Jakarta, 15 Mei 2019 – Jelang perilisan film Hit & Run di bioskop pada 4 Juni nanti, rumah produksi Screenplay Films sudah merilis lagu dan video klip Bukan Taman Safari di salah satu program TV swasta dan Channel Youtube Screenplay Films (http://bit.ly/bukantamansafari ), menampilkan Tatjana Saphira sebagai Meisa menyanyikan lagu dangdut tersebut. Terlibat dalam film comedy action pertamanya ini, Tatjana menunjukkan totalitas aktingnya.

This slideshow requires JavaScript.

Dalam video klip tersebut, Tatjana Saphira berubah total ketika memerankan Meisa, seorang penyanyi dangdut yang centil dan mempesona menyanyikan lagu Bukan Taman Safari, Tatjana tampil menjiwai lewat gerakan tangan dan lirikan matanya, ditambah dengan goyangan-goyangan kecil sehingga larut dengan irama lagu Bukan Taman Safari. Lagu Bukan Taman Safari memang memiliki lirik yang mudah diingat dan music ear catching.

Beberapa adegan film juga dimasukkan ke dalam video klip tersebut sebagai pelengkap. Salah satunya yang menjadi ciri khas Meisa, adalah dress berwarna merah mencolok yang dikenakannya. Kita juga dapat melihat dress merah tersebut di trailer film Hit & Run yang sudah dirilis beberapa waktu lalu. Mengenakan higheels, dress merah, lipstick merah dan tatanan rambut seperti itu membuat Meisa terlihat menjadi center of attention di film Hit & Run.

Memerankan karakter Meisa, tentu bukan perkara mudah bagi Tatjana apalagi ini pertama
kalinya ia melakoni diri sebagai penyanyi dan belajar bernyanyi dangdut. Lagu Bukan Taman Safari adalah lagu dangdut yang dinyanyikan Meisa dalam film Hit & Run. Lagu tersebut dibuat khusus dengan irama semenarik mungkin sehingga cocok dengan pembawaan karakter Meisa.

“Meisa itu karakter yang percaya diri, gak pernah ragu dalam berlaku. Dia punya personality image yang mencolok dan cukup memorable. Mungkin orang melihatnya norak atau lebay, tapi itu adalah unique selling point ia sebagai artis dan juga penyanyi,” jelas Tatjana mengenai karakter yang dimainkannya.

Menurut Tatjana, film Hit & Run adalah sebuah pengalaman yang tidak bisa dilewatkan. “Dari awal dikasih tahu siapa saja yang bakal main di film ini, aku melihat ini adalah sebuah kesempatan emas. Kalau aku tolak kok sayang banget ya. Jadinya ya diambil dan harus bisa tanggung jawab memberikan yang terbaik.”
Saksikan Tatjana Saphira memainkan karakter yang berbeda dari biasanya di film Hit & Run.
Film ini turut dibintangi Joe Taslim, Chandra Liow, Jefri Nichol, Nadya Arina dan Yayan Ruhian.
Film aksi komedi Hit & Run garapan Screenplay Films yang bekerjasama dengan Legacy Pictures dan Bukalapak Pictures, juga Nimpuna Sinema dan CJ Entertainment yang tayang 4 Juni 2019.

https://Indonesianmotorshow.com

Jakarta, 28 April 2019 – Akhir pekan ini Minggu (28/4), ada hal yang spesial khususnya untuk warga Bekasi. Dalam rangka mempromosikan film Hit&Run yang akan tayang pada 4 Juni nanti, para pemain yakni Tatjana Saphira, Chandra Liow, Jefri Nichol dan Caitlin North Lewis hadir dalam acara Meet & Greet tepatnya di Mall Grand Galaxy Park.

This slideshow requires JavaScript.

Beragam aktivitas seru dihadirkan, semuanya relateable dengan filmnya terutama jika Anda sudah menyaksikan trailer film Hit & Run (http://bit.ly/hitnruntrailer). Sejak dirilis pada 19 April
2019 lalu, trailer dari film yang disutradarai oleh Ody C. Harahap ini sudah ditonton lebih dari 500 ribu kali. Kontrasnya karakter-karakter dalam film ini dengan keseharian para pemainnya
menjadi hal unik dan membuat banyak orang penasaran. Seperti Joe Taslim, ia yang biasa memerankan karakter serius dalam film action, kali ini harus berperan sebagai polisi narsis.
Kemudian Tatjana Saphira, ia keluar dari zona nyaman dengan berperan sebagai penyanyi centil dan mempesona. Lalu kehadiran Chandra Liow sebagai tukang tipu ceroboh dan juga Jefri
Nichol yang berperan sebagai remaja cupu.

