Jakarta, 3 Desember 2019 – Pagelaran perdana dari series Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) milik Dyandra Promosindo yaitu IIMS Motobike Expo 2019 yang berlangsung  pada 29 November – 1 Desember 2019 berhasil menorehkan catatan positif. Di ikuti oleh 16 merek kendaraan roda dua dan puluhan merek aftermarket lokal maupun internasional, IIMS Motobike Expo 2019 juga menorehkan hasil positif dari sisi penjualan dan kehadiran pengunjung.

Dalam tiga hari penyelenggaraan, total pengunjung yang hadir tercatat 31.339 orang. Berdasarkan data penjualan yang dilaporkan pemegang merek kendaraan roda dua dan aftermarket, tercatat jumlah transaksi cukup spektakuler yaitu mencapai Rp 11 miliar.

Total transaksi merupakan akumulasi dari total unit kendaraan yang terjual, sejumlah 133 unit sepeda motor dengan nilai sebesar Rp 9,4 miliar. Sedangkan merek aftermarket berhasil meraup total transaksi senilai Rp 1,6 miliar. Namun jumlah tersebut masih terus berkembang mengingat belum semua Agen Pemegang Merek (APM) menyampaikan data penjualannya. Angka yang cukup memuaskan mengingat pameran ini hanya berlangsung selama tiga hari.

“Pencapaian IIMS Motobike Expo 2019 sebagai event perdana cukup fenomenal. Dengan persiapan kurang lebih empat bulan, hasil ini bisa menjadi tolak ukur bagi penyelenggaraan berikutnya. Kami mengucapkan banyak berterima kasih kepada para sponsor, peserta, pemerintah, komunitas dan seluruh pecinta otomotif di Indonesia. Karena Anda, acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo.

This slideshow requires JavaScript.

IIMS Motobike Expo 2019 bukan sekadar pameran motor. Ajang ini tak hanya menampilkan motor-motor baru, tapi juga menjadi wadah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kendaraan ramah lingkungan, berkendara yang aman, pentingnya kreativitas, kepedulian sosial, serta inovasi teknologi kendaraan roda dua maupun barang-barang aftermarket.

Nilai-nilai dan ajakan tersebut disebarkan melalui beragam acara dan kegiatan menarik bagi pengunjung. Misalnya Sunmori Electrical Lifestyle yang diadakan PLN bersama Dyandra Promosindo. Sunmori ini diikuti kendaraan bertenaga listrik ramah lingkungan seperti sepeda listrik, skuter listrik, dan motor listrik. Acara itu merupakan salah satu upaya PLN untuk mensosialisasikan program EcoMoving serta mengedukasi masyarakat agar beralih ke green energy.

Kepedulian sosial kental pada “Riding in White for World AIDS Day” yang diikuti berbagai komunitas, salah satunya komunitas kendaraanlistrik.net dan KOSMIK (Komunitas Sepeda/Motor Listrik Indonesia). Riding ini juga diikuti oleh brand ambassador PLN – Sha Ine Febriyanti. Sunmori sekaligus kegiatan amal ini langsung dilanjutkan dengan program CSR “100 Miles for Charity by PLN” yang bekerja sama dengan Yayasan AIDS Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Sosial Republik Indonesia – Juliari Batubara, Executive VP Corcomm & CSR PT PLN (Persero) – I Made Suprateka, Ketua Umum ASPERAPI – Hosea Andreas Runkat, CEO PT Premium Motorindo Abadi – Bapak Judiarto, Presiden Direktur Dyandra Promosindo – Hendra Noor Saleh dan dihadiri juga oleh para pelaku dunia otomotif seperti Ananda Rusdiana atau yang akrab disapa Omesh, Sir Dandy, Bingky – Bingky Biker’s Station, Umay Lubis – Motovillage, dan Munawar Chalil – Motovaganza dan banyak lagi pelaku dunia otomotif serta beragam komunitas otomotif. Sebagai penerima donasi, turut hadir perwakilan dari Yayasan AIDS Indonesia yakni Ketua Dewan Pembina Yayasan AIDS Indonesia – Martina Widjaja dan Ketua Umum Yayasan AIDS Indonesia – dr. Sarsanto Wibisono.

Usaha meningkatkan kesadaran berkendara yang aman terlihat pada Lomba Mewarnai Helm Anak. Selain memancing kreativitas, acara ini juga ditujukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengenakan helm pada anak demi keselamatan. Upaya mendorong kreativitas juga dapat ditemukan pada Sharing Session by Fantasy Room.

Acara yang menarik perhatian banyak pengunjung IIMS Motobike Expo 2019 adalah Parade & Catwalk. Hari terakhir IIMS Motobike Expo, Parade & Catwalk mencapai babak final  yang berlangsung di Main Stage Area, IIMS Motobike Expo 2019. Berdasarkan penilaian dari para juri, terpilihlah Flo Meea yang menunggangi Megapro 2008 sebagai juara pertama dan membawa pulang 1 unit Selis New Garuda. Di peringkat kedua terpilihlah Yank dengan Yamaha Scoprio dan membawa pulang voucher bensin Pertamina senilai 5 Juta Rupiah.

Menjelang penutupan pameran IIMS Motobike Expo 2019, dilangsungkan pengundian kupon undian untuk mendapatkan grand prize berupa 1 unit motor Kawasaki W 175 yang dimenangkan oleh Panca Wulansari. Pengundian dilangsungkan di area Main Stage IIMS Motobike Expo 2019 pada pukul 21.00 WIB. Dan disaksikan oleh segenap jajaran Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta, Kepolisian RI, Notaris, serta pihak penyelenggara yaitu Dyandra Promosindo.

IIMS Motobike 2020 
Melihat tingginya antusiasme peserta maupun pengunjung yang hadir, pameran tahun ini merupakan awal dari kisah rangkaian IIMS Motobike Expo yang akan diadakan setiap tahun. Kohen, sapaan akrab Hendra Noor Saleh, mengumumkan jadwal IIMS Motobike tahun depan yaitu Juli 2020.

“Tahun depan kami mengubah nama event ini menjadi IIMS Motobike Show 2020. Kami tetapkan Juli 2020 sebagai bulan penyelenggaraan karena kami rasa itulah bulan yang paling sesuai. Harapan kami, antusiasme peserta dan pengunjung lebih meningkat dibandingkan tahun ini. Pasalnya, kami akan menyuguhkan acara-acara yang akan jauh lebih menarik bagi pecinta kendaraan roda dua. Kami juga berharap pameran ini dapat membantu mendorong peningkatan industri motor di Indonesia,” kata Kohen.

Para pemenang IIMS Motobike Expo 2019
Berikut para pemenang penghargaan IIMS Motobike Expo 2019 dari kategori motor dan booth.
Kategori Motor
1.    Best Scrambler <1000cc: Kawasaki W175TR SE
2.    Best Scrambler >1000cc: Triumph Scrambler 1200 XE
3.    Best Scooter Electric: Honda PCX Electric
4.    Best Electric New Comer: BF Good Rich CG & Selis E-Max
5.    Best Scooter: Vespa GTS Super Tech
6.    Best Adventure: Benelli TRK 251
7.    Best Modern Classic <500cc: Cleveland Ace 400 Scrambler
8.    Best Modern Classic >500cc: Husqvarna Svartpilen 701
9.    Best Naked Bike: Yamaha MT25
10.  Best Sport Bike: BMW S1000RR
11.  Best Trail/Adventure: KTM 250 EXC-F 6Days Portugal Edition
12.  Best Classic Style Scooter: Lambretta V200 Special
13.  Most Tested Choice Motorcycle: Peugeot Django SS
14.  Favourite Bike by Visitor Choice: Benelli Imperiale 400

Kategori Booth
1.    Best Booth Motorcycle <50 m2: Benelli
2.    Best Booth Motorcycle >50 m2: BMW Motorrad
3.    Best Electric Booth: Gesits
4.    Best Aftermarket Booth : Prime Gears

International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference 2019
Jakarta, 28 Juni 2019 – Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) kembali akan menggelar pameran dan konferensi waralaba, International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2019. Pameran yang menawarkan berbagai peluang usaha waralaba di berbagai industri ini akan digelar pada 5 – 7 Juli 2019 di Jakarta Convention Center. Industri waralaba tetap menjadi salah satu pilihan menarik bagi para pelaku bisnis pemula untuk memulai usaha atau untuk mengembangkan usaha bagi para pelaku bisnis lama. Mengingat sekitar 70-80 persen rakyat Indonesia berusaha untuk bekerja sendiri atau self-employed, sehingga usaha waralaba merupakan wujud ekonomi kerakyatan.

This slideshow requires JavaScript.

“Waralaba merupakan wujud dari ekonomi kerakyatan yang dilakukan oleh orang banyak dan untuk orang banyak. Sistem waralaba memungkin seseorang ikut mengembangkan suatu merek sekaligus menggerakkan ekonomi melalui transaksi yang terjadi di dalam bisnis tersebut,” terang Ketua Kehormatan AFI, Anang Sukandar. Melihat efek positif dari perkembangan waralaba, Anang giat mendorong masyarakat untuk terjun dalam bisnis waralaba.

Penyelenggaraan IFRA tahun ini mengangkat tema “Connect Your Business to The Global Franchise Market”. Hal ini mencerminkan target industri waralaba nasional untuk mengembangkan bisnis ke pasar internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, AFI giat mendorong para pelaku bisnis waralaba untuk mengembangkan pasar hingga ke mancanegara. Untuk merealisasikan hal ini, AFI berharap pemerintah bisa terus memberikan bantuan dan dukungan agar industri waralaba nasional bisa terus bertahan dan bertumbuh.

IFRA 2019 akan diikuti oleh sekitar 180 perusahaan dengan 365 brands dari berbagai industri seperti otomotif, makanan dan minuman, kesehatan, pendidikan dan pelatihan,fintech, hotel, farmasi, properti, laundry, dan lain-lain. IFRA 2019 juga akan menghadirkan beberapa program pendukung seperti International Franchise ConferenceIFRA Franchise AwardIFRAPRENEUR Business Concept CompetitionBusiness Matching, Business PresentationRetirees SeminarCelebpreneur Talkshow, dan Exhibitor Gathering.

“Kami berupaya menghadirkan sebuah pameran yang tidak hanya menawarkan kenyamanan tetapi sekaligus memberikan pengetahuan dan manfaat lain bagi pengunjung. Oleh karena itu, IFRA juga menghadirkan sesi-sesi seminar dan talkshowyang memberikan perspektif baru bagi para pengunjung,” ujar Raenita Pristiani Aktuariana, Manager Sales Dyandra Promosindo. Untuk kenyamanan pengunjung, pihak penyelenggara juga menyediakan berbagai fasilitas seperti charging station, visitor lounge, snack bar, food truck, musalla, dan lain-lain.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, IFRA 2019 mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Serta asosiasi waralaba dari luar negeri seperti Malaysia Franchise Association (MFA), Association of Chain Franchise Promotion Taiwan (ACFPT), Korea Franchise Association (KFA), Hongkong Trade Development Council (HKTDC), Franchising & Licensing Association, Singapore (FLASIA), dan Philippine Franchise Association (PFA). Kehadiran dan dukungan asosiasi waralaba dari luar negeri diharapkan ikut mendorong pertumbuhan waralaba Indonesia di luar negeri.

Telkomsel IIMS 2019 menjadi ajang motor show yang konsisten dalam mengedepankan semangat digital serta memperkenalkan produk-produk inovatif karya anak bangsa dalam balutan pameran bertaraf internasional.

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 25 April 2019 – Menteri Perindustrian Republik Indonesia – Airlangga Hartarto secara resmi membuka pameran otomotif terbesar di Indonesia, Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/4). Dalam kesempatan ini, Menteri Perindustrian didampingi oleh Dirjen ILMATE – Harjanto, Komisaris Utama PT Dyandra Media International, Tbk – Lilik Oetama, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo – Hendra Noor Saleh, dan juga VP Brand Communications Telkomsel – Nirwan Lesmana. Hadir pula Duta Besar Negara sahabat, serta pihak Agen Pemegang Merk (APM) roda empat dan roda dua dan juga perwakilan peserta pameran.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia – Airlangga Hartarto menjelaskan, “Kinerja industry otomotif tahun 2018 menunjukkan capaian yang menggembirakan. Di antaranya adalah produksi kendaraan roda 4 atau lebih mencapai 1,34 juta unit atau setara 13,76 USD, dengan ekspor sebesar 346 unit atau setara 4,78 miliar USD di tahun yang sama.”

