“Rumah Merah Putih”, Film terbaru Alenia Pictures sebuah film inspiratif membanggakan Tentang Cinta Tanah Air

0
17

Jakarta 17 Juni 2019 – Alenia Pictures siap menayangkan film “Ruma Merah Putih”, film terbaru yang menceritakan tentang kehidupan anak-anak Nusa Tenggara Timur dan kecintaan mereka kepada tanah air. Film yang disiapkan untuk tayang 20 Juni 2019 ini menampilkan anak-anak Nusa Tenggara Timur, dua di antaranya adalah Patrick Rumlaklak dan Amori De Purivicacao. Bintang lainnya adalah Pevita Pearce, Yama Carlos, Shafita Umm, Abdurrahman Arif, dan debutan Dicky Tatipikalawan.

This slideshow requires JavaScript.

Film “Rumah Merah Putih” yang didukung oleh Bank NTT disutradari dan diproduseri oleh Ari Sihasale dan executive producer Nia Zulkarnaen. Penulisan skenario oleh Jeremias Nyangoen yang menulis berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Syuting dilakukan di Kabupaten Belu dan Timor Tengah Utara, dengan anak-anak kecil yang diperankan oleh anak asli Nusa Tenggara Timur.

Sebelum diputar di Jakarta pada 17 Juni 2019, film “Rumah Merah Putih” mengadakan Gala premiere di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Berlangsung pada Sabtu, 15 Juni di Lippo Plaza Kupang, acara ini menjadi spesial karena Kupang menjadi kota pertama yang menonton film “Rumah Merah Putih”. Sekitar seribu penonton menghadiri pemutaran film dan meet and greet bersama cast dan filmmakers.

Viktor Bungtilu Laiskodat (Gubernur Nusa Tenggara Timur) menyampaikan, “Saya ucakan terima kasih kepada Ale dan Nia yang luar biasa telah menginisiasi untuk melakukan produksi sebuah film kebangsaan di saat sebagian anak bangsa berpikir menolak Pancasila sebagai ideologi. Saya merasa bangga dan akan mendukung terus film “Rumah Merah Putih” sebagai alat pemersatu keberagaman.”

Film juga diperkaya oleh soundtrack yang dinyanyikan oleh Amora Lemos, anak dari Krisdayanti dan Raul Lemos yang memulai karier menyanyi melalui lagu “Sahabat Tersayang” ciptaan Elfa Secioria dan Vera Syi. Melalui film “Rumah Merah Putih”, Amora melakukan debut menyanyi dari usia belia. Malahan di usia yang 7 tahun, Amora bahkan berusia 2 tahun lebih muda dari saat Krisdayanti mulai karier menyanyi.

Film yang akan tayang tanggal 20 Juni 2019 ini juga akan memperlihatkan kematangan acting Pevita Pearce yang dikenalkan potensinya sejak 13 tahun lalu oleh Alenia Pictures dalam film “Denias”. Pevita berperan sebagai Maria Lopez. Official trailer film “Rumah Merah Putih” sudah dapat disaksikan di YouTube Alenia Pictures.

Film Rumah Merah Putih berkisah tentang Farel Amaral dan Oscar Lopez tinggal di perbatasan NTT – Timor Leste. Meskipun hidup dengan kesederhanaan, rasa cinta mereka terhadap tanah air sangatlah dalam. Kisah berawal dari satu minggu menjelang perayaan 17 Agustus ketika empat sekawan Farel dan Oscar beserta Anton dan David, mereka akan mengikuti lomba panjat pinang yang meriah. Namun bukannya bersatu mereka berdebat hadiah mana yang harus diambil duluan. Mereka gagal dan kemudian menyalahkan satu sama lain. Masalah makin rumit ketika dua kaleng cat merah dan putih milik Farel hilang entah kemana.

Takut dimarahi ayahnya, Farel , Oscar dan teman-temannya berupaya mengumpulkan uang untuk membeli cat pengganti yang hilang. Namun tidak cukup itu saja masalah mereka, mereka harus menghadapi kenyataan bahwa stok cat merah dan putih sudah habis karena perayaan 17 Agustus sudah semakin dekat. Perjalanan Farel, Oscar dan teman-temannya untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus menjadi cerita utama film.

Film ini menandai kembalinya Alenia Pictures setelah lima tahun lalu membuat film Seputih Cinta Melati. Menurut Nia Sihasale Zulkarnaen, “Sekarang waktunya pas. Film Alenia dibuat untuk semua umur. Paling cocok kalau ditayangkan selama liburan. 5 tahun belakangan jadwal liburan selalu bersamaan dengan bulan Ramadhan, maka kami menunda dulu. Karena Ramadhan orang pasti lebih fokus beribadah daripada ke bioskop. Setelah lebaran tahun lalu, kami memutuskan mulai bergerak lagi. Dari bulan Agustus sudah mempersiapkan produksi dengan cerita yang sebetulnya sudah kami punya sejak empat tahun lalu.”

Rencananya film ini akan menjadi awal ‘Trilogi perbatasan’ yang nantinya juga akan membahas kehidupan perbatasan di Papua dan Kalimantan. Melalui film-film ini akan diperlihatkan kehidupan di perbatasan yang sekarang sudah jauh lebih baik dari di masa lalu.

Dengan bangga Alenia Pictures menyampaikan bahwa film ini seluruhnya dikerjakan anak bangsa, setelah sembilan film akhirnya ini film pertama yang total semua pekerjaannya dari negeri sendiri. Dari Indonesia untuk Indonesia.

Tentang Rumah Merah Putih

Sutradara dan produser : Ari Sihasale

Executive producer: Nia Sihasale Zulkarnaen

Skenario: Jeremias Nyangoen

Film ‘Rumah Merah Putih’ dibintangi oleh Pevita Pearce sebagai Maria Lopez,

Yamma Carlos sebagai Daniel Amaral

Shafira Umm sebagai Rosalia

Abdurrahman Arif sebagai Ruslan

Dan pendatang baru Dicky ‘Beatbox’ Tatipikalawan sebagai Oracio Soares.

Film ini juga memperkenalkan pemain anak-anak asli NTT sebagai tokoh utama yaitu:

Petrick Rumlaklak sebagai Farel Amaral

Amori De Purivicacao sebagai Oscar Lopez

Tentang Alenia Pictures

Alenia Pictures adalah sebuah rumah produksi asal Indonesia yang didirikan oleh Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen. Film perdana mereka ‘Denias, Senandung di Atas Awan’ pertama kali tayang tahun 2008. Sampai kini sudah sembilan film diproduksi oleh Alenia Pictures termasuk film ‘Rumah Merah Putih’.

Leave a Reply