Ada beberapa aksi dalam trailer yang dijadikan games dalam Meet & Greet hari ini. Seperti lomba Karaoke bertajuk ‘Hit & Run Karaoke’ yang banyak diikuti peserta, ini merupakan games yang didasarkan pada aksi Meisa (Tatjana Saphira) yang berperan sebagai penyanyi. Meisa memiliki pembawaan khas melalui gaya manja menggelitik dan dialog genit.
Selain itu juga ada juga kompetisi bagi pengunjung yang jago beatbox seperti karakter Lio (Chandra Liow) di ending trailer, bisa mengikuti #HnR BeatboxHunt. Kemudian, untuk
membuat pengunjung bisa merasakan ketegangan menjadi detektif seperti yang dilakukan Tegar (Joe Taslim) dan Lio, diadakan Hit & Run Clue Hunt. Mereka harus mencari susunan
petunjuk dalam memecahkan suatu misteri.

Setelah beragam aktivitas tersebut, tentunya yang paling ditunggu-tunggu fans adalah interaksi dengan para pemain di panggung. Mereka bisa bertanya jawab mengenai film Hit & Run, kemudian berfoto bareng dengan para pemain di atas panggung. Rangkaian acara ini dilakukan guna untuk mendekatkan para fans dengan pemain Hit & Run, tujuannya agar mereka
berbondong-bondong menyaksikan film Hit & Run pada momen lebaran nanti.

Film aksi komedi garapan Screenplay Films yang bekerjasama dengan Legacy Pictures dan Bukalapak Pictures, juga Nimpuna Sinema dan CJ Entertainment tayang 4 Juni 2019.

Jakarta, 19 April 2019 – Sejak menjalani shooting pada Oktober – Desember 2018 silam, film Hit & Run sudah ramai diperbincangkan. Dan setelah lama dinantikan, rasa penasaran akan film Hit & Run pun terjawab sudah. Hari ini Jumat (19/4), Screenplay Films resmi merilis official trailer film Hit & Run. Jajaran bintang-bintang ternama antara lain Joe Taslim, Tatjana Saphira, Chandra Liow, Jefri Nichol, Nadya Arina dan Yayan Ruhian menghiasi film karya sutradara Ody C. Harahap (Orang Kaya Baru). Ditambah lagi skenario matang yang digarap Upi (My Stupid Boss) dan Fajar Putra S. Hasilnya? Trailer apik dengan serunya aksi laga bercampur komedi tersaji, menjadikan film Hit & Run sebagai sebuah film yang wajib ditonton saat momen lebaran.

 

Keseruan terlihat dari karakter yang dimainkan Joe Taslim yaitu Tegar Saputra, seorang polisi selebriti yang kemana-mana selalu diikuti kamera karena memiliki acara reality shownya sendiri. Tegar adalah karakter yang tangguh namun narsis. Bisa dibilang ini adalah penampilan Joe yang paling beda dari yang biasanya diketahui. Ia mampu memadukan komedi dengan aksi laga memukau. Joe juga akan beradu laga dengan Yayan Ruhian yang memerankan Coki. Pertemuan keduanya tentu menjanjikan aksi yang menggelegar. Untuk mendukung aksi di film ini, adegan laga dibantu action director Timo Tjahjanto (‘The Night Comes From Us’) dan koreografi oleh Uwais Team.

This slideshow requires JavaScript.

 

Film diramaikan pula oleh Tatjana Saphira yang menjadi seorang penyanyi dangdut bernama Meisa. Kalau di film-film sebelumnya, Tatjana dikenal sebagai aktris muda romantis berbakat, di sini ia memadukan karakter lucu yang lebay sambil menjadi romantic interest untuk karakter Joe. Sebagai partner Tegar adalah Lio yang diperankan oleh Chandra Liow, seorang tukang tipu yang mengaku mengenal Coki dan mengikuti petualangan Tegar dalam memberantas kejahatan. Ditambah lagi ada juga Jefri sebagai Jefri Nichol yang menjadi si cengeng. Jefri mengikuti Tegar dan Lio dalam mengungkap sindikat kejahatan milik Coki.