“Dalam roadmap pengembangan industri kendaraan bermotor, pemerintah menargetkan 20% dari total produksi kendaraan baru di Indonesia sudah berteknologi electrified sehingga dapat mendukung komitmen pemerintah Indonesia untuk dapat menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% pada 2030 tanpa bantuan internasional, sekaligus menjaga kemandirian nasional,” tambahnya.

Komisaris Utama PT Dyandra Media International, Tbk yang juga merupakan CEO Kompas Gramedia, Lilik Oetama dalam sambutannya mengatakan bahwa, PT Dyandra Promosindo selaku Professional Event Organizer (PEO) selalu menawarkan beragam inovasi dan perubahan untuk menciptakan dimensi baru dalam pameran otomotif dengan skala internasional.

“Tahun lalu kami berhasil menjadikan IIMS 2018 sebagai event otomotif terbesar di Indonesia yang menerapkan teknologi digital di berbagai aspek seperti tiket digital dan lainnya. Semangat ini secara konsisten kembali kami terapkan pada Telkomsel IIMS 2019 dan sejalan dengan pencanangan industri 4.0 yang ditetapkan oleh pemerintah. Berbagai inovasi juga kami lakukan yang dilandasi kepercayaan di mana tidak hanya menampilkan kendaraan terbaru, tetapi harus dapat merangkul seluruh elemen otomotif demi perkembangan otomotif di Tanah Air,” ujar Lilik.

Kehadiran Telkomsel dan Shopee menjadi terobosan baru. “Selama ini kita mengenal Telkomsel sebagai operator seluler dengan jaringan terluas di Indonesia. Namun sekarang Telkomsel juga merupakan sebuah digital telco company yang menghadirkan berbagai solusi layanan digital yang bermanfaat bagi berbagai industri, termasuk industry otomotif. Sementara Shopee adalah salah satu perusahaan e-commerce yang bisnisnya sedang berkembang, tidak hanya di Indonesia tetapi di Asia Tenggara. Perpaduan Telkomsel dan Shopee menjadikan penyelenggaraan tahun ini lebih variatif dan sangat kental dengan teknologi digital,” tutur Lilik lebih lanjut.

Telkomsel IIMS 2019 diikuti oleh 26 merek kendaraan roda empat dan 17 merek kendaraan roda dua serta lebih dari 350 perusahaan baik lokal maupun internasional. Kendaraan lokal yang hadir di tahun ini adalah produsen kendaraan multifungsi yaitu FIN Komodo serta Gesits sebagai motor listrik pertama karya anak bangsa yang siap dipasarkan. Tidak kalah menariknya adalah kehadiran truk berukuran raksasa yaitu Caterpillar 777E serta peran serta pelaku industri maritime dalam Indonesia Boating Gathering.

Sementara merek kendaraan roda empat yang turut serta pada Telkomsel IIMS 2019, diantaranya Audi, Bentley, BMW, Brand X, Chevrolet, Datsun, DFSK, Dodge, Ferrari, FIN Komodo, Ford, Honda, Hyundai, Jeep, Lamborghini, Mazda, McLaren, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi, Nissan, Porsche, Suzuki, Toyota, Volkswagen, dan Wuling. Selanjutnya exhibitors kendaraan roda dua, seperti Aprilia, Benelli, BMW Motorrad, Gesits, Harley-Davidson, Honda, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Kymco, Lambretta, Moto Guzzi, Piaggio, Royal Enfield, Suzuki, Triumph, hingga Vespa ikut meramaikan ajang Telkomsel IIMS 2019.

“Kami berharap penyelenggaraan Telkomsel IIMS 2019 ini dapat memberikan nilai positif dan memilik idampak yang luas baik kepada masyarakat maupun industri yang terlibat di dalamnya,” ungkap Lilik.

Kolaborasi ke Arah Digital
Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh menjelaskan, saat ini digitalisasi merambah hampir pada seluruh lini dan aspek kehidupan. Digitalisasi memberikan kemudahan dan efisiensi jika dilihat dari berbagai sisi, dan kini merambah ke ranah kegiatan otomotif seperti Telkomsel IIMS 2019 ini yang juga bekerjasama dengan Telkomsel sebagai titling sponsor IIMS 2019.

Melalui semangat #TerusBergerakMaju, kehadiran Telkomsel menandai momentum kolaborasi antara industri otomotif dengan industri teknologi dan informasi di Indonesia. Kolaborasi IIMS dengan layanan dan solusi digital dari Telkomsel juga ditujukan agar para pelaku industri otomotif dapat mengetahui berbagai kemungkinan yang dihadirkan solusi digital dalam mentransformasi bisnis mereka.

“Kami akan selalu memiliki element of surprise dalam setiap penyelenggaraan IIMS. Begitu juga dengan Telkomsel IIMS 2019 yang memadukan banyak elemen, tidak hanya otomotif tetapi industry pendukung lainnya demi kemajuan Indonesia,” jelas Kohen, panggilan akrab Hendra Noor Saleh.

Selain itu, Dyandra Promosindo juga melakukan kolaborasi dengan Shopee sebagai perusahaan e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan. Kini Shopee menjadi official e-commerce dan exclusive online ticketing partner pada ajang Telkomsel IIMS 2019.

Kolaborasi ini akan menawarkan kemudahan, keamanan dan kenyamanan bagi calon pengunjung Telkomsel IIMS 2019 terutama yang membeli tiket masuk secara online. “Kolaborasi ini juga sekaligus menjadi nilai tambah buatTelkomsel IIMS 2019 sebagai event internasional di Indonesia yang kental dengan nuansa digital,” tutur Kohen.

Highlight Pameran Telkomsel IIMS 2019
Pengunjung Telkomsel IIMS 2019 juga dapat menyaksikan salah satu ikon terbaru di event ini, yaitu truk berukuran raksasa, Caterpillar 777E. Truk ini memiliki panjang 10 meter dan tinggi hingga 6 meter dengan kekuatan mesin sebesar 1.004 tenaga kuda. Kehadiran truk raksasa ini akan menjadi ikon dalam penyelenggaraan Telkomsel IIMS 2019.

Belum lagi banyak kegiatan menarik yang disuguhkan pada ajang Telkomsel IIMS 2019, seperti di Center Piece of Carni yang selalu menjadi pusat dari seluruh kegiatan pameran untuk menghadirkan nuansa gembira, meriah, sekaligus memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung.

Area ini dirancang layaknya suatu karnaval melalui bangunan atraktif dan memiliki berbagai program menarik. Belum lagi tersedia Telkomsel Lounge, Shopee Barber Corner, Shopee Relax Area, Shopee Kids Playground, Shopee Beauty Corner, Official Merchandise, hingga 360 Photobooth.

Hadiah Mobil dan Motor untuk Pengunjung
Pengunjung yang membeli tiket secara online melalui Shopee, berkesempatan memenangkan Grand Prize 1 unit Honda Brio RS Automatic yang akan diumumkan pada tanggal 5 Mei 2019. Hadir pula kesempatan mendapatkan undian grand prize berupa 1 unit mobil DFSK Glory 560 Luxury dengan melakukan transaksi di booth Telkomsel selama penyelenggaraan pameran.

Selain itu, pengunjung Telkomsel IIMS 2019 juga bisa menikmati layanan Shopee O2O (online to offline) dari para penjual Shopee yang membuka booth di Telkomsel IIMS 2019. Lebih special dengan penawaran diskon pada layanan Shopee O2O, termasuk lucky draw harian, voucher cashback hingga Rp 500.000, dan cicilan kartu kredit 0% hingga 24 bulan.

Deretan Kendaraan Baru yang Tampil di Telkomsel IIMS 2019
Sebagai hajatan otomotif tahunan yang diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo, rata-rata merek yang ikut pameran Telkomsel IIMS 2019 meluncurkan produk baru, bahkan beberapa brand melakukan peluncuran perdana di dunia atau berstatus world premiere.

“Telkomsel IIMS 2019 cukup dipertimbangkan oleh masing-masing merek peserta pameran. Terbukti banyak sekali mobil dan sepeda motor yang melakukan peluncuran di Telkomsel IIMS 2019. Kondisi ini sekaligus menjadikan bukti bahwa pameran ini pun bisa mendorong pergerakan pasar di industri otomotif nasional,” ungkap Hendra Noor Saleh, Direktur PT Dyandra Promosindo.

Merek mobil yang melakukan peluncuran di Telkomsel IIMS 2019 pun cukup banyak, bahkan Suzuki untuk melakukan world premiere Suzuki New Carry. Sedangkan Hyundai juga meluncurkan sport utility vehicle (SUV) Kona untuk pasar otomotif Indonesia.

Tidak berhenti sampai di situ saja, merek asal Eropa seperti BMW ikut memanfaatkan momen Telkomsel IIMS 2019 untuk meluncurkan sedan sport berperforma, yaitu BMW Z4. Merek lain seperti Toyota kembali meluncurkan crossover terbaru untuk menambah line up produk hybrid di Indonesia dengan membawa C-HR Hybrid.

Brand otomotif roda empat asal Jepang yang lain, seperti Mitsubishi telah meluncurkan Mitsubishi Xpander edisi special. Sedangkan Honda ikut memeriahkan event Telkomsel IIMS 2019 dengan meluncurkan BR-V terbaru.

Tak ketinggalan juga brand dari China, seperti Wuling yang resmi meluncurkan Confero dengan transmisi baru, serta Cortez 1.5L yang dibekali mesin turbo. Masih merek dari Tiongkok, yaitu DFSK juga meluncurkan SUV keduanya, Glory 560, sekaligus mengumumkan harga resmi untuk model terbarunya itu di ajang Telkomsel IIMS 2019.

Beranjak ke sepeda motor, yang menjadi pusat perhatian adalah perkenalan versi produksi dari skuter listrik karya anak bangsa, yaitu Gesits. Merek motor asal Indonesia itu mengambil momen Telkomsel IIMS 2019 untuk memperkenalkan versi final dari skuter listrik yang akan resmi dijual pertengahan tahun ini.

Selain itu, salah satu merek legendaris yang juga masuk lagi ke Indonesia adalah Lambretta. Pabrikan motor asal Italia ini meluncurkan Lambretta V200 dan V125. Brand asal Eropa lain, seperti BMW Motorrad juga resmi meluncurkan 6 model sekaligus, seperti BMW S 1000 RR M Package, R 1250 GS dan R 1250 GS Adventure, F 750 GS serta skutik C 400 GT.

Selanjutnya merek Benelli juga meluncurkan Leoncino 250, dan Leoncino 500. Royal Enfield juga memanfaatkan momen Telkomsel IIMS 2019 untuk meluncurkan Twins 650 – Interceptor 650, dan Continental GT 650 cc.

Sementara itu, merek Kycmo meluncurkan skuter Like 150i, KTM meluncurkan 450 SX-F Jeffrey Herling Replica, dan Husquvarna membawa Svartpilen 701 dan FC450 Rockstar Edition. Sebagai pamungkan, PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan skuter adventure yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia, yaitu X-ADV.

Raih Mobil dan Motor Baru melalui Auction!
Kesempatan mendapatkan mobil dan motor baru di pameran Telkomsel IIMS 2019 juga dapat diraih melalui sesi lelang. Kendaraan yang di lelang merupakan kendaraan baru yang dapat pengunjung lihat di hall C3, diantaranya: KIA All New Sportage, Benelli TNT 250, Benelli 200 Evo, Benelli Motobi 152, Moto Guzzi California 1400 Touring SE, Zero Motorcycle DS ZF 9.4, dan Zero Motorcycle DS ZF 12.5. Lelang akan di laksanakan pada tanggal 25 April 2019 pada pukul 12.00 WIB dan selesai pada tanggal 5 Mei 2019 pukul 20:00 WIB. Sedangkan, pengumuman pemenang akan diumumkan pada akhir penyelenggaraan (5/5) pada pukul 21:00 di Booth Auction Telkomsel IIMS 2019.

*

Jakarta, 5 April 2019 – Pameran yang menghadirkan berbagai kebutuhan pesta pernikahan, Indonesia Internasional Wedding Festival (IIWF) 2019, hari ini resmi dibuka. Pameran yang digelar oleh Weddingku dan Dyandra Promosindo ini menghadirkan lebih dari 300 vendor yang berhubungan dengan kebutuhan pernikahan seperti bridal, groom suit, catering, florist, hotel, dan lain-lain.

