Tanah Jahanam‟ dibintangi oleh Tara Basro, Marissa Anita, Ario Bayu,
Christine Hakim, Asmara Abigail, Kiki Narendra, Tengku Rifnu, Zidni Hakim, Faradina Mufti,
Abdurahman Arif, Mian Tiara, Eka Nusa Pertiwi, Aghniny Haque, Arswendy Bening Swara,
Ramadhan Al Rasyid, dan Ical Tanjung. Selain itu juga disertakan pemeran yang berasal dari kota-kota syuting dilakukan. Kebanyakan mereka adalah aktor baru yang diaudisi khusus untuk film ini. Film melakukan syuting di desa-desa sekitar Malang, Gempol, Lumbang, Bromo, Lumajang, Ijen, dan Banyuwangi.

Menjelang penayangan film, „Perempuan Tanah Jahanam‟ juga bekerjasama dengan beberapa partner seperti Makaroni Ngehe, Ropang OTW, Sambal Brutal, dan lainnya untuk menciptakan Menu Rasa Jahanam. Menu-menu ini bisa dinikmati dalam rangka menyambut film.

Tentang Ivanhoe Pictures
Ivanhoe Pictures adalah perusahaan yang membiayai dan memproduksi film dan televisi yang dibentuk pada akhir tahun 2013. Berkantor pusat di Los Angeles, New York, dan Beijing, dengan kantor cabang afiliasi di Singapura dan London. Pada tahun 2017, Ivanhoe merger dengan Sidney Kimmel Entertainment, perusahaan pembiayaan & produksi film di Los Angeles dan membentuk SK Global. Namun, merger ini tetap mempertahankan label Sidney Kimmel Entertainment dan Ivanhoe Pictures masing-masing dengan marketnya sendiri.
Ivanhoe mengembangkan dan memproduksi konten untuk pasar global dengan membentuk sejumlah kemitraan penting untuk membuat film-film berbahasa lokal di China, India, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, dan Amerika Latin. Salah satu portofolio terbaru Ivanhoe adalah film komedi romantis Crazy Rich Asians. Film yang diangkat
dari novel laris karya Kevin Kwan ini merupakan hasil kolaborasi antara Ivanhoe dengan Warner Bros dan Color Force.

Tentang CJ Entertainment
CJ Entertainment adalah perusahaan konten hiburan dan media asal Korea Selatan di bawah CJ Group. Perusahaan ini berkecimpung di dunia hiburan dalam beragam ranah, seperti film, penyiaran, pertunjukan, musik, dan internet.
Salah satu divisinya, Film Business Division yang dibentuk tahun 1995 dengan bendera CJ Entertainment, diakui sebagai studio yang berkontribusi besar dalam menambah perpustakaan film domestik terbesar di negara tersebut yang mencakup lebih dari 370 film dengan sekitar 20 judul baru yang ditambahkan setiap tahunnya sambil terus menciptakan prestasi rekor box office Korea. Dengan ambisi menjadi studio film nomor 1 di Asia, CJ Entertainment membuka cakrawala baru dalam industri film global melalui kerjasama produksi dengan studio Hollywood dan mitra global lainnya di Turki, China, Jepang, Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

Tentang BASE Entertainment
BASE Entertainment, sebuah studio film yang berbasis di Jakarta dan Singapura dengan fokus pada pengembangan, pembiayaan, produksi dan distribusi.
Proyek-proyek BASE saat ini adalah film horor Joko Anwar yang akan datang PEREMPUAN TANAH JAHANAM bersama-sama diproduksi dengan Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment dan Rapi Films, BEBAS, sebuah film oleh duo produser Mira Lesmana dan Riri Riza, Netflix Ooriginal Animated Series berdasarkan novel grafis Filipina yang populer seri, TRESE oleh Budjette Tan dan Kajo Baldissimo dan GURU-GURU GOKIL, sebuah komedi drama yang diproduksi oleh aktris terkenal Dian Sastrowardoyo.

Tentang RAPI Films
Berdiri sejak 1968, Rapi Films adalah salah satu rumah produksi Indonesia yang telah menghasilkan lebih dari 180 film untuk pasar lokal dan internasional. Rapi Films didirikan oleh Gope T. Samtani dan saat ini dijalankan oleh generasi kedua, Sunil G. Samtani sebagai Executive Producer. Dari ratusan karya, genre horor bisa dibilang mendominasi filmography Rapi Films. Beberapa yang paling sukses diantaranya Danau Hitam (2014), Wewe (2015), Pengabdi Setan (2017), dan Sesat (2018). Selain film layar lebar, Rapi Films juga memproduksi karya untuk televisi berupa sinetron dan FTV. Ranah lain yang dikerjakan oleh Rapi Films adalah impor film dan film servicing.
Kolaborasi Rapi Films dengan perusahaan film luar negeri juga telah dilakukan, salah satunya dengan CJ Entertainment asal Korea dalam produksi film Pengabdi Setan (2017).

Leave a Reply