 

Chandra Liow yang aktif sebagai kreator konten YouTuber mengungkapkan bahwa film Hit & Run adalah film Indonesia yang wajib tonton. “Saya cukup memilih proyek apa yang ditawarkan. Seperti terlihat di trailernya film Hit & Run epik banget. Ada ledakan. Ada berantemnya. Ada komedinya. Semuanya ada. Jarang ada film Indonesia yang begini,” ujarnya. Selain itu, pembuatan film ini berkesan olehnya. “Di Hit & Run ketemu dengan Joe Taslim, yang sudah jadi aktor mendunia. Seru banget. Awalnya nggak kenal sama dia, namun setelahnya menyadari bahwa dia asik dan jadi senior yang seru. Pembuatan film ini kayak ketemu keluarga baru.

 

Jefri Nichol yang sebelumnya dikenal lewat film-film romantisnya memperlihatkan versi berlebihan dari karakter yang biasa ia mainkan di film ini. “Jefri itu seorang budak cinta, kekanak-kanakan,” jelasnya. Sebagai pasangannya dalam film, kali ini Jefri didampingi oleh pendatang baru Caitlin Northlewis. Namun bukan hanya jadi seorang budak cinta, ia juga mencicipi bermain laga. “Untuk peran ini dilatih langsung oleh Uwais Team yang suportif banget.”

 

Film aksi komedi garapan Screenplay Films yang bekerjasama dengan Legacy Pictures dan Bukalapak Pictures, juga Nimpuna Sinema dan CJ Entertainment ini akan meramaikan momentum Lebaran. Film Hit & Run tayang 4 Juni 2019 di bioskop.

 

Adisatria kebanggaan Indonesia membangkitkan harapan penonton Indonesia

Jakarta, April 2019 –  Bumilangit Studios, Screenplay Films bekerja sama dengan Legacy Pictures resmi meluncurkan teaser trailer ‘Gundala’ pada 12 April 2019. Video berdurasi satu menit tersebut berhasil menjadi pembicaraan netizen sejak pertama kali dilepas. Pujian membanjiri media sosial. Film ‘Gundala’ yang akan tayang Agustus 2019 ditunggu oleh netizen.

Adisatria kebanggaan Indonesia ini kembali ke layar lebar dengan Joko Anwar sebagai penulis skenario dan sutradara. Abimana Aryasatya menjadi Sancaka dewasa dan Gundala sedangkan Muzakki Ramdhan berperan sebagai Sancaka muda. Selain keduanya, ada juga Tara Basro yang berperan sebagai Wulan dan Bront Palarae sebagai Pengkor. Meramaikan pula Rio Dewanto dan Marissa Anita yang mengemban peran sebagai Bapak dan Ibu Sancaka.

Ribuan komen membanjiri kolom YouTube Video Gundala Official Teaser yang diunggah di kanal YouTube Screenplay Films. Rata-rata merupakan pujian positif. Misalnya akun Andi YangManaLagi menulis, “Semoga Gundala membangkitkan kembali para pahlawan super negeri ini.”, lalu akun Mufid Ansory menulis, “Kelas film Hollywood sih ini. Gila. Buat penonton Indonesia tolong apresiasi datang ke bioskop Agustus nanti.”

Media sosial lainnya pun tak kalah dalam mengomentari. Di Twitter, sesama sineas Timo Tjahjanto mengomentari Gundala Official Teaser, “How great is @jokoanwar ‘s Gundala Teaser…. I peed a little. politic lookin grim , but the future of �� cinema lookin badass.”.

Selain itu ada juga akun kkataalyst yang mengapresiasi produksi ‘Gundala’, “This was some hollywood tier  inemathography, excited to see this film, oh also good music choice for teaser trailer.”

Instagram pun diramaikan komentar Gundala Official Teaser. Akun rickymaartino memberikan pujian di kolom komentar Instagram Joko Anwar, “Salah satu sutradara yang lebih mementingkan kualitas ketimbang kuantitas.” Para aktor juga turut mendukung film ‘Gundala’.