This slideshow requires JavaScript.

 

IIWF 2019 akan berlangsung selama tiga hari yaitu pada 5 – 7 April 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta, mulai pukul 13.00 WIB – 23.00 WIB (5 April) dan pukul 11.00 WIB – 22.00 WIB (6 dan 7 April). 
 
“IIWF 2019 kami gelar agar para calon pengantin yang merencanakan pernikahan bisa mendapatkan berbagai referensi dan inspirasi dalam memilih berbagai kebutuhan yang mereka inginkan. Kami menghadirkan berbagai vendor terkait kebutuhan calon pengantin supaya impian pernikahan mereka dapat terwujud dan berkesan seumur hidup mereka,” ujar Reza Paramita, Chief Operating Officer Weddingku, pada saat press conferencekegiatan IIWF 2019.
 
Sementara itu, Marga Anggrianto, Manager Operasional Dyandra Promosindo, menjelaskan bahwa IIWF 2019 merupakan medium yang tepat bagi para calon pengantin untuk mewujudkan pernikahan impian mereka. “Calon pengantin biasanya melakukan banyak persiapan, misalnya survei tempat dan bridal, yang tidak jarang memakan banyak waktu. IIWF berusaha menjadi one-stop-solution untuk membantu para calon pengantin mendapatkan kebutuhan mereka di satu lokasi dan di satu waktu,” ujar Marga.
 
IIWF 2019 memudahkan calon pengantin untuk mencari ketersediaan hotel, bridal,wedding plannercatering, souvenir, hingga paket bulan madu yang sesuai dengan waktu dan biaya yang mereka inginkan. Para pengunjung bisa berkonsultasi langsung dengan para vendor untuk mendapatkan masukan terkait tema acara yang paling tepat untuk mereka. Para pengunjung dapat juga mencoba ratusan gaun pengantin dari vendor bridalyang memenuhi area Cendrawasih Hall. Dengan mencoba gaun, para calon pengantin dapat menemukan gaun yang cocok dan sesuai untuk mewujudkan pernikahan ideal bagi mereka.

IIWF 2019 juga menawarkan berbagai vendor catering yang tersedia di Plenary Hall, mengingat catering merupakan bagian yang penting dari sebuah pernikahan. Dengan menggandeng puluhan vendor catering ternama, IIWF 2019 memberikan kesempatan kepada para calon pengantin untuk melakukan test food dan merasakan secara langsung rasa dan konsistensi kualitas makanan.
 
Yang menarik dari gelaran kali ini adalah hadirnya nuansa tradisional melalui kerjasama dengan Yayasan Merajut Nusantara. Pengunjung bisa memilih berbagai prosesi pernikahan tradisional berikut dengan adat istiadatnya. “Kehadiran Yayasan Merajut Nusantara dalam IIWF 2019 merupakan bentuk apresiasi kami dalam memperkenalkan budaya dan tradisi pernikahan yang ada di Nusantara. Indonesia memiliki beragam tradisi pernikahan yang menjadi sebuah warisan berharga yang perlu terus dilestarikan,” ujar Danny Iskandar, perwakilan Yayasan Merajut Nusantara.
 
Selain itu, IIWF 2019 juga menghadirkan berbagai promo dan hadiah menarik bagi para pengunjung yang hadir dan melakukan transaksi di IIWF 2019. Beberapa hadiah yang disediakan bagi para pengunjung antara lain 3 (tiga) unit Honda Scoopy, 3 (tiga) pasang wedding ring dari Frank & Co., 5 (lima) unit LED TV, beragam hadiah hiburan lainnya, serta 1 (satu) unit All New Grand Livina VL sebagai Grand Prize.
 
IIWF juga menghadirkan acara talkshow dengan tema “What They Don’t Talk About When They Talk About Marriage” yang membahas berbagai hal yang perlu diketahui oleh para calon pengantin. “Persiapan pernikahan tidak jarang sangat menguras tenaga, waktu dan pikiran. Melalui talkshow ini, para pengunjung akan mendapatkan pengetahuan berharga untuk meminimkan tekanan yang dihadapi menjelang pernikahan,” pungkas Marga.

Jakarta, 4 Maret 2019 — PT. Dyandra Media International, Tbk. (Dyandra) optimistis kinerja keuangannya sepanjang 2019 semakin positif. Dua faktor utama pemicu optimisme tersebut adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia dan peningkatan industri Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE).
Belanja pemerintah, konsumsi rumah tangga, dan investasi masih akan menjadi faktor penopang terbesar pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019. Kebijakan Pemerintah yang menjaga daya beli masyarakat serta memprioritaskan sektor pariwisata turut mendorong industri MICE makin berkembang sepanjang tahun ini.

This slideshow requires JavaScript.

Indikator lainnya, tren peningkatan jumlah penyelenggaraan event MICE selama 5 tahun terakhir. Tahun 2019, tercatat ada 950 event yang akan diselenggarakan di Indonesia. Sebaran event ini dibagi menjadi 4 segmen yang meliputi Corporate, Association, Government dan Universities & others. Jumlah event selama 2019 tercatat meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan situasi empat tahun lalu yang masih sekitar 475 event, hal ini merupakan peluang besar bagi Dyandra.

Dyandra sebagai holding alias perusahaan induk, memayungi 23 perusahaan MICE. Kinerja bisnis Dyandra ditopang empat perusahaan yang menjadi pilar bisnisnya, yaitu PT Dyandra Promosindo (DP) mengelola bisnis Penyelenggaraan Acara (Event/ Exhibition Organizer), PT Dyamall Graha Utama (DGU) menjalankan usaha Penunjang Acara (Supporting Event), PT
Nusa Dua Indonesia (NDI) fokus pada bisnis Ruang Konvensi dan Eksibisi (Venue Owner & Hall Management Business), dan PT Graha Multi Utama (GMU) dari bisnis Hotel (Hotel/ Property Owned Business).

Bisnis Penyelenggaraan Acara
Melalui subholding company PT. Dyandra Global Edutainment, Professional Exhibition Organizer, yang fokus dalam mengembangkan event dan menitikberatkan pada Edutainment (Education & Entertainment), tidak hanya sarat pesan edukasi tetapi tetap memiliki nilai hiburan. Salah satu event Event lainnya yang diselenggarakan oleh subholding company PT Dyandra Promosindo adalah Indonesia Bird Con (IBC) 2019 yang akan digelar pada tanggal 1-3 Maret 2019 di Jogja Expo Center, Yogyakarta. “The First Bird Show in Indonesia” ini merupakan pameran yang akan memamerkan ratusan jenis burung, mulai dari jenis love bird, parkit, finch, kenari, pleci, murai batu, cucak ijo, dan banyak lagi.

Tidak hanya itu, IBC 2019 juga menghadirkan perusahaan pakan, sangkar, dan industri pendukung lainnya. Dengan menggandeng beberapa komunitas pecinta burung seperti
Komunitas Parkit Yogyakarta (Kopata), Komunitas Love Bird Indonesia (KLI), Indonesia Finch, Rajawali Indonesia dan juga JFF (Jogja Free Fly) akan menggelar kompetisi setiap hari untuk meramaikan IBC dengan tiga kelas, yaitu Beauty Class, Singer Class, dan Free Fly Class. IBC 2019 akan memberi warna baru industri pameran Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan dunia fauna.
Subholding company lainnya adalah Dyandra Mas Entertainment (DMEASIA) yang bergerak di bisnis promotor musik, akan menghadirkan konser artis yang berasal dari Amerika, pemenang Grammy Award tujuh kali, John Mayer. Gelaran konser John Mayer World Tour ini akan menjadi yang pertama kali di Indonesia, yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 April 2019 di ICE, BSD. Konser John Mayer ini adalah bagian dari World Tour 2019, yang akan dimulai di New Zealand pada Maret 2019, lalu berlanjut ke Australia, Singapura, Bangkok, dan Jakarta. Tur akan terus berlanjut hingga ke China dan Jepang.

100 Calender of Events (CoE) 2019
Kementerian Pariwisata RI pada akhir Desember 2018 yang lalu mengumumkan atraksi wisata terbaik di Indonesia melalui situs resminya di pesona.travel. Semuanya terangkum dalam sebuah kalender event yang tersebar di seluruh Indonesia, 100 Calendar of Events (CoE) 2019.
Menteri Pariwisata RI menyampaikan bahwa ini merupakan prakasa dari Presiden RI dan merupakan rangkuman event terbaik yang dimiliki Indonesia, karena telah menjalani kurasi yang ketat dengan standar internasional.
Salah satu event yang masuk kedalam ‘100 Calender of Events (CoE) 2019’ merupakan event yang diselenggarakan oleh PT Debindo Mitra Tama (DMT), anak perusahaan Dyandra yang beroperasi di Surabaya, Jawa Timur. Event yang bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur ini telah memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-20 yaitu The 20th Majapahit International Travel Fair 2019 yang mengangkat tema “Mari Jelajahi Desa Wisata” akan menampilkan tourism exhibition, travel exchange, cultural performances, fam
trip wisata pengenalan dan MICE forums yang akan diselenggarakan pada 2-5 Mei 2019 di Grand City Surabaya.

Maryamto Sunu selaku Corporate Secretary Dyandra mengatakan, Dyandra akan terus fokus pada pengembangan inovasi, kreativitas, dan profesionalitas melalui semua unit usaha.
“Pengembangan yang akan terus berkesinambungan untuk semua pengelolaan event, baik terhadap event yang regular maupun pengembangan event baru, khususnya untuk mengakomodir kebutuhan industri MICE di Indonesia, juga mendukung Kementerian  Pariwisata dalam mengembangkan industri MICE. Salah satunya, menargetkan 20 juta wisatawan mancanegara sepanjang tahun 2019,” tegasnya.

The Most Popular & The Best MICE Industry 2019
Faktor lain yang turut membuat menggelorakan optimisme Dyandra adalah penghargaan “The Most Popular & The Best MICE Industry 2018” oleh majalah VENUE. Dyandra berhasil memboyong enam penghargaan dan satu special awards.
Penghargaan The Most Popular :

  • Dyandra Promosindo: The Most Popular Professional Exhibition Organizer B2B;
  • Dyandra Promosindo: The Most Popular Professional Exhibition Organizer B2C;
  • Bali Nusa Dua Convention Center: The Most Popular Exhibition Hall;
  • Bali Nusa Dua Convention Center: The Most Popular Convention Hall.
  •  

Penghargaan The Best MICE Industry :

  • Dyandra Promosindo: The Best Professional Exhibition Organizer B2C;
  • Samudra Dyan Praga: The Best Exhibition Stand Contractor.

Sedangkan untuk Special Award dianugerahkan kepada Presiden Direktur PT. Dyandra Media International, Tbk yaitu Ibu Rina R. Maksum untuk kategori Lifetime Achievement.
***

Tentang PT Dyandra Media International Tbk
PT. Dyandra Media International, Tbk resmi menjadi perusahaan publik pada tanggal 25 Maret 2013 dengan mencatatkan 1.282.000.000 lembar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan merupakan perusahaan induk (holding) yang memayungi 23 perusahaan di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE).

Kinerja bisnis Dyandra ditopang empat perusahaan yang menjadi pilar bisnisnya, yaitu:
1. Bisnis Penyelenggaraan Acara (Event/ Exhibition Organizer – PT Dyandra Promosindo –
2. Bisnis Penunjang Acara (Supporting Event) – PT Dyamall Graha Utama
3. Bisnis Ruang Konvensi dan Eksibisi (Venue Owner & Hall Management Business) – PT Nusa Dua Indonesia
4. Bisnis Hotel (Hotel/ Property Owned Business) – PT Graha Multi Utama.

Yogyakarta, 28 Februari 2019 – Pameran Indonesia Bird Con (IBC) 2019 siap diselenggarakan pada tanggal 1-3 Maret 2019 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Di penyelenggaraannya yang pertama ini, Dyandra Promosindo bersama dengan Finchers Yogyakarta telah mempersiapkan berbagai program menarik dengan mengusung konsep eksibisi, investasi, advokasi, edukasi dan rekreasi yang bisa dinikmati oleh para pecinta burung dan pengunjung umum.

This slideshow requires JavaScript.

