Satyalancana Untuk Komitmen Membangun Telekomunikasi Sampai Ke Pelosok Negeri

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 27 September 2018 – Net1 Indonesia, penyedia layanan mobile data broadband 4G LTE, mengumumkan penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan yang telah diterima Chief Executive Officer (CEO) Larry Ridwan. Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di bidang Komunikasi dan Informatika tersebut dikeluarkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 61/TK/Tahun 2018, untuk 9 (sembilan) orang yang dianggap berjasa terhadap negara dan masyarakat dalam lapangan pembangunan di bidang telekomunikasi, informasi, dan jaringan.

“Saya mewakili Net1 Indonesia merasa bangga dengan penghargaan yang telah diberikan oleh Pemerintah melalui Presiden RI, namun yang lebih penting dari itu semua adalah pekerjaan kami
yang masih banyak dalam hal penyediaan akses data broadband, terutama di daerah rural dan terpencil di Indonesia. Semoga penghargaan tersebut semakin menambah semangat kami untuk bekerja lebih giat demi kemajuan Indonesia terutama di bidang telekomunikasi,” tutur Larry Ridwan, Chief Executive Officer Net1 Indonesia.

Menurut Larry, penghargaan yang diberikan kepadanya sebenarnya juga menunjukan adanya dukungan dari pemerintah terhadap eksistensi Net1 Indonesia sebagai penyedia layanan data broadband berbasis 4G LTE dengan memanfaatkan frekuensi 450MHz. Sebelumnya, Larry Ridwan diusulkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui suratnya kepada Presiden RI Joko Widodo tertanggal 30 April 2018. Dalam Keppres No.61/TK/Tahun 2018 disebutkan mengenai peran Larry dalam mempelopori teknologi internet 4G LTE dan mengubah teknologi pita frekuensi 450MHz dari CDMA menjadi 4G-LTE dengan membangun 627 BTS (Base Transceiver Station) yang tersebar di pinggiran dan pedesaan Indonesia guna memperkecil kesenjangan digital dan meratakan penyebaran informasi sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia.

Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan juga diterima oleh Merza Fachyz selaku Presiden Direktur PT Smartfren Telecom, Tbk. yang dianggap telah berhasil memimpin pelaksanaan migrasi jaringan dan layanan Smartfren dari berbasis teknologi CDMA menjadi 4G LTE di 200 Kota/Kabupaten di Indonesia pada kurun waktu 2016-2017. Net1 Indonesia dan Smartfren merupakan penyedia layanan telekomunikasi yang telah melakukan evolusi teknologi dari CDMA menjadi 4G LTE demi memberikan akses internet dan telekomunikasi yang lebih memadai bagi
maysrakat.

Sementara itu, tujuh orang penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan lainnya adalah Bob Apriawan (Direktur Network PT Telkomsel), Bogi Witjaksono (Direktur Otama PT Patra Komindo), Zulfi Hadi (General Manager Datacom Planning Engineering PT Lintasarta), Marwan Oemar Baasir (Group Head Regulatory and Government Relations PT XL Axiata, Tbk.), Francky
Rinaldo Pakpahan (Vice President Area Sumatera PT XL Axiata, Tbk.), Resi Yuki Bramani (Head – Frequency and Government Management PT XL Axiata, Tbk.), dan M. Feriadi , M.B.A (Presiden Direktur PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir – TIKI JNE).

“Bersama dengan semua pihak penerima penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan, Net1 Indonesia akan terus membangun telekomunikasi yang lebih baik sehingga tidak ada kesenjangan akses informasi bagi seluruh bagi masyarakat Indonesia, terutama yang berada di lokasi terpencil dan daerah pinggiran, demi kemajuan perekonomian bangsa,” pungkas Larry.

*********

Tentang Net1 Indonesia
Net1 Indonesia merupakan nama merek dagang layanan telekomunikasi dari PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia yang mengandalkan frekuensi 450MHz dengan teknologi 4G LTE (Long Term Evolution). Keunggulan layanan Net1 adalah karakteristik frekuensinya rendah 450 MHz, sehingga ini sangat cocok diaplikasikan untuk daerah-daerah yang memiliki wilayah yang luas dan kepadatan yang rendah.

Sejak Desember 2015, STI bekerjasama dengan ICE Group (sebelumnya bernama AINMT International Holdings BV), perusahaan telekomunikasi internasional yang berbasis di Skandinavia, untuk memperluas dan meningkatkan jaringan nirkabel. Pada bulan September 2016, STI berhasil mengantongi izin untuk menggelar jaringan 4G LTE di frekuensi 450MHz secara nasional. Komitmen STI untuk mewujudkan pemerataan akses internet berkualitas sampai ke pelosok melalui layanan Net1 Indonesia telah resmi dan telah menjalani proses Uji Laik Operasi.

Dengan karakteristik jangkauan yang luas, STI akan lebih fokus membawa layanan 4G LTE ke daerah perdesaan dan sub urban. Frekuensi 450MHz dinilai sangat cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia yang memiliki populasi penduduk tersebar secara geografis. STI optimis memiliki kemampuan untuk menyediakan akses jaringan LTE-450MHz untuk 260 juta penduduk Indonesia yang tersebar di lebih dari 14.000 pulau.

Leave a Reply