Vino G. Bastian menyampaikan pesannya di kolom komentar Instagram Abimana Aryasatya, “SUMPAH BAGUS BANGET MAS ABI!!!”, begitu pun Dian Sastrowardoyo yang bersorak, “Keren Abissss”.

Secara mengejutkan, Gundala Official Teaser juga mendapatkan banyak komentar dari mancanegara yang ikut memuji dan jadi ingin menonton. Salah seorang YouTuber asal Malaysia Pure Pixels membuat video reaction beberapa jam setelah video teaser tayang. “I was not expecting the ending”, katanya bersorak setelah melihat Gundala di bagian akhir video teaser.

Video tersebut lalu mendapat banyak komentar bagus. Akun foureyes menanggapi, “Sumpah cinematography dalam trailer nie nampak cantik, Goodluck Indonesia!”.
Bukan hanya pujian, fans lama komik ‘Gundala’ juga menghargai banyaknya ‘kode’ yang terlihat di Gundala Official Teaser. Paling banyak dibicarakan adalah kemunculan Awang (yang dikenal sebagai Godam), lalu lagu Skeeter Davis “The End of The World” yang khusus dinyanyikan dan diaransemen ulang The Spouse (Tony Setiaji dan Aimee Saras).

Berbagai spekulasi juga muncul di berbagai cuitan netizen. Kesemuanya karena tak sabar menanti perilisan film ‘Gundala’.
Kalau orang lain tidak mau memperjuangkan keadilan, bukan berarti kita harus begitu juga kan, Gundala, jagoan Indonesia ciptaan HASMI yang dicintai banyak penggemarnya sejak terbit tahun 1969 dalam bentuk komik, hadir di layar lebar di Agustus 2019. Karena negeri ini butuh patriot.

Tentang Bumilangit
Berdiri tahun 2003, Bumilangit merupakan tonggak awal dimulainya sebuah ikhtiar untuk membangkitkan kembali budaya penceritaan komik bertema kepahlawanan di Indonesia.

Bumilangit adalah sebuah keluarga bagi banyak seniman pencipta dari generasi awal hingga kini, juga bagi para penggemar setia yang selalu menghargai karya-karya seniman.
Kini Bumilangit menjadi sebuah perusahaan hiburan berbasis karakter terdepan di Indonesia yang mengelola pustaka karakter terbanyak, lebih dari 1,100 karakter-karakter komik yang telah diterbitkan selama enam puluh tahun terakhir. Kekuatan dari karakter-karakter ini tidak hanya berdasarkan popularitas semata, tetapi melainkan pada kekayaan cerita komik dari setiap karakter.

Tentang Screenplay Films
Screenplay Films adalah perusahaan produksi inovatif yang telah memproduksi film Indonesia dari berbagai genre. Screenplay Films selalu memproduksi film-film Indonesia yang berkualitas dan bertujuan untuk mengangkat konten lokal dan menjadikannya materi yang dapat dipasarkan secara internasional.

Dikenal melalui genre romansa remaja, aksi, dan horor. Screenplay Films yang sudah merilis film-film seperti ‘Sebelum Iblis Menjemput’, ‘The Night Comes For Us’ dan tahun ini ‘Orang Kaya Baru’. Ke depannya Screenplay Films masih terus memproduksi film-film Indonesia dari beragam genre.

Tahun ini Gundala bangkit kembali. Sejak awal tahun lalu, Joko Anwar sudah mengumumkan penggarapan film Gundala yang beritanya menggegerkan banyak orang. Menariknya, banyak yang tidak tahu bahwa tahun ini juga merupakan ulang tahun ke-50 karakter ciptaan Harya Suraminata (Hasmi) tersebut.

This slideshow requires JavaScript.

Gundala pertama kali muncul dalam komik Gundala Putra Petir (Penerbit: Kentjana Agung, tahun rilis 1969). Gundala lahir di saat maraknya komik silat di pasaran, Hasmi bersama beberapa rekannya malah tampil dengan gaya berbeda, mengadaptasi perkembangan komik asing namun diserap dengan kearifan lokal. Dari sekian banyak tersebut, Gundala berhasil menjadi salah satu yang paling menonjol karena kekuatan cerita, karakter yang mem-bumi dan aksinya yang seru. Gundala pun menjelma menjadi jagoan milik semua orang.
 