IBC 2019 akan hadir sebagai medium bagi para peserta yang datang dari berbagai sektor industri burung, seperti Genetika Science dan Gelora Mandiri yang akan hadir dan memberikan informasi mengenai genetika burung. Kemudian ada juga Vitakraf, Classic dan Benalux yang merupakan salah satu produsen pakan dan vitamin untuk burung, serta Raja Fauna dan Bermunda, bird farm atau peternak burung yang akan ikut meramaikan IBC 2019. “Diharapkan IBC 2019 ini akan menjadi wadah baru bagi pecinta burung dan industri pendukungnya, dan akan menjadi jadwal event burung tahunan” ujar Pandezt, Owner Finchers Yogyakarta.

Selain itu, para peserta kontes burung yang khusus diselenggarakan di IBC 2019 sebagai salah satu program acara juga tengah bersiap untuk mengikuti kontes yang akan diadakan selama 3 hari penyelenggaraan. Kontes burung di IBC 2019 yang bekerja sama dengan beberapa komunitas seperti Kopata (Komunitas Parkit Yogyakarta), KLI (Komunitas Love Bird Indonesia), Indonesia Finch, Rajawali Indonesia dan juga JFF (Jogja Free Flight), akan dibagi menjadi 3 kelas yaitu Beauty Class, Singer Class, dan Free Fly Class.

Dari segi edukasi, yang dihadirkan pada IBC 2019 adalah Talkshow dan Sharing Session yang akan dibawakan oleh para tokoh di dunia burung, asosiasi dan industri terkait. Setiap harinya, Talkshow dan Sharing Sessionakan mengangkat tema yang berbeda-beda, seperti sosialisasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) 20 tahun 2018 dan Perijinan Penangkaran akan dipaparkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Tidak kalah menarik, di salah satu Sharing Session akan dibahas cara-cara mengenal jenis parkit dan mutasinya yang beragam di Indonesia, juga bagaimana agar seseorang dapat menjadi peternak Lovebird yang sukses. Selain itu, rekan-rekan dari Kedokteran Hewan UGM Yogyakarta juga akan memaparkan tentang manajemen kesehatan burung, dan Balai Karantina juga akan memaparkan mengenai lalu lintas perburungan, yaitu ekspedisi pengiriman burung dari satu kota ke kota lain. Pengunjung yang tertarik juga bisa mengetahui bagaimana peluang bisnis dunia burung yang akan dibagikan oleh komunitas-komunitas yang hadir di IBC 2019. Sebagai salah satu sarana edukasi terkini mengenai industri burung, IBC 2019 menjadi salah satu pameran satwa yang tidak boleh dilewatkan.

Di IBC 2019, para pengunjung bisa mendapatkan burung favorit dari harga Rp 5000,- melalui program Bird Raffle. Program ini akan diadakan sebanyak 2 sesi setiap harinya, di mana pengundian dilaksanakan pada pukul 15:00 WIB dan 19:00 WIB. Pengunjung IBC 2019 yang beruntung akan mendapatkan burung idaman beserta sangkarnya. Kemudian program lain yang menjadi daya tarik tersendiri adalah Lelang Burung yang akan diadakan sebanyak 3 sesi setiap harinya, yaitu Sesi 1 pukul 13:30 – 14:00 WIB, Sesi 2 pukul 16:00 – 16:30 WIB, Sesi 3 pukul 20:00 – 20:30 WIB. Pengunjung bisa menawar seekor burung mulai dari harga Rp 50.000,- hingga harga tertinggi. Adapun pendaftaran bagi Peserta Penawar akan dibuka pada saat pameran berlangsung, tepatnya 2 jam sebelum Lelang Burung dimulai pada setiap sesinya.

IBC 2019 juga menyediakan Experience Area yang akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung. Para pengunjung dapat menyaksikan serta berinteraksi secara langsung dengan ratusan burung yang ada di area Bird Zone. Kemudian, pengunjung juga bisa memasuki Historical Exhibition yang menyuguhkan berbagai foto beserta deskripsi mengenai ragam jenis burung di Indonesia maupun mancanegara. Bagi pengunjung IBC 2019 yang hadir untuk berekreasi bersama keluarga di akhir pekan, penyelenggara juga menyediakan Kids Zone untuk arena bermain anak.

Yogyakarta, 7 Februari 2019 – Indonesia Bird Con (IBC) 2019 akan digelar selama tiga hari pada tanggal 1-3 Maret 2019 bertempat di Jogja Expo Center, Yogyakarta. “The First Bird Show in Indonesia” ini merupakan pameran yang wajib dikunjungi karena tidak hanya menjadi wadah bagi para penghobi burung dan industri pendukung saja, tetapi IBC 2019 juga menjadi pusat informasi dan edukasi mengenai dunia burung bagi para pengunjung, serta menjadi sarana rekreasi yang diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata untuk menunjang sektor pariwisata Indonesia, khususnya Yogyakarta.

This slideshow requires JavaScript.

           

IBC 2019 akan memamerkan ratusan jenis burung, mulai dari jenis love bird, parkit, finch, kenari, pleci, murai batu, cucak ijo, dan banyak lagi. Tidak hanya itu, IBC 2019 juga menghadirkan perusahaan pakan, sangkar dan industri pendukung lainnya. Dengan menggandeng beberapa komunitas pecinta burung seperti Kopata (Komunitas Parkit Yogyakarta), KLI (Komunitas Love Bird Indonesia), Indonesia Finch, Rajawali Indonesia dan juga JFF (Jogja Free Fly) yang akan mengadakan kompetisi di setiap harinya untuk meramaikan IBC dengan tiga kelas, yaitu Beauty Class, Singer Class, dan Free Fly Class, IBC 2019 akan memberikan warna baru bagi industri pameran Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan dunia fauna.

Seminar dan talkshow juga akan disuguhkan di IBC 2019 dengan tema yang berbeda-beda setiap harinya. Sesi acara ini akan diberikan oleh para tokoh di dunia burung dan asosiasi terkait, seperti Asosiasi Pecinta Burung dan Unggas Indonesia (APBUI), Asosiasi Penangkar Burung Nusantara (APBN), serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta. Mulai dari mengenal perilaku burung, kiat sukses merawat burung, dan juga informasi mengenai perundangan-undangan perijinan terhadap penangkaran akan dibagikan kepada para pengunjung IBC 2019.

Adapun keseruan lainnya yang bisa dinikmati bersama keluarga di IBC 2019, yaitu Photography Exhibition yang akan menyuguhkan foto-foto terbaik dari dunia burung, dan juga akan ada Kids Zone, sebuah area bermain untuk memberikan kenyamanan bagi para orangtua yang datang bersama anak-anaknya. Food Culinary Zone juga akan menjadi daya tarik tersendiri di IBC 2019, dengan menyuguhkan berbagai kuliner khas Yogyakarta dan pilihan food truck yang juga menarik. Tidak kalah seru, para pengunjung juga bisa mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan ratusan burung secara langsung di Bird Zone, di mana pengunjung IBC 2019 dapat masuk ke sangkar burung berisikan ratusan burung, dan bisa berfoto bersama. Para pengunjung juga berkesempatan untuk mendapatkan burung favorit dengan harga mulai dari Rp 5000,- dengan mengikuti program acara Bird Raffle dan Lelang Burung yang diadakan setiap hari.

Spirit Perubahan Zaman, Mengantar IIMS 2019 ke Level Lebih Tinggi

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 29 Januari 2019 – Bola salju konsep IIMS “Your Infinite Automotive Experience” menemukan momen kulminasi di tahun 2019. Respons atas ramuan semangat perubahan zaman, yakni digitalisasi pameran, Electric Vehicle (kendaraan bertenaga listrik) dan karya anak bangsa mendapat apresiasi makin meluas dan semarak.
 
Kemeriahan itu dengan mudah bisa dilacak dari persiapan PT Dyandra Promosindo selaku Professional Exhibition Organizer (PEO) yang bersiap menggelar kembali “Indonesia International Motor Show” (IIMS) 2019 pada 25 April – 5 Mei 2019 di JIExpo Kemayoran. Dalam waktu 11 hari, pameran otomotif yang kini menjadi barometer baru pameran internasional ini,  akan memantik serangkaian inovasi segar, dengan spirit digitalisasi pameran yang lebih wah, Electric Vehicle (EV) dan keberanian menampilkan karya anak bangsa di pentas internasional.
 
Terlebih lagi, pertumbuhan ekonomi yang diprediksi naik 5,4%, hadirnya inftrastruktur baru yang membentang dari kawasan barat hingga ujung timur Indonesia, IIMS diharapkan selalu  memberikan kontribusi positif untuk penjualan mobil (1,1 juta unit) dan motor (6,4 juta unit) di tahun 2019 ini. Belum lagi jika melihat degub nadi transaksi bisnis dalam ekosistem otomotif Indonesia. Seperti after market, aksesoris, suku cadang, e-commerce, leasing, perbankan, mobil/motor bekas, dan inisiatif komunitas.
 
Hari ini (29/1) telah dilaksanakan sesi pertama dari technical meeting IIMS 2019 yang berlangsung di Angsana Ballroom 3, Hotel Holiday Inn Jakarta Kemayoran. Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari peserta IIMS 2019 guna melancarkan kegiatan teknis pada masa set-up, showdays, maupun breakdown pameran. Hingga saat ini total exhibitor untuk mobil yang turut serta dalam gelaran IIMS 2019 adalah BMW, Chevrolet, Datsun, DFSK, HASCAR Authorized General Distributor for Jeep, Honda, Hyundai, Mazda, MINI, Mitsubishi, Nissan, Renault, Suzuki, Toyota dan Wuling. Kemudian untuk motor hadir antara lain: Aprilia, Benelli, BMW Motorrad Indonesia, Harley Davidson, Honda, Kawasaki, Kymco, Moto Guzzi, Piaggio dan Vespa.
 
IIMS 2019 juga akan menghadirkan New Infinite Acessories & Sparepart Area pada Hall C3. Antusiasme pelaku acessories & sparepart, baik roda empat dan roda dua akan ditempatkan pada hall baru ini. Serta dukungan asosiasi aftermarket Perkumpulan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia (PAHAMI) yang pada kesempatan ini akan hadir di hall B1 & B2, JIExpo Kemayoran. Selain itu, pada Hall C3 juga akan menampilkan program terbaru IIMS 2019 yaitu Motorsport Zone dengan ragam sparepart serta kegiatan terkait dunia balap akan diselenggarakan pada area ini.
 
Hendra Noor Saleh, Project Director IIMS menyebut, penjualan sales yang tahun ini sudah melebihi target dari tahun lalu. “Mengejutkan karena dalam waktu 3 bulan sebelum IIMS, sales kami sudah mencapai 80%. Namun hal ini tidak membuat kami berpuas diri, kami terus berusaha untuk menghadirkan pameran otomotif yang semakin menarik, agar antusiasme pengunjung IIMS akan berdampak positif bagi seluruh stakeholder,” ujarnya.
 
Program Otomotif berlandaskan Edukasi
 
Selain persiapan peserta pameran, IIMS juga akan mempersiapkan elemen edukasi kepada pengunjung. Dalam rangka mendukung perkembangan mobil listrik di Indonesia, IIMS menghadirkan Formula Racing Championship. Program ini diupayakan untuk memberikan kesempatan bagi anak bangsa yang memiliki prestasi di bidang otomotif, khususnya mobil listrik untuk tampil di mata publik. Sebagai ajang bergengsi dalam balapan mobil listrik antar universitas yang akan hadir di IIMS 2019, mahasiswa teknik yang ada di Indonesia akan berlomba dan berkreasi membuat mobil balap listrik pada tanggal 25 – 26 April 2019.
 
Setelah itu, The Wasteland Project akan hadir dan memberikan edukasi mengenai dunia custom bike machine. Memanfaatkan barang-barang daur ulang, The Wasteland Project merupakan sebuah karya kerjasama dengan builder ternama di Indonesia, Bingky. Selain custom bike machine, akan diadakan interior class, recycle class, carving class, artwork class dan sculpting class oleh para ekspertis. The Wasteland Project juga menghubungkan komunitas untuk ikut andil dalam kegiatan tersebut.
 
Program edukasi lainnya dan terbaru pada tahun ini adalah IIMS Student Fest, yaitu wadah dari berbagai bidang prestasi siswa, mahasiswa dan anak muda kreatif. Prestasi yang akan di tampilkan tidak hanya dari otomotif saja, akan tetapi ada juga dari bidang olahraga, karya seni dan masih banyak lagi. Sehingga dengan IIMS Student Fest diharapkan mereka memiliki wadah untuk mengeksplorasi dan mengembangkan diri.
 
Ditambah lagi program menarik lainnya seperti Indonesia Custom Bike Expo & Championship, ajang perlombaan motor-motor kustom hasil kolaborasi dengan INCREASE (Innovative and Creative Automotive Society). Tidak lupa PAHAMI Audio Contest, kompetisi audio mobil yang menggabungkan beberapa asosiasi audio akan turut meramaikan kembali IIMS 2019.
 
 
Launching IIMS Makassar dan Surabaya 2019
 
Seperti diketahui, Dyandra Promosindo juga memiliki serangkaian kegiatan otomotif lain yaitu penyelenggaraan pameran otomotif daerah yang diadakan setiap tahunnya. Pada tahun 2019 ini IIMS akan mengadakan acara serentak di Jakarta dan di Makassar. Rangkaian pameran otomotif tersebut dimulai dari IIMS Makassar yang akan diselenggarakan pada tanggal 1 – 5 Mei 2019 di Celebes Convention Center – Makassar, dilanjutkan dengan IIMS IIMS Surabaya tanggal 30 Oktober – 3 November 2019 di Grand City Surabaya.
 
Hal yang membuat istimewa adalah bagi seluruh exhibitior yang sudah mengikuti IIMS di Jakarta akan mendapatkan harga spesial untuk dapat mengikuti gelaran IIMS di Makassar dan Surabaya. “Special package yang ditawarkan ini merupakan bentuk apresiasi IIMS kepada peserta yang terus bekerjasama dan turut mengoptimalkan potensi pasar otomotif yang semakin meningkat.” ujar Hendra Noor Saleh.
 
***
 
Tentang Dyandra Promosindo
Dyandra Promosindo adalah Professional Exhibition Organizer (PEO) terkemuka di Indonesia yang merupakan sub-holding company dari PT Dyandra Media International, Tbk (DMI). Sejak berdiri pada tahun 1994, Dyandra Promosindo berhasil mencetak rekam jejak pameran yang mengesankan di seluruh Indonesia. Dyandra Promosindo telah menggelar lebih dari 850 pameran di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Medan dan berbagai kota besar lain di Indonesia. Dengan lebih dari 1.000 peserta pameran setiap tahun, termasuk peserta dari luar negeri, Dyandra Promosindo telah membuktikan diri sebagai rekan bisnis terpercaya sambil terus meningkatkan diri menuju budaya pameran yang lebih baik di Indonesia. Berbagai pameran yang telah digelar antara lain pameran B2B, pameran B2C, konser musik, konferensi dan summit.
 
Dyandra Promosindo telah menjadi PEO pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi ISO 9001:2008 untuk sistem kualitas manajemen.
Pameran yang diselenggarakan antara lain: Indonesia International Motor Show, Indonesia International Furniture Expo, Indonesian Petroleum Association Convex, Indonesia E-Commerce Summit & Expo, International Franchise License and Business Concept Expo & Conference, Garuda Indonesia Travel Fair, dan lain-lain.

Mencoba Busana Pernikahan Impian hingga Mengecap Rasa Hidangan Catering Ternama

 

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 26 Januari 2019  Hari kedua penyelenggaraan Indonesia Wedding Festival (IDWF) 2019 yang jatuh pada akhir pekan ini, nampak dimeriahkan dengan kehadiran para calon pasangan pengantin. Mereka yang berkunjung tentunya bermaksud untuk dapat merealisasikan pernikahan yang diimpikan. Tentunya IDWF 2019 hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan menampilkan vendor terbaik dan terlengkap dari masing-masing kategorinya.
 
Memasuki foyer Assembly Hall, Jakarta Convention Center, pengunjung akan disuguhkan dengan pilihan venue dengan segmen hotel berbintang 4 dan 5. Ada pula Frank & Co sebagai vendor jewellery yang menawarkan promo khusus dalam pembelian sepasang cincin pernikahan. Pada area dalam hall, ragam kategori seperti Bridal, Photo & Videographer, Groom Suit, Wedding Organizer, MC, Entertainment, Wedding Cake, Catering, Florist, Decoration, Venue, Traditional Wedding, Souvenir, Invitation, Wedding Car, dan lainnya.
 
Penyelenggaraan yang berlangsung pada tanggal 25-27 Januari 2019, IDWF memberikan kesempatan kepada calon pengantin wanita untuk mencoba ratusan gaun yang disediakan oleh berbagai vendor, diantaranya Catherine Wedding & Photo, Cucu Bridal, CV Kezia Bridal, Esther Kho Bridal, Eva Bun Bridal, Ivory Bridal, JJ Bridal, Kaneta Wedding Photograpy, Kara Brides, Luminous Bridal Boutique, Michelle Bridal, Nerie Tanaka Bridal, New Brides Bridal Creation, Ritz Taipei, The Wedding Boutique Jakarta, Tracy Bridal House, Wusisters By Vero Wu dan Yohanes Bridal. Tidak lupa vendor bridal tradisional juga hadir seperti Zainal Songket dan Molita turut melengkapi pameran ini. Vendor tersebut juga memberikan promo menarik seperti potongan harga selama transaksi di pameran, cashback, hingga bonus lainnya.
 
Kepada calon pengantin pria, di IDWF 2019 juga menghadirkan sederet vendor untuk memenuhi kebutuhan busana pernikahan seperti Atham Tailor, Creativo Fashion Design, Grisvian Hewis Unique Design, Harry`S Palmer Fashion & Tailor, Pizzaro Sensation Design, Prema Jaya Textile & Tailor, Richard Costume Design, SAS Design dan designer ternama Wonghang Distinguished Tailor, turut meramaikan pameran ini.
 
Vendor lainnya yang patut dikunjungi adalah pada kategori catering, dimana calon pengantin dapat mencicipi bermacam menu andalan terkini hasil kreasi seluruh vendor yang secara konsisten dapat menghidangkan menu dengan cita rasa terjamin, diantaranya Andhika Catering, Awen Catering, Bali Indah Catering, Chez Ingrid, Dynasty Catering, D’Royal Catering, Hendra Pelangi Catering, Heryadi`S Catering, Hosanna`S Catering, Lea Martin, Melani Catering, Puspita Sawargi Catering, Sandjaja Catering, Sawargi Catering Service, Seven Buffet Catering dan Van Java Catering.
 
Pentingnya sebuah dekorasi pernikahan selain memperindah dan menambah estetika sebuah pernikahan, dekorasi juga memperkuat tema yang ingin disampaikan oleh calon pengantin. Pameran IDWF juga menghadirkan vendor Florist & Decorations, sebut saja Arland Decoration, Bonzai Decoration, Casablanca Design, D’Signature Décor, Elssy Design, Evlin Decoration,Home Smile Florist & Decoration, Lili-Vicky Decoration, Olive Branch Decoration, Ray, Design Décor, The Swan Decoration dan 4Seasons Decoration.
 
Berbagai Kemudahan Menggunakan Aplikasi Weddingku
 
Selain mendatangkan ragam vendor terbaik dan terpercaya, IDWF 2019 juga diharapkan dapat memberikan solusi dan informasi yang mudah didapatkan dan dinikmati oleh seluruh calon pengantin untuk mempersiapkan pesta pernikahan impian mereka. Pada kesempatan ini juga, Weddingku kembali mensosialisasikan aplikasi digital miliknya. “Seiring dengan kemajuan digital, kami juga menyuguhkan mobile apps Weddingku guna memudahkan calon pengantin mewujudkan pernikahan impian dalam satu platform digital jelas Reza Paramita sebagai Chief Operating Officer, Weddingku.
 
Weddingku media sebagai salah satu media portal pernikahan terbesar di Indonesia memberikan 4 benefit utama yaitu Wedding Ideas untuk meberikan saran dan ide untuk mempersiapkan pernikahan, Wedding Vendors untuk mencari dan menemukan vendor favorit dan calon pengantin dapat dengan mudah menghubungi profil vendor tersebut. Kemudian terdapat Inspiration board yang memiliki lebih dari 20.000 inspirasi gaun pengantin, fotografi dan ide lainnya yang dapat membantu persiapan pernikahan dan Real Weddinguntuk melihat 500 cerita pernikahan yang dan lebih dari 5000 foto inspirasi pernikahan.
 
Weddingku dan Dyandra Promosindo selaku penyelenggara juga mempersiapkan grand prize melalui undian, bagi calon pengantin yang melakukan transaksi di IDWF 2019. Grand prize yang tersedia diantaranya: 1 unit mobil Suzuki Ignis, 3 pasang cincin pernikahan Frank & Co, 5 unit LED TV, serta ragam hadiah langsung lainnya.
 
 
 

***

Tentang Weddingku
Weddingku group adalah media pernikahan dan operator ritel terkemuka di Indonesia dengan lebih dari 300.000 anggota komunitas. Melalui portal pernikahan online, divisi konten dan penerbitan, pameran pernikahan, toko pernikahan online, dan juga agen perjalanan bulan madu, Weddingku telah membuktikan keberadaannya selama lebih dari tujuh belas tahun untuk menjadi direktori pernikahan paling dicari di Indonesia.
 
Melalui weddingku.com tidak hanya ramah pengguna, tetapi yang paling penting, situs web yang menyenangkan untuk dibaca. Dengan lebih dari 120.000 pengunjung dan 6 juta halaman dilihat setiap minggu, lebih dari 5.000 anggota baru terdaftar setiap bulan dan 200.000 email baru terdaftar setiap tahun, Weddingku.com adalah portal pernikahan terbesar dan paling banyak dikunjungi di Indonesia.
 

Tentang Dyandra Promosindo
Dyandra Promosindo adalah Professional Event Organizer (PEO) terkemuka di Indonesia yang merupakan sub-holding company dari PT Dyandra Media International, Tbk (DMI). Sejak berdiri pada tahun 1994, Dyandra Promosindo berhasil mencetak rekam jejak pameran yang mengesankan di seluruh Indonesia. Dyandra Promosindo telah menggelar lebih dari 850 pameran di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Medan dan berbagai kota besar lain di Indonesia. Dengan lebih dari 1.000 peserta pameran setiap tahun, termasuk peserta dari luar negeri, Dyandra Promosindo telah membuktikan diri sebagai rekan bisnis terpercaya sambil terus meningkatkan diri menuju budaya pameran yang lebih baik di Indonesia. Berbagai pameran yang telah digelar antara lain pameran B2B, pameran B2C, konser musik, konferensi dan summit.
 
Dyandra Promosindo telah menjadi PEO pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi ISO 9001:2008 untuk sistem kualitas manajemen.
 
Pameran yang diselenggarakan antara lain: Indonesia International Motor Show, Indonesia International Furniture Expo, Indonesian Petroleum Association Convex, Indonesia E-Commerce Summit & Expo, International Franchise License and Business Concept Expo & Conference, Garuda Indonesia Travel Fair, dan lain-lain.

Sajikan Ragam Vendor Terlengkap bagi Calon Pengantin

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 25 Januari 2019 – Pekan ini, Weddingku dan Dyandra Promosindo bekerja sama menyelenggarakan pameran pernikahan terbesar awal tahun yang bertajuk Indonesia Dream Wedding Festival (IDWF) 2019. Gelaran tersebut akan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 25 – 27 Januari 2019 di Jakarta Convention Center. Pameran IDWF 2019 memfokuskan diri sebagai pameran pernikahan terlengkap yang menghadirkan ragam inspirasi mengenai pesta pernikahan. Hal tersebut tentunya didukung dengan kepesertaan vendor-vendor terbaik yang akan membantu calon pengantin merealisasikan pesta pernikahannya.
 
Pernikahan merupakan salah satu tujuan hidup yang utama, maka setiap orang tentunya memiliki impian tersendiri dalam melangsungkan pesta pernikahannya. Berdasarkan latar belakang tersebut, IDWF 2019 mengusung tema Dreamy yang diharapkan dapat menafsirkan impian dari para calon pengantin mengenai konsep pernikahannya. Berbagai tatanan dekorasi menarik, ratusan gaun pengantin yang dapat dicoba, sajian menu catering terkini, lebih dari 1000 cincin pernikahan dan banyak lagi informasi dan inspirasi dapat ditemui di IDWF 2019.
 
Pada hari pembukaan ini (25/1), waktu operasional pameran adalah pukul 13.00 – 23.00 WIB. Sementara di akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, pameran akan dibuka untuk umum dari pukul 11:00 – 22:00 WIB. Kemudahan membeli tiket masuk dapat dilakukan secara online melalui website https://indonesiadreamweddingfestival.com/ atau dapat dibeli langsung pada loket tiket yang tersedia pada area pameran.
 