Ide Gundala sendiri sebenarnya tak melulu terpengaruh luar, Hasmi sendiri pernah mengisahkan bahwa Gundala terinspirasi dari tokoh legenda Jawa, Ki Ageng Selo, yang mampu menangkap petir dengan tangannya. Sedangkan nama Gundala berasal dari kata dalam bahasa Jawa ‘Gundolo’ yang artinya petir.
 
Sampai akhir hayatnya, komik Gundala berhasil terbit sebanyak 23 judul. Terakhir berjudul “Surat dari Akhirat” yang dirilis pada tahun 1982. Di tahun 1996, sempat ada usaha untuk mengembalikan kejayaan Gundala melalui komik “Patriot”, Gundala tampil bersama Godam, Maza, dan Aquanus. Di bawah naungan Bumilangit Entertainment, komik Gundala kembali muncul di harian Kompas di tahun 2013 diikuti berbagai komik-komik lainnya hingga hari ini dalam bentuk digital maupun cetak. 
 
Di masa kejayaannya, Gundala sempat juga muncul dalam film. Dirilis di tahun 1981, Gundala diperankan oleh Teddy Purba. Kini di masa sekarang Gundala diperankan oleh Abimana Aryasatya. Sentuhan Joko Anwar akan menampilkan Gundala sedikit berbeda dari yang dikenal selama ini. Namun sosok jagoan yang selalu membela masyarakat masih tetap akan menjadi sajian utamanya. Tunggu tanggal tayang filmGundala garapan Screenplay Pictures dan Bumilangit Studios bersama Legacy Pictures.

This slideshow requires JavaScript.

Senin, 17 Oktober 2018 — Screenplay Films dan Legacy Pictures akan merilis film komedi terbaru berjudul Orang Kaya Baru The Movie. Film ini dibintangi oleh aktris Raline Shah dan Refal Hadi sebagai pemeran utamanya, sekaligus menjadi film komedi pertama bagi Raline. Skenario Orang Kaya Baru The Movie ditulis oleh Joko Anwar, sineas berbakat yang sudah melahirkan karya-karya film besar di Indonesia.

Orang Kaya Baru The Movie menjadi film pertama Screenplay Films dan Legacy Pictures yang mengusung genre komedi, sehingga kolaborasi pertama Screenplay Films dengan Raline Shah menjadi cukup spesial. Sebagai penulis, Joko Anwar membuat jalan cerita film Orang Kaya Baru dengan bumbu komedi yang fresh, dan skenario tersebut divisualisasikan melalui pengarahan yang pas oleh sutradara Ody C. Harahap.

Dalam kesempatan yang digelar pada sesi jumpa pers hari ini, Rabu 17 Oktober 2018, Screenplay Films juga mengumumkan jajaran pemain Orang Kaya Baru The Movie lainnya, diantaranya Derby Romero, Cut Mini, Lukman Sardi dan Fatih Unru.
Sesuai dengan judulnya yang cukup unik, film ini mengangkat tema cerita Kaya Mendadak yang dialami oleh sebuah keluarga yaitu seorang ibu yang diperankan Cut Mini, dan ayah diperankan Lukman Sardi yang memiliki tiga orang anak bernama Tika (Raline Shah), Duta (Derby Romero) dan Dodi (Fatih Unru)

Keluarga ini sebelumnya selalu menjalani kehidupan sehari-sehari mereka dengan serba apa adanya. Ketika sang ayah meninggal, barulah diketahui bahwa selama ini ia ternyata orang yang sangat kaya. Hartanya pun diwariskan kepada keluarga yang ia tinggalkan Uang kaget tersebut kemudian digunakan oleh istri dan anak-anaknya. Mereka yang tadinya hidup susah, kini menjadi orang kaya dadakan, mereka membeli rumah, mobil hingga barang-barang mewah lainnya. Segala kenorakkan dan tingkah laku mereka menjadi Orang Kaya Baru inilah yang akan menjadi jalan cerita menarik di film ini.

Proses shooting Orang Kaya Baru The Movie telah usai dan kini memasuki tahap pasca produksi. Rencananya Orang Kaya Baru The Movie akan segera dirilis pada 2019.