Bagi pasangan calon pengantin yang bertransaksi di IDWF 2019 juga berkesempatan meraih grand prize yang akan diundi pada akhir pameran. Dengan melakukan transaksi minimal 500 ribu rupiah pada setiap vendor (berlaku kelipatan; maksimal Rp10.000.000,-), maka akan berkesempatan mendapatkan kupon undian. Grand prize yang tersedia diantaranya: 1 unit mobil Suzuki Ignis, 3 pasang cincin pernikahan Frank & Co, 5 unit LED TV, serta ragam hadiah langsung lainnya.
 
Kunjungi dan Tentukan Vendor Pernikahan Anda di IDWF 2019
 
Bagi calon pengantin, gelaran IDWF 2019 menyuguhkan ragam venue popular saat ini. Mulai dari hotel berbintang 4 dan 5, seperti Crowne Plaza Jakarta, Doubletree By Hilton Jakarta, Four Seasons Hotel Jakarta, Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Holiday Inn Jakarta Kemayoran, Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni, Harris Vertu Harmoni, Holiday Inn Jakarta Kemayoran, Hotel Indonesia Kempinsi Jakarta, Ibis Styles Bogor Raya, Intercontinental Jakarta Pondok Indah Hotel & Residence, JHL Solitaire, JW Marriott Jakarta, Le Meridien Jakarta, Mandarin Oriental Jakarta, Pullman Jakarta Central Park, Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Raffles Jakarta, Shangri-La Hotel Jakarta, Sheraton Grand Jakarta Gandaria City, Swissotel Jakarta PIK Avenue, The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan, The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, The Sultan Hotel & Residence Jakarta, The Westin Jakarta dan The Wolas Villa & Spa. Kemudian ada juga function hall dan restaurant seperti Chakra Wedding Hall, H Wedding Venue, Jiexpo Convention Centre & Theatre, Klub Kelapa Gading, Lodan Mas, Modern Golf & Country Club, Pt 1 Eleven, Puri Caping Gunung – Rest & Convention, Sasana Modern Wedding Hall, Sense Ballroom & Dining Theatre, The Palms Ballroom dan The Springs Club.
 
Dalam mewujudkan pernikahan impian ini, tentu saja dibutuhkan wedding organizer yang akan membantu calon pasangan pengantin mempersiapkan detail kebutuhan pernikahan. Selain membantu mempersiapkan berbagai detail dalam persiapan pernikahan, wedding organizer juga dapat membantu pasangan pengantin dalam menghadapi berbagai scenario tak terduga, sehingga bisa tetap focus pada aspek lain dari acara pernikahan. Untuk itu, beberapa pilihan wedding organizer tersedia di IDWF 2019antara lain Isabella WO, JWP Wedding, Ohana Enterprise Ballroom, Partee Organizer, Tonny & Lifetime Entertainment – Organizer dan Wedding and Indo.
 
Menuju Pernikahan, pemotretan pre-wedding ­juga merupakan pengalaman menarik bagi pasangan pengantin pada umumnya. Berbagai pilihan vendor photo & video juga tersedia di IDWF 2019, antara lain Aspictura, De Caption Photography, Hope Portaiture, Luminaire Photography, Maximus Pictures, Mochichi Photography dan Picturehouse Photography. Pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahannya tahun ini, jangan sampai terlewatkan gelaran IDWF 2019 yang hanya berlangsung pada pekan ini di JCC.

Indonesia Dream Wedding Festival (IDWF) 2019

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 21 Januari 2019 – Tren persiapan pernikahan saat ini dapat dikatakan semakin singkat, yakni antara 3 hingga 6 bulan saja. Jumlah pasangan pengantin yang akan menikah juga selalu bertmbah setiap thunnya. Atas kebutuhan tersebut, Weddingku bersama dengan Dyandra Promosindo menghadirkan pameran pernikahan pada awal tahun dengan tajuk Indonesia Dream Wedding Festival (IDWF). Pameran ini akan terselenggara pada tanggal 25-27 Januari 2019 di Jakarta Convention Center (JCC).

IDWF 2019 akan dimeriahkan oleh ragam vendor pernikahan terbaik dan terpercaya, yang terdiri dari 20 kategori, diantaranya adalah  Bridal, Photo @ Videographer, Groom Suit, Wedding Organizer,MC, Entertainment, Wedding Cake, Catering, Florist, Decoration, Venue, Traditional Wedding, Souvenir, Invitation, Wedding Car,  dan lainnya. “Kami berkomitmen untuk selalu mengedepankan kebutuhan calon pengantin yang berkunjung ke Wedding Festival. Kemudahan dan kalelengkapan kebutuhan untuk mempersiapkan pesta pernikahan impian mereka yang dapat direalisasikan oleh vendor yang kami hadirkan.” Jelas Reza Paramita sebagai Chief Operating Officer, Weddingku.

Bagi pasangan calon pengantin yang bertransaksi di IDWF 2019 juga berkesempatan meraih grand prize  yang akan diundi pada akhir pameran. Dengan melakukan transaksi minimal 500 ribu rupiah pada setiap vendor (berlaku kelipatan; maksimal Rp. 10.000.000,-), maka akan berkesempatan mendapatkan kupon undian. Grand Prize yang tersedia diantaranya: 1 unit Mobil Suzuki Ignis, 3 pasang cincin pernikahan Frank & Co, 5 Unit LED TV, serta ragam hadiah langsung lainnya.

Tips Menentukan Vendor Utama di Wedding Festival

Sebagai gelaran pameran pernikahan awal tahun, IDWF 2019 memberikan 5 tips utama bagi calon pengantin untuk menentukan vendornya. Dimulai dari pemilihan lokasi dimana akan terselenggaranya pernikahan, tersedia ragam pilihan venue. Pada kesempatan kali ini, IDWF 2019 menghadirkan hotel berbintang 4 dan 5 yang dapat menjadi pilihan untuk menyelenggarakan pernikahan.

Selanjutnya adalah pemilihan Wedding Organizer, yang dapat membantu para calon pengantin untuk memilih Make Up Artist,  tentunya karena sang MUA tidak ada duanya pada tanggal tertentu, jadi vendor ini merupakan yang paling penting dalam mempersiapkan pernikahan impian.

Untuk mengabadikan moment berharga seperti ini, tentunya pemilihan vendor Photo & Videographer juga menjadi highlight utama. Dan dilanjutkan dengan pemilihan MC & Entertainment, yang juga tidak dapat bekerja dalam 1 waktu yang sama.

Setelah itu, barulah beranjak ke vendor lainnya yang tersedia dengan lengkap pada penyelenggaraan IDWF 2019. Jangan lupa, bagi para calon pengantin wanita, akan tersedia 300 model gaun pengantin yang dapat dicoba selama pameran berlangsung.

Calon pengantin dapat berkunjung ke pameran pada hari Jumat (25/1) mulai pukul 13.00 – 23.00 WIB, dan untuk Sabtu & Minggu pameran akan beroperasi mulai pukul 11.00 – 22.00 WIB. Kemudahan membeli tiket masuk dapat dilakukan secara online melalui website https://indonesiadreamweddingfestival.com/ atau dpat dibeli langsung pada loket tiket yang tersedia pada area pameran.

Jakarta, 28 Desember 2018 — PT Dyandra Media International Tbk(Dyandra) merupakan perusahaan induk (holding) yang memayungi 23 perusahaan di industri MeetingIncentiveConvention dan Exhibition (MICE). Kinerja bisnis Dyandra ditopang empat perusahaan yang menjadi pilar bisnisnya, yaitu PT Dyandra Promosindo (DP) mengelola bisnis Penyelenggaraan Acara (Event/ Exhibition Organizer), PT Dyamall Graha Utama (DGU) menjalankan usaha Penunjang Acara (Supporting Event), PT Nusa Dua Indonesia (NDI) fokus pada bisnis Ruang Konvensi dan Eksibisi (Venue Owner & Hall Management Business), dan PT Graha Multi Utama (GMU) dari bisnis Hotel (Hotel/ Property Owned Busniness).

This slideshow requires JavaScript.

 

Tahun ini, PT Dyandra Promosindo berhasil merampungkan 56 exhibition. Event Pertamina Geothermal Digital Expo, berlangsung 12–13 Desember 2018, merupakan event terakhir di penghujung tahun 2018 ini. Tahun depan, Dyandra Promosindo menjadwalkan sekitar 69 exhibition yang akan diselenggarakan Dyandra Promosindo maupun perusahaan subholding di bawahnya, yaitu Fasen Creative Quality (Quad) dan Debindo Mitra Tama.

Jumlah event tersebut di luar jumlah event yang diselenggarakan perusahaan subholding lainnya seperti PT Dyandra Communication, PT Visicita Imaji Semesta, maupun PT Dyan Mas Entertainmen. Target Dyandra Promosindopada tahun 2019 adalah menguasai 20% pangsa pasar industri pameran di Indonesia.

Tahun depan, PT Dyamall Graha Utama melalui unit usahanya siap untuk mendukung semua event anak usaha Dyandra Promosindo. Berbagai sinergi telah disiapkan Manajemen, salah satunya melalui PT Samudra Dyan Praga, yang bergerak di bidang jasa kontraktor pameran. Perusahaan ini telah meningkatkan implementasi sistem manajemen mutu melalui sertifikasi ISO 9001:2008 yang tahun ini telah meningkat menjadi ISO 9001:2015.

Anak usaha Dyandra lainnya, yaitu PT Nusa Dua Indonesia, perusahaan yang fokus pada bisnis Ruang Konvensi dan Pameran, sukses menggelar The 11thBali Democracy Forum (BDF) pada 6-7 Desember 2018 yang lalu di Bali Nusa Dua Convention Center, milik NDI. Bali Democracy Forum merupakan forum kerja sama tahunan negara-negara demokrasi di Asia yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas demokrasi dan institusi demokrasi melalui diskusi antarnegara. Acara pembukaan event ini dihadiri oleh 1.390 partisipan dari 58 negara peserta diantaranya yaitu Australia, Uni Emirat Arab, Jepang,  Rusia, China, dan 73 negara peninjau. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Negara dari Republik Nauru, 10 Menteri luar negeri, 4 Wakil Menteri serta 10 organisasi internasional. Di dalam BDF sendiri diadakan beberapa acara lain seperti Bali Democracy Student Conference dengan 150 peserta dari 62 negara dan Bali Civil Society Media Forum dengan 87 peserta dari 9 negara.
Selain itu, event bertaraf internasional lainnya yang sukses diselenggarakan adalah Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (IORA) pada 7–8 Desember 2018 yang lalu. Acara in dihadiri oleh 100 delegasi dari 14 negara anggota dan 5 negara mitra wicara.

Dyandra, sebagai holding juga telah menyiapkan corporate roadmap seluruh perseroan yaitu melalui optimalisasi dari business transformation, customermanagement dan juga operational excellence. Hal ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antar perusahaan yang akan diaplikasikan melalui sentralisasi MICE business solution. Upaya ini dilakukan untuk mencapai target pendapatan perusahaan senilai Rp. 1 triliun di tahun 2019.

Maryamto Sunu selaku Direktur Dyandra, optimistis dengan perkembangan industri MICE di Indonesia di tahun mendatang. “Kami yakin karena Dyandra memiliki ekosistem MICE yang komplit, yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain. Selain itu, kami juga merupakan market leader di bisnis event organizer. Sudah sewajarnya kami akan membuahkan value yang luar biasa.” Hal ini tentunya tidak lepas dari kepercayaan client, pengalaman perusahaan serta kompetensi SDM yang pada akhirnya menghasilkan output yang optimal.
***

Tentang PT Dyandra Media International Tbk

PT Dyandra Media International Tbk resmi menjadi perusahaan publik pada tanggal 25 Maret 2013 dengan mencatatkan 1.282.000.000 lembar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada awal berdirinya, tahun 2007, Dyandra dibentuk sebagai perusahaan induk (holding company) bagi beberapa perusahaan yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE).

PT Dyandra Promosindo merupakan perusahaan pertama di bawah payung PT Dyandra Media International Tbk. Hadir sejak 3 Maret 1994, perusahaan ini bergerak di bidang penyelenggaraan pameran di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhannya, PT Dyandra Promosindo memperluas usahanya dengan membuka kantor-kantor cabang di Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar.

Perseroan membagi bidang usahanya menjadi 4 pilar bisnis yaitu:

  1. Bisnis Penyelenggara Event/Pameran (PT Dyandra Promosindo)
  2. Bisnis Pendukung Event (PT Dyamall Graha Utama)
  3. Bisnis Ruang Konvensi dan Pameran (PT Nusa Dua Indonesia)
  4. Bisnis Hotel (PT Graha Multi Utama)

Pameran Pernikahan Akhir Tahun Terbesar di Indonesia

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 23 November 2018 – Weddingku bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar pameran “Wedding Celebration Festival (WCF) 2018” sebagai pameran pernikahan akhir tahun terbesar di Indonesia. Pameran ini akan dilaksanakan pada tanggal 30 November – 2 Desember 2018 di Jakarta Convention Center (JCC).

WCF tahun ini mengangkat tema “Celebration”. Sebuah tema yang di dalamnya terkandung makna happiness, colorful, joyful dan excitements. Pernikahan merupakan sebuah momen penting yang penuh dengan kebahagiaan, maka WCF 2018 mengajak calon pengantin untuk mempersiapkan pesta pernikahan mereka dengan perasaan yang
bahagia, gembira dan bersemangat. WCF 2018 akan menghadirkan lebih dari 300 vendor pernikahan terpercaya dan dipastikan akan memudahkan calon pengantin untuk mempersiapkan pesta pernikahan mereka.

WCF 2018 Hadirkan Berbagai Macam Vendor Terbaik dan Hadiah Menarik Wedding Celebration Festival 2018 menggunakan 3 hall JCC antara lain:
Main Lobby akan menampilkan lebih dari ribuan pasang set cincin pernikahan, lebih dari 500 destinasi Honeymoon, lebih dari 80 Hotel untuk pilihan tempat pernikahan dan lebih dari 25 Bali Wedding Destination.
Plenary Hall akan diisi oleh lebih dari 50 Catering vendor dan Venue.
Assembly Hall terdapat lebih dari 300 gaun pengantin dan puluhan vendor bridal lainnya.
Para calon pengantin juga dapat mencoba gaun pengantin dari bermacam bridal yang berpartisipasi dalam perhelatan wedding akhir tahun ini serta dapat mencicipi bermacam menu andalan terbaru hasil kreasi seluruh booth catering selama 3 hari dari pagi sampai malam yang secara konstan dan konsisten dapat menghidangkan menu dengan cita rasa terjamin.

Selain mendatangkan vendor-vendor pernikahan terbaik dan terpercaya, WCF 2018 juga diharapkan dapat memberikan solusi dan informasi yang mudah diakses dan dinikmati seluruh calon pengantin untuk mempersiapkan pesta pernikahan impian mereka.
Tak hanya beragam vendor dengan penawaran menarik, di WCF 2018 para pengunjung juga akan menemukan sebuah instalasi menarik hasil kerjasama antara Wedding Celebration Festival dengan Stereoflow, seniman yang memiliki ciri khas menggabungkan bentuk geometris, garis, gelombang, dan penggunaan warna cerah di setiap karyanya. Gaun pengantin cantik karya Andreas Odang, desainer ternama Indonesia pun akan hadir di instalasi yang berlokasi di Main Lobby. Senada dengan tema, warna-warni ceria yang menghadirkan kebahagiaan turut menemani calon pengantin mempersiapkan hari pernikahan mereka.

Pasangan calon pengantin yang bertransaksi di WCF 2018 juga berkesempatan meraih grand prize yang akan diundi pada akhir pameran, di antaranya satu unit mobil Toyota All New Rush TRD Sportivo, 1 unit motor Benelli Tornado Naked T 125, 2 Honda Scoopy, 3 pasang cincin pernikahan, 5 LED TV dan serta 1000 hadiah langsung lainnya.

Bagi para pengunjung yang ingin datang, pameran ini dibuka pada hari Jumat pada pukul 13.00-23.00 WIB. Pada hari Sabtu dan Minggu pameran akan dibuka pada jam 11.00-22.00 WIB. Tiket masuk dapat langsung dibeli di lokasi pameran atau secara online yang dapat diakses melalui website:
http://www.weddingcelebrationfestival.com/

Properti: Investasi Yang Harus Dimiliki
Jakarta, 22 November 2018 – Salah satu investasi yang cukup menjanjikan adalah di sektor properti. Harga properti setiap tahunnya naik sekitar 10 persen sehingga kepemilikan properti sebagai investasi jangka panjang masih cukup menggiurkan. Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat terkait sektor properti adalah tinggi harga properti yang ditawarkan.

This slideshow requires JavaScript.

Namun menurut Prita Hapsari Ghozie, perencana keuangan dan CEO Zap Finance, kendala keuangan bisa diatasi dengan membuat skala prioritas. Berbicara dalam sesi talkshow di pameran properti, REI Mandiri Property Expo 2018, di Jakarta Convention Center (JCC), Prita mengatakan bahwa mereka yang ingin memiliki rumah harus bisa membuat prioritas dalam hal keuangan mereka. “Memiliki rumah harus menjadi prioritas pertama dari rencana keuangan keluarga baru kemudian yang lain seperti dana darurat, dana pendidikan, liburan, dan lain-lain,” ujar Prita.

Menurutnya generasi sekarang tidak banyak yang berpikir untuk segera memiliki rumah atau aset fisik. Kebanyakan generasi muda hidup untuk masa sekarang dan bukan untuk masa depan. Di sisi lain, kemampuan keuangan mereka termasuk kategori mencukupi untuk mencicil rumah. REI Mandiri Property Expo 2018 menawarkan berbagai proyek perumahan untuk masyarakat berpenghasilan antara Rp 2,5 – Rp 4 juta per bulan. Dengan cicilan yang cukup terjangkau, kemungkinan untuk memiliki rumah sangat terbuka lebar. Senada dengan apa yang dikatakan oleh Prita, Sekjen DPP REI, Paulus Totok Lusida, menyatakan bahwa generasi milenial sebenarnya memiliki kemampuan untuk mencicil properti dan menjadi salah satu pasar prospektif sektor properti.

Kehadiran REI Mandiri Property Expo 2018 yang didukung penuh oleh Bank Mandiri menjadi salah satu ajang yang paling tepat bagi generasi muda untuk mendapatkan rumah idaman mereka. Dalam pameran ini, Bank Mandiri juga menghadirkan program KPR Milenial yang semakin memudahkan generasi muda untuk memiliki properti. Program KPR Milenial Bank Mandiri juga hadir di berbagai kota besar di Indonesia demi menjangkau generasi milenial dan konsumen prospektif di seluruh Indonesia.

REI Mandiri Property Expo 2018 yang diikuti oleh 50 pengembang dengan 200 proyek hunian memberikan banyak pilihan bagi generasi milenial dan masyarakat umum untuk memiliki properti yang mereka idamkan. Prita menyatakan bahwa generasi muda harus memiliki keyakinan untuk memiliki properti dan dimulai dari sekarang. Dengan kenaikan harga properti yang terus meningkat setiap tahunnya, kepemilikan rumah di masa depan bisa menjadi penyelamat keuangan keluarga.

REI Mandiri Property Expo 2018 yang berlangsung pada 17 – 25 November 2018 menargetkan pengunjung selama pameran sebesar 30 ribu pengunjung dengan target nilai transaksi mencapai Rp 500 miliar. Selain pameran, REI Mandiri Property Expo 2018 juga menghadirkan berbagai program pendukung lainnya seperti acara hiburan, talkshow, lomba mewarnai, lucky draw, dan lain-lain. Untuk kenyamanan pengunjung, pihak panitia juga menyediakan ruang menyusui, tempat sholat, dan ruang kesehatan

Gerakan Berkelanjutan & Kontribusi Nyata Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 21 November 2018 – Bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia, Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) mengadakan peluncuran gerakan Jaga Bhumi periode ke-2, tahun 2018 – 2019. Gerakan Jaga Bhumi pertama kali tercetuskan dan terlaksana pada periode tahun 2017 – 2018 menghasilkan Kebun Raya Mangrove pertama di dunia yang berlokasi di Pantai Timur Surabaya. Inisiasi gerakan tersebut diresmikan melalui penandatanganan MOU antara Pemerintah Kota Surabaya dengan LIPI. “YKRI berniat untuk terus mempromosikan kepada masyarakat luas mengenai keberadaan Kebun Raya yang memiliki sangat banyak potensi yang baik bagi pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia.”, tutur Michael Sumarijanto selaku Ketua I – YKRI, pada sambutannya.

Jaga Bhumi merupakan sebuah gerakan yang diinisiasi oleh YKRI, dengan misi menyelamatkan plasma nutfah indonesia melalui revitalisasi dan peningkatan jumlah kebun raya di Indonesia dengan slogan ‘Kembalikan Kejayaan Alam Indonesia’. Gerakan Jaga Bhumi pada periode pertama telah berhasil dan sukses dilaksanakan dengan beberapa program unggulannya yaitu Sarasehan Kalpataru, Jaga Wiyata yang melakukan kunjungan ke 200 sekolah di 4 provinsi (DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur), Jelajah Bhumi yang merupakan gerakan bersepeda dengan jarak 1000km dan rute dari Jakarta ke Surabaya, serta partisipasi masyarakat lainnya seperti Car Free Day, Office Visit, Community Visit, dan mendekorasi Halte Transjakarta daerah Tosari, Jakarta.

Pembangunan Kebun Raya Tanaman Obat
Indonesia memiliki sekitar 30.000 hingga 40.000 jenis tumbuhan. Melalui penelitian Riset Tumbuhan dan Jamu (Ristorja; tahun 2012-2017) oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), tercatat Indonesia memiliki sejumlah 6.000 sampai 7.500 tanaman obat. Hal tersebut tentunya jarang didapati di negara lainnya dengan jumlah tanaman obat yang melimpah. “Inisiasi ini sangat penting, karena salah satu kekuatan di Indonesia adalah sumber KEHATI, kita memiliki kehati sangat tinggi sekali. Dengan demikian YKRI kembali melanjutkan gerakan Jaga Bhumi yang baru berlangsung 1 tahun ini, dan bersama-sama mengajak masyarakat luas untuk terus melakukan pelestarian serta menggali potensi untuk menciptakan Kebun Raya Tanaman Obat di Indonesia.” jelas Sonny A. Keraf selaku Wakil Ketua II – YKRI pada kesempatan peluncuran gerakan Jaga Bhumi di Hutan Kota GBK (21/11).

Upaya pembangunan Kebun Raya Tanaman Obat ini didukung dengan gerakan Jaga Bhumi yang unggulan seperti Jaga Wiyata dan Sarasehan Kalpataru. Satu yang baru dari rangkaian gerakan adalah Botanicum, yaitu kawasan edukasi luar ruang untuk memberikan narasi kreatif konservasi botani bagi generasi muda dan masyarakat Indonesia. Botanicum juga merupakan hasil rekayasa kawasan ruang terbuka hijau menjadi area publik sehingga bisa digunakan sebagai ajang edukasi, interaksi dan ekowisata dalam kota.

Gerakan tersebut nantinya akan kembali melibatkan banyak pemangku kepentingan mulai dari pemerintah dan swasta, komunitas aktivitas, mahasiswa dan pelajar, pekerja dan pengusaha, keluarga muda, pehobi, serta industri terkait. Sinergi dan kolaborasi dalam Jaga Bhumi diharapkan dapat menciptakan Indonesia yang peduli bumi, dimana pemerintah bisa melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro-lingkungan dan pro-kelestarian bumi. Selain itu masyarakat umum diharapkan juga lebih aktif berperan serta dalam gerakan kepedulian terhadap kelestarian bumi dan menerapkan aksi peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Jakarta, 21 November 2018 — PT Dyandra Media International Tbk(Dyandra), perusahaan induk (holding) beberapa perusahaan yang bergerak di industri MeetingIncentiveConvention dan Exhibition (MICE), hari ini, mengumumkan hasil kinerja laporan keuangan kuartal III 2018 yang berakhir 30 September 2018.

This slideshow requires JavaScript.

Kinerja bisnis Dyandra ditopang empat perusahaan yang menjadi pilar bisnisnya, yaitu PT Dyandra Promosindo (DP) mengelola bisnis Penyelenggaraan Acara (event), PT Dyamall Graha Utama (DGU) menjalankan usaha Penunjang Acara, PT Nusa Dua Indonesia (NDI) fokus pada bisnis Ruang Konvensi dan Eksibisi (pameran), dan PT Graha Multi Utama (GMU) dari bisnis Hotel.

Total pendapatan bersih Dyandra yang berkode saham DYAN ini mencapai Rp 674,04 miliar atau tumbuh sekitar 12,44% year on year (yoy) jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp 599,46 miliar.

Rina R. Maksum, Presiden Direktur Dyandra, menjelaskan, dari pendapatan bersih tersebut, perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih tahun berjalan Rp 23,08 miliar alias meningkat 162,75% yoy dibandingkan akhir kuartal III 2017.

Strategi Tahun 2019

Hingga penutup tahun 2018, Dyandra optimis kinerjanya akan semakin membaik ditopang oleh pertumbuhan pasar MICE di Indonesia. Dyandra berharap, pertumbuhan bisnis MICE tersebut berlanjut hingga sepanjang 2019, terutama di sektor industri Pameran.

Merujuk data dari ASPERAPI (Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia), pertumbuhan jumlah pameran di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 4%. Tahun lalu tercatat sebanyak 367 pameran dan tahun 2018 sebanyak 382 pameran yang diselenggarakan di Indonesia. Dari total jumlah pameran sepanjang 2018, DP sukses menggelar 62 pameran atau menguasai 16,2% pangsa pasar industri pameran di Indonesia.

Dengan pertumbuhan industri yang stabil di tahun 2018, Rina memperkirakan, akan berdampak positif sehingga total pendapatan bisa mencapai angka Rp 1 triliun. “Total pendapatan Dyandra di akhir 2018 nanti, kami perkirakan sudah bisa tembus Rp 1 triliun,” ujar Rina.

Setidaknya ada berbagai strategi yang sudah Dyandra siapkan sepanjang 2019. Di bisnis Penyelenggaraan Acara, Dyandra akan tetap fokus pada acara-acara besar dan menjadi signature Dyandra, salah satunya Indonesia International Motor Show (IIMS). Selain itu juga, menciptakan pameran-pameran baru yang signifikan, brand activation yang akan memperluas jaringan klien hingga ke institusi pemerintah sampai pengembangan bisnis agensi digital bernama Underlined.

Pada bisnis  Ruang Konvensi dan Eksibisi, Dyandra akan mendongkrak bisnis Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) dengan mencari pasar baru, salah satunya yaitu pasar Cina. Dyandra juga akan mengembangkan kerja sama bisnis dengan berbagai agen distribusi dalam jaringan (daring) untuk pengembangan ke pasar Eropa, Rusia, dan Australia.

Pada bisnis Hotel, Dyandra akan fokus pada hotel-hotel yang ada di bawah naungan payung GMU. Secara total, GMU memiliki 1.115 kamar yang terdiri dari 533 kamar hotel Santika dan 582 kamar hotel Amaris.

Jakarta, 25 Oktober 2018 — Satu per satu kesuksesan penyelenggaraan event membawa dampak positif bagi PT Dyandra Media International Tbk (Dyandra), baik berskala nasional maupun internasional. Suksesnya event, otomatis memacu pertumbuhan pendapatan Dyandra sebagai perusahaan yang memfokuskan diri pada sektor industri Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE).

This slideshow requires JavaScript.

 

Maklum saja, penyelenggaraan event merupakan salah satu dari empat bidang unit bisnis perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham DYAN ini. Event yang baru saja diselenggarakan secara gemilang oleh Dyandra Promosindo antara lain Garuda Indonesia Travel Fair (GATF), Synchronize Festival, dan YouTube FanFest. Ketiganya sukses terselenggara berkat kolaborasi dan sinergi di antara anak-anak perusahaannya.
 
Sebagai holding company, Dyandra membawahi empat anak perusahaan yang masing-masing fokus pada empat bidang usaha. PertamaPT Dyandra Promosindo mengelola bisnis Penyelenggaraan EventKeduaPT Dyamall Graha Utama menjalankan usaha Pendukung EventKetigaPT Nusa Dua Indonesia menyumbang profit dengan bisnis Ruang Konvensi dan PameranKeempatPT Graha Multi Utama menyumbang pendapatan dari bisnis Hotel.
 
Rina R. Maksum, Presiden Direktur Dyandra, menyampaikan, aktivitas unit bisnis Penyelenggaraan Event serta Ruang Konvensi dan Pameran menyumbang pendapatan usaha yang signifikan. “Kami terus berusaha mengoptimalkan kinerja perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar MICE di Indonesia,” ujarnya.
 
Hingga September 2018, pendapatan usaha Dyandra meningkat menjadi Rp 674,04 miliar atau naik 12,44% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp 599,46 miliar. Ke depan, Dyandra akan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi di antara anak perusahaan, khususnya mengincar potensi pasar industri yang menurut Statista, volume pasar MICE di Indonesia akan tembus US$ 24,47 miliar di tahun 2023. Tahun ini saja, Statista memprediksi, potensi pendapatan di segmen event bertiket bisa mencapai US$ 12,79 miliar.
 
Secara global, potensi pasar MICE tahun 2018 paling besar masih dipimpin Amerika Serikat yang menyentuh angka US$ 28,08 miliar. Sedangkan berdasarkan data International Congress and Convention Association (ICCA) 2017, potensi pasar Indonesia berada di urutan 40 dunia dengan 89 meeting dengan annual growth rate (CAGR) di angka 13,8%.
  
Kontribusi PT Dyandra Promosindo sebagai Penyelenggara Event
 
GATF alias Garuda Indonesia Travel Fair 2018 phase 2 yang berlangsung 5–7 Oktober 2018 merupakan program reguler PT Garuda Indonesia Tbk. Event dua kali setahun ini sangat dinanti pengunjung karena menawarkan tiket dan harga paket perjalanan wisata spesial berbagai destinasi menarik baik domestik maupun internasional. Dyandra Group telah menjadi partner penyelenggara GATF yang diselenggarakan secara nasional di beberapa kota besar di Indonesia
 
Hampir bersamaan, Dyandra juga telah merampungkan konser musik lokal Synchronize Festival. Konser yang berlangsung tiga hari tiga malam ini menampilkan 118 musisi lokal di enam panggung, yaitu Dynamic StageForest StageLake StageDistrict StageGigs Stage, dan XYZ Stage.
 
Synchronize Festival berhasil menarik kurang lebih 53.000 pengunjung yang digelar 5–7 Oktober 2018 di Pasar Gambir, Kemayoran, Jakarta. Event ini berlangsung meriah dan sukses dengan menghadirkan grup band legendaris, mulai dari Dewa 19, Padi Reborn, Sheila on 7, Project Pop, hingga raja dangdut Rhoma Irama bersama Soneta Group.
 
Synchronize Festival yang penyelenggaraannya masuk di tahun ketiga ini juga didukung Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan BukaLapak, perusahaan online marketplace terkemuka di Indonesia. Hadir di hari ketiga Kepala Bekraf Triawan Munaf di Synchronize Festival yang tahun sebelumnya sempat dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
 
Masih di minggu yang sama, Dyandra Promosindo juga bekerjasama di sisi operasional untuk event Live Show YouTube FanFest di JIExpo, 6 Oktober 2018. YouTube FanFest adalah acara yang menghadirkan berbagai kreator dan artis terpopuler di YouTube dari seluruh dunia. Mereka beraksi di atas panggung dan merayakan kebebasan berekspresi, menyampaikan pendapat, sekaligus merayakan kebersamaan.
 
Sedangkan hingga akhir tahun, Dyandra akan menyelenggarakan event-event besar lain, yaitu:

 

Event Dyandra Promosindo
 

NoNama EventTanggalTempat
1Pameran Umrah & Haji26 – 28 Oktober 2018Mall Ratu Indah
2KICKFEST Bandung2 – 4 NovemberLapangan Pusenif, Bandung
3Kereta Api Expo 20183 – 4 November 2018Indonesia Convention Exhibiton (ICE), BSD
4IIMS Surabaya 20187 – 11 November 2018Grand City Surabaya
5Indonesia Philanthropy Festival (FIFEST)15 – 17 November 2018Jakarta Convention Center
6Edu Fair 201816 -18 November 2018Hartono Mall
7REI Mandiri Mega Expo 201817 – 25 November 2018Jakarta Convention Center
8Edu Fair 201823 – 25 November 2018Mall Ratu Indah
9Wedding Celebration Festival (WCF)30 November – 2 Desember 2018Jakarta Convention Center
10Design Craft Festival (DCF)30 November – 2 Desember 2018Gudang Persediaan PT KAI Bandung

 
Kiprah Nusa Dua Indonesia
 

Di samping Penyelenggaraan Event, unit bisnis lain yang juga sukses menopang pendapatan Dyandra adalah PT Nusa Dua Indonesia (NDI). Perusahaan yang fokus pada bisnis Ruang Konvensi dan Pameran ini sukses menggelar Annual Meeting International Monetary Fund (IMF)–World Bank Group (WBG) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), milik NDI. Event bertaraf internasional tersebut berlangsung 8–14 Oktober 2018 dengan acara Plenary-Opening CeremonyHigh-Level Official Meeting dan Event Spaces. Total penyelenggaraan acara di BNDCC sebanyak 270 meeting selama 7 hari. Sementara 90 kamar di Bali Nusa Dua Hotel dirubah menjadi secretariat office dari MTS (Meetings Team Secretariat dari IMF/WBG), IPT (Indonesia Planning Team), International Organizations dan Country Offices.
 
NDI merupakan pemilik dan pengelola dua ruang konvensi dan pameran, yaitu BNDCC yang punya fasilitas hotel bintang lima bernama Bali Nusa Dua Hotel (BNDH) dan Dyandra Convention Center Surabaya (DCCS). Seluruh rangkaian Annual Meeting IMFWBG tersebut menggunakan dua bangunan utama BNDCC, yaitu BNDCC 1 dan BNDCC 2.
 
Beberapa event lain yang diselenggatakan di BNDCC dan menjadi lumbung pendapatan NDI antara lain:

 

Event Nusa Dua Indonesia
NoNama EventTanggal
1The 11th Food Hotel & Tourism Bali 20181 – 3 Maret 2018
2Indonesia Africa Forum10 – 11 April 2018
3The 2018 International Social and Behavior Change Communication (SBCC) Summit16 – 20 April 2018
4Asia Pacific Media Forum (APMF)2 – 4 Mei 2018
5The 71st International Institute of Welding Annual Assembly & International Conference15 – 20 Juli 2018
6The 16th Asia Pacific Congress of Pediatrics (APCP)25 – 29 Agustus 2018
7Aurance Group Corporate Meeting4 September 2018
8Federation of Asian Organizations for Radiation Oncology (FARO) Meeting6 – 8 September 2018
9The 10th World Implant Orthodontic Conference in conjunction with 13thIndonesian Association of Orthodontists Annual Meeting6 – 8 September 2018

Dana Kemanusiaan
Di luar kinerja, yang tak kalah penting adalah peran konkret perusahaan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Sebagai perusahaan terbuka, Dyandra Group yang juga menjadi bagian dari Grup Kompas Gramedia, menyampaikan bela rasa sebesar-besarnya untuk para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
 
Bentuk CSR ini bukan semata-mata menuntaskan program CSR saja, namun bentuk solidaritas konkret dengan menyumbang sejumlah uang melalui Dana Kemanusiaan Kompas. Dyandra berharap, melalui dana kemanusiaan, dapat meringankan penderitaan para korban bencana gempa dan tsunami yang juga telah merenggut lebih dari 2.010 jiwa tersebut.

Tentang PT Dyandra Media International Tbk
 

PT Dyandra Media International Tbk resmi menjadi perusahaan publik pada tanggal 25 Maret 2013 dengan mencatatkan 1.282.000.000 lembar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada awal berdirinya, tahun 2007, Dyandra dibentuk sebagai perusahaan induk (holding company) bagi beberapa perusahaan yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE), yang telah terlebih dahulu didirikan.
 
PT Dyandra Promosindo merupakan perusahaan pertama yang didirikan. Hadir sejak 3 Maret 1994, perusahaan ini bergerak di bidang penyelenggaraan pameran di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhannya, PT Dyandra Promosindo memperluas usahanya dengan membuka kantor-kantor cabang di Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar.
 
Perseroan membagi bidang usahanya menjadi 4 pilar bisnis yaitu:
  1. Bisnis Penyelenggara Event/Pameran (PT Dyandra Promosindo)
  2. Bisnis Pendukung Event (PT Dyamall Graha Utama)
  3. Bisnis Ruang Konvensi dan Pameran (PT Nusa Dua Indonesia)
  4. Bisnis Hotel (PT Graha Multi Utama)